Prediksi: Chelsea vs Zenit St. Petersburg

Prediksi Chelsea vs Zenit
Prediksi: Chelsea vs Zenit St. Petersburg 8
Banner Gamespool Baru Football5Star

PREDIKSI HASIL
FootballPredictions.net
Chelsea 2-0 Zenit
Whoscored
Chelsea 3-1 Zenit
Predictz
Chelsea 3-0 Zenit
FOOTBALL5STAR
Chelsea 2-0 Zenit
Stamford Bridge, Rabu (15/9/2021) 02:00 WIB

Football5Star.com, Indonesia Seru, begitu prediksi pada pekan perdana Liga Champions 2021-22 Grup H antara Chelsea vs Zenit St Petersburg di Stamford Bridge, Rabu (15/9/2021) dini hari WIB. Tuan rumah jelas diunggulkan, tetapi Zenit jua dalam performa terbaiknya.

Chelsea belakangan dalam penampilan apik di bawah Thomas Tuchel. Setelah juarai Piala Super Eropa, mereka tak terkalahkan bahkan nyaris menyapu bersih semua laga dengan kemenangan. Teranyar, kemenangan 3-0 atas Aston Villa jadi sinyal kalau The Blues sudah siap melibas laga selanjutnya.

Kendati begitu, Zenit St. Petersburg juga dalam performa terbaiknya. Anak asuh Sergei Semak jua belum terkalahkan di Liga Rusia. Mereka bahkan kini sementara memuncaki klasemen Rusia Premier League. Jelas, fakta-fakta itu membuat laga Chelsea vs Zenit bakalan menarik dinantikan.

REKOR PERTEMUAN
Prediksi Chelsea vs Zenit
Prediksi: Chelsea vs Zenit St. Petersburg 9
TREN PERFORMA
Prediksi Chelsea vs Zenit
Prediksi: Chelsea vs Zenit St. Petersburg 10
Banner Gamespool Baru Football5Star

STATISTIK MENARIK
  • Sengit, begitu prediksi Chelsea vs Zenit karena kedua tim belum pernah bersua sebelumnya.
  • Chelsea tak terkalahkan dalam 12 dari 13 pertandingan di Liga Champions.
  • Chelsea meraih lima cleansheet dalam 7 laga terakhir di Liga Champions.
  • Zenit sudah enam kali kalah dalam 7 laga terakhir di Liga Champions.
  • Musim lalu Chelsea memenangkan sembilan dari 13 pertandingan Liga Champions (D3 L1).
  • Chelsea telah dipasangkan dengan klub Rusia di babak penyisihan grup untuk dua musim berturut-turut. Pada 2020-21 mereka mengambil empat poin dari debutan Krasnodar (4-0 a, 1-1 h).
  • Zenit punya rekor buruk di Inggris. Hal itu setelah mereka takluk tiga kali dari empat laga di Inggris. Satu-satunya kemenangan diraih pada 2000 saat taklukkan 3-0 Bradford di semifinal Piala Intertoto.
 PELATIH
  • Thomas Tuchel belum pernah bersua Zenit sebelumnya.
  • Laga nanti akan jadi kali pertama Tuchel melawan pelatih Zenit, Sergei Semak.
  • Semak belum pernah melawan Chelsea sebelumnya.
  • Chelsea jadi tim ke-40 yang dihadapi Semak dalam karier kepelatihannya.

Wasit
  • Laga Chelsea vs Zenit akan dipimpin wasit asal Polandia, Bartosz Frankowski.
  • Frankowski belum pernah sekalipun memimpin laga Chelsea sebelumnya.
  • Laga nanti akan jadi kali pertama Frankowski memimpin Zenit.
PEMAIN KUNCI

Chelsea

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating:

Zenit

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating:

*Statistik berdasar Liga Champions 2021-22 via Whoscored.

BERITA KEDUA TIM
  • Chelsea: N’Golo Kante, Christian Pulisic (diragukan)
  • Zenit: Semua bisa dimainkan
PRAKIRAAN FORMASI
1631430400599
Prediksi: Chelsea vs Zenit St. Petersburg 11

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Mesin Gol Iran Serang Manajemen Zenit St Petersburg

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Penyerang timnas Iran, Sardar Azmoun, memastikan bakal meninggalkan Zenit St Petersburg ketika kontraknya usai pada musim panas 2022. Ia merasa frustrasi karena tak diizinkan pindah pada bursa transfer musim panas 2021.

Azmoun merupakan salah satu pemain yang kerap masuk radar tim-tim besar. Pemain berusia 26 tahun itu sempat mendapat tawaran resmi dari Tottenham Hotspur serta AS Roma.

Sardar Azmoun - Zenit St Petersburg - @zenit_spb 3
instagram.com/zenit_spb

“Saya saat ini masih terikat kontrak. Bahkan jika saya ingin hengkang, Zenit bisa saja tidak memberikan izin dan saya tidak bisa melakukan apa-apa,” ujar Sardar Azmoun dikutip Football5Star dari laman Bulinews.

“Saya sempat mendapat proposal dari Bayer Leverkusen, Roma, Olympique Lyon dan Tottenham. Tapi, mereka tidak bisa memenuhi harga yang dipatok Zenit. Saya akan hengkang ketika kontrak saya di sini berakhir tahun depan,” imbuh Azmoun.

SARDAR AZMOUN MILIKI REKOR APIK BERSAMA ZENIT ST PETERSBURG

Azmoun didatangkan Zenit dari Rubin Kazan pada Februari 2019 lalu. Ketika itu, Zenit harus mengucurkan dana sebesar 12 juta Euro untuk mendaratkan Azmoun. Angka tersebut membuat Azmoun menjadi salah satu pembelian termahal dalam sejarah Zenit.

Investasi Zenit langsung berbuah manis. Pasalnya, Azmoun kini memiliki koleksi 58 gol dan 20 assist dari 90 penampilan di semua kompetisi. Ia pun sempat menjadi pemain terbaik Liga Primer Rusia musim 2021 berkat torehan 19 gol.

Sardar Azmoun - Zenit St Petersburg - @zenit_spb
instagram.com/zenit_spb

Selama dua setengah tahun membela Zenit, Azmoun berhasil meraih cukup banyak gelar bergengsi. Di antaranya adalah tiga gelar juara Liga Primer Rusia, dua Piala Super Rusia serta satu Piala Rusia.

Tak hanya gemilang bersama Zenit, Azmoun juga memiliki rekor gemilang di level internasional. Ia berhasil mencetak 34 gol dari 52 caps bersama timnas Iran.

Raksasa Rusia Ramaikan Perburuan Andrea Belotti

gamespool
Raksasa Rusia Ramaikan Perburuan Andrea Belotti 19

Football5star.com, Indonesia – Raksasa Rusia, Zenit St Petersburg, menjadi klub terbaru yang dilaporkan tertarik mendatangkan penyerang andalan Torino, Andrea Belotti. Menurut laporan Sky Sport Italia, Zenit bakal melempar tawaran senilai 30 juta Euro dalam waktu dekat.

Dalam laporannya, Sky Sport mengatakan bahwa niat Zenit mendapat tanggapan positif dari pihak Belotti. Pemain berumur 27 tahun itu bakal benar-benar mempertimbangkan tawaran dari Zenit.

Zenit berniat mendatangkan Belotti untuk menggantikan posisi Sardar Azmoun. Kabarnya, Azmoun bakal dilepas ke Bayer Leverkusen dengan banderol 20 juta Euro.

Andrea Belotti - Zenit St Petersburg - Bleacher Report
Bleacher Report

Zenit bukanlah klub pertama yang dilaporkan tertarik mendatangkan Belotti. Penyerang timnas Italia itu juga sempat dilaporkan masuk radar AS Roma, Juventus dan AC Milan.

Akan tetapi, ketiga klub tersebut tak sanggup memenuhi harga yang dipatok Torino untuk Belotti. Il Toro disebut hanya bakal melepas Belotti jika mendapat tawaran senilai 30 hingga 40 juta Euro.

Torino harus melepas Belotti tahun ini karena kontrak sang pemain akan habis pada musim panas 2022 mendatang. Sebenarnya, manajemen Il Toro sudah cukup lama membujuk Belotti untuk menandatangani kontrak anyar. Berdasarkan laporan media-media Italia, Il Toro sudah menawarkan gaji sebesar 4 juta Euro per musimnya kepada Belotti.

Akan tetapi, Belotti masih enggan membubuhkan tanda tangannya. Ia ogah memperpanjang masa baktinya karena ingin bermain di kompetisi Eropa pada musim 2021-22.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Enaknya Jadi Fan Zenit Dapat Vaksin Sputnik V, Syaratnya Juga Tak Susah

gamespool
Enaknya Jadi Fan Zenit Dapat Vaksin Sputnik V, Syaratnya Juga Tak Susah 23

Football5star.com, Indonesia – Terobosan positif dilakukan klub Rusia, Zenit Saint Petersburg. Jelang pertandingan Liga Rusia melawan Akhmat Grozny, Sabtu (13/3/2021) di Gazprom Arena, pihak klub menawarkan vaksin Sputnik V kepada para suporter yang ingin nonton langsung di stadion.

Dikutip Football5star.com dari Eurosport, pihak Zenit memberikan sejumlah persyaratan untuk fan yang akan diberi vaksin Sputnik V. Salah satunya ialah wajib berusia 18 tahun.

Enaknya Jadi Fan Zenit Dapat Vaksin Sputnik V, Syaratnya Juga Tak Susah
Eurosport

“Tolong bawa paspor dan kartu kesehatan nasional (SNILS) Anda dan Anda akan diminta untuk diperiksa oleh seorang profesional medis untuk mendapatkan persetujuan sebelum menerima vaksin,” bunyi pernyataan resmi klub.

“Vaksin Sputnik V akan tersedia untuk semua suporter yang berusia 18 tahun,”

“Tempat vaksin akan dibuka di lantai tiga Stand C dekat sektor C110-111 dan akan beropersi di setiap pertandingan kandang Zenit hingga akhir musim 2020-21,”

Terobosan yang dilakukan Zenit ini menjadikan mereka sebagai klub pertama yang memberikan vaksin kepada suporternya.

Sebagai informasi, Rusia menjadi salah satu negara pertama yang meluncurkan vaksin Covid-19.

Hasil uji klinis fase 3 menunjukkan vaksin COVID-19 Sputnik memiliki efikasi 91,6 persen terhadap infeksi Corona. Peneliti mengatakan hasil ini sejalan dengan data kemanjuran. Sebelumnya pada tahap awal uji coba yang telah dimulai di Moskow, September 2020, vaksin ini terbukti manjur.

Vaksin ini dikembangkan oleh Pusat Epidemiologi dan Mikrobiologi Nasional Gamaleya di Moskow, sebuah pusat penelitian yang dikelola negara.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Axel Witsel Ungkap Alasan Tak Lakukan Selebrasi di Markas Zenit

gamespool
Axel Witsel Ungkap Alasan Tak Lakukan Selebrasi di Markas Zenit 27

Football5star.com, Indonesia – Axel Witsel merasa sangat senang karena bisa membawa Borussia Dortmund membawa pulang tiga poin dari markas Zenit St Petersburg, Rabu (9/12) dinihari WIB. Akan tetapi, ia memilih untuk tidak melakukan selebrasi karena menghargai perasaan suporter tim tuan rumah.

Dortmund berhasil mengalahkan Zenit dengan skor 2-1. Dalam laga tersebut, tim tuan rumah berhasil unggul cepat melalui gol Sebastian Driussi pada menit ke-16. Der BVB baru bisa memastikan kemenangan melalui gol Lukasz Piszczek (68′) dan Witsel (78′).

“Saya selalu merasa sangat spesial apabila mendapat kesempatan kembali bermain di sini. Tapi, hari ini terasa jauh lebih spesial karena saya berhasil mencetak satu gol,” ujar Axel Witsel dikutip dari laman resmi UEFA.

Axel Witsel - Zenit - Dortmund - uefa. com
uefa.com

“Tentu saja saya merasa sangat senang. Tapi, saya memutuskan untuk tidak melakukan selebrasi karena masih menghargai perasaan Zenit dan suporternya. Saya memiliki banyak kenangan manis di sini,” sambung Witsel.

Lebih lanjut, Witsel mengaku tak merasa puas dengan performa buruk Dortmund di babak pertama. Menurut pemain berpaspor Belgia itu, Der BVB seharusnya bisa memberikan reaksi yang lebih baik ketika tertinggal.

“Saya senang karena kami akhirnya bisa kembali ke jalur kemenangan. Tapi, seharusnya kami bisa tampil lebih baik lagi di babak pertama. Terutama ketika mereka berhasil mencuri keunggulan.”

“Kami siap melakukan apapun untuk bisa memetik kemenangan. Hasil gemilang ini membuat kami sangat bahagia karena bisa finis sebagai pemuncak klasemen,” tutup Witsel.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Zenit vs Borussia Dortmund: Die Borussen Juara Grup F

gamespool
Zenit vs Borussia Dortmund: Die Borussen Juara Grup F 30

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji di pekan terakhir Grup F Liga Champions yang mempertemukan Zenit vs Borussia Dortmund. Tim tamu menang dengan skor 2-1. Kemenangan ini membuat pasukan Lucien Favre lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup.

Zenit unggul terlebih dahulu. Aleksei Sutormin memberi umpan cutback ke Sebastian Driussi yang tendangannya terdeflek dan masuk ke gawang Marwin Hitz.

Dortmund dapat kesempatan pertamanya lewat Thorgan Hazard yang mendapat umpan dari Jude Bellingham. Tapi tendangannya bisa ditepis Mikhail Kerzhakov.

Zenit kembali mencetak gol pada menit ke-32 lewat Sardar Azmoun, tapi gol dianulir karena Sardar berada pada posisi offside.

Black Yellow hampir menyamakan kedudukan tepat di penghujung babak. Marco Reus melakukan cut inside dan melepaskan tembakan melengkung, namun membentur tiang gawang. Laga berakhir 1-0 di babak pertama.

Zenit hampir mencetak gol di awal babak kedua. Lagi lagi Driussi, kali ini dia melepaskan tembakan dari kotak penalti, namun bisa ditepis Marwin Hitz.

Youssoufa Moukoko masuk pada menit ke-57 menggantikan Felix Passlack. Menjadikan dia pemain termuda yang pernah bermain di Liga Champions, pada usia 16 tahun 18 hari.

Black Yellow berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-68 lewat situasi corner. Mats Hummels berhasil melepaskan tembakan, tapi ditepis oleh Mikhail Kerzhakov. Tapi bola liar disambar oleh Lukasz Piszczek dan masuk ke gawang.

Dortmund akhirnya unggul. Mantan pemain Zenit, Axel Witsel lah yang berhasil mencetak gol lewat tendangan dari luar kotak penalti pada menit ke-78.

Laga Zenit vs Borussia Dortmund berakhir dengan skor 2-1.

Susunan Pemain Zenit vs Borussia Dortmund

Zenit (4-4-2): 41-Mikhail Kerzhakov; 19-Aleksei Sitormin, 87-Danila Prokhin, 44-Yaroslah Rakitskiy (6-Dejan Lovren), 3-Douglas Santos; 14-Daler Kuzyaev (20-Wendel), 5-Wilmar Barrios, 27-Magomed Ozdoev (4-Danil Krugovoy), 11-Sebastian Driussi (22-Artem Dzyuba); 8-Malcom (15-Vyacheslav Karavaev), 7-Sardar Azmoun.

Pelatih: Sergey Semak.

Dortmund (3-5-2): 35-Marwin Hitz; 26-Lukasz Piszczek (5-Dan-Axel Zagadou), 14-Nico Schuls, 15-Mats Hummels (7-adon Sancho); 30-Felix Passlack (18-Youssoufa Moukoko), 28-Axel Witsel, 23-Emre Can, 22-Jude Bellingham, 11-Marco Reus; 10-Thorgan Hazard (36-Ansgar Knauf), 19-Julian Brandt (32-Gio Reyna).

Pelatih: Lucien Favre.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Prediksi: Zenit St Petersburg vs Borussia Dortmund

cover Zenit vs Dortmunfd

GamesPools GIF

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Zenit 0-2 Dortmund
ScorePredictor
Zenit 0-3 Dortmund
Predictz
Zenit 1-2 Dortmund
FOOTBALL5STAR
Zenit 0-2 Dortmund
Gazprom Arena, Rabu (9/12/2020) Pukul 00.55 Dinihari WIB (Vidio)

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan yang sudah tidak menentukan apa-apa akan bertemu di Gazprom Arena. Tuan rumah Zenit St Petersburg akan bertemu Borussia Dortmund.

Hasil laga ini sudah tidak berpengaruh untuk kedua klub. Zenit St Petersburg sudah dipastikan gagal lolos ke 16 besar Liga Champions.

Mereka juga tidak mungkin mengejar tiket ke Liga Europa karena berada di dasar klasemen Grup F dengan satu poin. Walau begitu tuan rumah ingin menutup petualangannya di Liga Champions dengan kepala tegak.

Kemenangan tentu akan menjadi pelipur lara Dejan Lovren dkk. Adapun Borussia Dortmund yang sudah dipastikan lolos akan tampil tanpa beban.

Kendati demikian, pasukan Lucien Favre tetap mengincar tiga angka guna mengamankan posisi di puncak klasemen.

REKOR PERTEMUAN

head to head Zenit vs Dortmund

TREN PERFORMA

Lima laga terakhir Zenit vs dortmund

GamesPools GIF

STATISTIK MENARIK
  • Rekor kandang Zenit musim ini: 7 menang, 1 imbang, 2 kalah.
  • Zenit selalu kebobolan 1 gol pada 3 laga kandang terakhir.
  • Zenit belum pernah menang di Liga Champions musim ini.
  • Rekor kandang Dortmund musim ini: 5 menang, 1 imbang, 3 kalah.
  • Dortmund tak terkalahkan dalam 4 laga tandang terakhir.
  • Sepanjang musim ini Dortmund hanya sekali gagal cetak gol.
  • Die Borussen selalu menang tiap tandang ke markas Zenit.
PELATIH
  • Sergey Semak dan Lucien Favre baru sekali bertemu dan Favre menang.
  • Sergey Semak baru 2 kali menghadapi Dortmund dengan catatan 1 menang dan 1 kalah.
  • Favre baru sekali menghadapi Zenit dan dia menang.
WASIT
PEMAIN KUNCI

ZENIT ST PETERSBURG:

Top Scorer: Artem Dzyuba (1 gol)

Top Assist: Artem Dzyuba (1 assist)

Top Rating: Douglas Santos (7,52)

BORUSSIA DORTMUND:

Top Scorer: Erling Haaland (6 gol)

Top Assist: Thorga Hazard (2 assist)

Top Rating: Erling Haaland (7,83)

BERITA KEDUA TIM
  • Sergey Semak akan mengistirahatkan Malcom dan menurunkan Sebastian Driussi di sayap kiri
  • Zenit kehilangan Dejan Lovren yang alami cedera.
  • Dimitry Chistyakov juga tidak bisa diturunkan karena covid-19.
  • Dortmund tandang ke Zenit tanpa diperkuat Erling Haaland.
  • Thorgan Hazard akan kembali diduetkan dengan Julian Brandt di lini depan.
  • Jude Bellingham akan diduetkan dengan Thomas Delaney di lini tengah.
PRAKIRAAN FORMASI

line up Zenit vs Dortmund

Simone Inzaghi: Gampang-Gampang Susah Kalahkan Zenit

gamespool
Simone Inzaghi: Gampang-Gampang Susah Kalahkan Zenit 41

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Lazio, Simone Inzaghi sangat senang dengan kemenangan yang diperoleh anak asuhnya di matchday keempat Liga Champions melawan Zenit Saint Petersburg, Rabu (25/11/2020).

Menurut Inzaghi, kemenangan 3-1 Lazi atas Zenit di Stadion Olimpico terlihat memang cukup mudah dilakukan padahal menurutnya pertandingan di Liga Champions tidak ada yang mudah.

Menjadi Anak Kecil Jadi Tips Bagi Immobile Cetak Brace ke Gawang Zenit

“Kami melakukannya dengan baik untuk membuatnya tampak mudah tetapi sebenarnya tidak karena Zenit terbiasa berada di Liga Champions,” ucap Inzagi seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

“Kami telah melampaui ekspektasi tinggi dengan delapan poin dari delapan pertandingan. Kami mengambil dua hasil imbang yang sangat penting di Belgia dan Rusia meskipun kehilangan banyak pemain, tetapi kami mampu meraih kemenangan pada hari ini.” tambahnya.

Menurut Inzaghi, dirinya cukup terbantu dengan pulihnya sejumlah pemain Lazio dari cedera sebelum laga melawan Zenit. Hal itu yang membuatnya memiliki cukup banyak pilihan untuk menurunkan para pemain.

“Kami mendapatkan pemain dari cedera dan sangat penting bagi kami untuk mendapatkan poin maksimal pada laga ini,”

“Para pemain telah mencoba memainkan sepak bola yang bagus selama beberapa tahun terakhir dan saya pikir kami melakukannya saat melawan Crotone akhir pekan lalu meski dalam keadaan yang tidak baik,” tutupnya.

Pernyataan senada soal cukup sulitnya mengalahkan Zenit juga diungkap striker Lazio, Ciro Immobile. Menurut striker yang cetak dua gol ke gawang Zenit tersebut, dirinya cukup senang bisa berkontribusi untuk kemenangan Elang Ibu Kota.

“Saya mengeluarkan semuanya di lapangan dan ingin memberikan kontribusi besar bagi tim seperti yang dilakukan rekan-rekan saya,” ucap Immobile,

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Menjadi Anak Kecil Jadi Tips Bagi Immobile Cetak Brace ke Gawang Zenit

gamespool
Menjadi Anak Kecil Jadi Tips Bagi Immobile Cetak Brace ke Gawang Zenit 45

Football5star.com, Indonesia – Lazio sukses meraih kemenangan 3-1 atas Zenit di matchday keempat babak fase grup Liga Champions yang berlangsung di Stadion Olimpico, Rabu (25/11/2020). Dua dari tiga gol kemenangan Lazio dicetak oleh Ciro Immobile

Immobile mengaku bahwa dua gol tersebut mampu ia cetak tak lepas dari caranya bermain. Menurut Immobile, dirinya selalu menjadi anak kecil saat bermain sepak bola, lepas dan tanpa beban.

Joaquin Correa - Lazio - Simone Inzaghi - ESPN
ESPN

“Saya merasa seperti anak kecil ketika bermain sepak bola. Jadi ketika saya tidak bisa berada di lapangan, kemarahan saya berlipat ganda. Saya mengeluarkan semuanya di lapangan dan ingin memberikan kontribusi besar bagi tim seperti yang dilakukan rekan-rekan saya,” ucap Immobile seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia.

Immobile juga selalu melihat soal sejarah klub Lazio dan nama-nama besar yang mampu memberikan kontribusi besar. Hal itulah yang membuat semakin termotivasi untuk bisa terus mencetak gol.

“Saya membaca nama-nama pemain yang membuat sejarah di klub ini dan sepak bola Italia, jadi melihat saya di sini sebenarnya adalah mimpi. Saya berbagi semua pujian dengan pelatih dan rekan satu tim saya karena mereka menempatkan saya dalam posisi untuk memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Soal torehan gol yang dimiliki, Immobile mengakui bahwa kedatangan Cristiano Ronaldo ke Juventus dan Zlatan Ibrahimovic ke Milan jadi dorongan tersendiri untuknya. Kedua pemain ini membuatnya semakin termotivasi.

“Ketika pemain juara seperti Ronaldo bergabung ke Serie A, Anda menganggapnya sebagai tantangan untuk mendorong semua batas Anda dan melihat level Anda saat ini. Saya melakukan hal sama dengan Zlatan Ibrahimovic, karena Anda harus mempelajari para striker hebat yang terus memecahkan rekor bahkan di usianya saat ini,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Jelang Lawan Lazio, Pelatih Zenit Ungkap Pengaruh Capello

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Zenit St Petersburg akan tandang ke Olimpico untuk menghadapi Lazio pada matchday keempat Liga Champions,  Rabu (25/11/2020) dinihari WIB. Pelatih tim tamu, Sergei Semak, menyambut laga ini dengan optimistis.

Terlepas dari bagaimana jalannya pertandingan nanti, Sergei Semak mengaku senang bisa menginjakkan kaki di Italia. Pasalnya gaya permainannya sangat dipengaruhi pelatih asal Negeri Pizza.

Dia menyebut sangat terpengaruh oleh Fabio Capello dan Luciano Spalletti. Apalagi dia pernah menjabat sebagai asisten dua pelatih yang pernah menangani AS Roma itu dan sempat bermain di bawah asuhan Spalletti saat masih menukangi Zenit St Petersburg.

sergei semak zenit fczenit en
@fczenit_en

“Saya belajar banyak hal tentang sepak bola Italia berkat Luciano Spalletti dan Fabio Capello. Saya pernah menjadi asisten mereka. Saya juga pernah bermain untuk Spalletti. Jadi saya ingin berterima kasih kepada mereka berdua,” katanya seperti dilansir Football Italia, Selasa (24/11/2020).

Di sisi lain, raksasa Rusia akan menjalani laga yang berat di Olimpico. Apalagi Lazio sudah diperkuat striker andalannya, Ciro Immobile.

Pada pertemuan pertama di Zenit, Immobile absen karena covid-19. Walau akan menjadi ancaman, Semak menganggap kembalinya sang bomber akan berdampak baik.

“Kembalinya Immobile memiliki dampak yang besar untuk pertandingan ini. Lazio akan lebih banyak pilihan untuk menyerang. Mereka memiliki banyak pemain berkualitas, tapi kami harus memikirkan permainan kami sendiri,” tutup Sergei Semak.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Video Onani Beredar, Artem Dzyuba Dicemooh Penggemar

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sepak bola Rusia dikejutkan dengan beredarnya video onani bomber Zenit St Petersburg, Artem Dzyuba. Akibat dari munculnya video tak senonoh itu dia pun dihujani cemooh dari fan.

Video onani Artem Dzyuba mulai bermunculan di berbagai kanal daring di Rusia. Dalam video singkat itu terlihat dia melakukan masturbasi tanpa memakai pakaian di tempat tidurnya.

Masalah ini kemudian memunculkan amarah dari fan Zenit pada laga akhir pekan lalu. Kemarahan penggemar diperparah dengan kegagalannya mengeksekusi penalti.

artem dzyuba aliufastnet
aliufastnet

Ultras Zenit yang menamakan diri Landscrona terus meneriakinya sepanjang pertandingan. Tidak cuma itu, mereka bahkan menyebut Dzyuba sebagai sosok yang narsis karena dengan sadar merekam kegiatan itu.

Sadar dengan kesalahan yang dia buat, bomber timnas Rusia pun minta maaf. Dia mengaku sebagai sosok yang tidak sempurna hingga rentan membuat kesalahan.

“Ini pertandingan terberat dalam karier saya. Saya hampir tidak bisa menahan emosi di dalam mobil sepanjang perjalanan. Saya ingin mengatakan bahwa saya tidak sempurna, seperti orang lain. Saya membuat kesalahan. Kita semua adalah orang berdosa dan saya hanya bisa menyalahkan diri sendiri,” kata Dzyuba seperti dilansir Russia Today, Selasa (10/11/2020).

“Dan pada saat-saat seperti ini, ketika hampir semua orang berpaling, saya sangat berterima kasih pada orang-orang yang menunjukkan dukungan pada saya di saat-saat sulit seperti ini,” pungkas Artem Dzyuba.

Felipe Caicedo Bingung Sering Cetak Gol pada Menit Akhir

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Lazio kembali gagal meraih kemenangan dalam lanjutan Liga Champions. Tandang ke markas Zenit St Petersburg mereka hanya imbang 1-1.

Klub ibu kota Italia bahkan nyaris kalah karena tertinggal lebih dulu. Beruntung mereka memiliki Felipe Caicedo yang menjadi penyelemat lewat golnya delapan menit jelang laga usai.

Terkait gol telat ini, Felipe Caicedo sudah beberapa kali melakukannya. Ia pun tidak tahu kenapa tren tersebut melekat dalam dirinya.

felipe caicedo lazio fczenit en
@fczenit_en

“Saya tidak tahu kenapa sering mencetak gol di menit-menit akhir pertandingan. Tapi terlepas dari itu ini adalah momen penting untuk saya. Ini adalah gol perdana saya di Liga Champions dan saya membuatnya saat berusia 32 tahun. Ini sangat berarti,” kata penyerang asal Ekuador kepada Sky Sport Italia, Kamis (5/11/2020).

“Kami sudah bekerja sama cukup lama dan kami meraihnya dengan kerja keras untuk mengalami momen-momen penting seperti ini. Saya senang bisa membantu tim lewat gol saya lagi. Saya dalam kondisi yang baik dan saya ingin memanfaatkannya,” ia menambahkan.

Sepanjang musim ini Felipe Caicedo sudah mencetak tiga gol dari tujuh pertandingan di semua kompetisi. Uniknya, dua dari tiga gol tersebut dia cetak pada masa-masa genting.

Selain melakukannya ketika menghadapi Zenit St Petersburg, bomber 32 tahun juga menjadi penyelamat Lazio di Serie A saat tandang ke markas Torino akhir pekan lalu. Hebatnya lagi Caicedo mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Dortmund vs Zenit: Jadon Sancho Bertaji Lagi, Die Borussen Menang

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Borussia Dortmund akhirnya meraih kemenangan pertamanya di Liga Champions. Menjamu Zenit St Petersburg di Signal Iduna Park, Kamis (29/10/2020) mereka menang 2-0.

Tampil cukup atraktif, Borussia Dortmund kesulitan menembus pertahanan rapat Zenit St Petersburg. Kendati menguasai bola sebanyak 59 persen pada babak pertama, nyaris tidak ada peluang emas yang didapat tuan rumah.

Justru Zenit yang nyaris mengejutkan mereka saat laga berjalan 37 menit. Sundulan Sebastian Driussi hanya melenceng tipis dari gawang Roman Burki.

gio reyna dortmund vs zenit BlackYellow
@BlackYellow

Dortmund baru mendapatkan lima menit kemudian lewat aksi Jadon Sancho. Namun, upayanya kali ini bisa digagalkan pemain bertahan tim tamu.

Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata. Sadar dengan masalah di timnya, Lucien Favre membuat perubahan pada babak kedua. Dia memainkan Thorgan Hazard untuk menambah kreativitas serangan.

Cara ini mampu mengubah permainan Dortmund. Bahkan Thorgan Hazard nyaris membuat timnya unggul andai sontekannya tidak dimentahkan Mikhael Kerzhakov.

Kerja keras Die Borussen akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Pelanggaran keras bek Zenit terhadap Hazard berbuah penalti. Jadon Sancho yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya.

Unggul 1-0 membuat Dortmund tampil lebih lepas. Mereka pun menutup laga dengan kemenangan 2-0 setelah Erling Haaland mencetak gol kedua pada masa injury time.

Kendati menang, Dortmund masih terpaku di urutan ketiga dengan tiga poin. Sementara Zenit tertahan di dasar klasemen tanpa meraih angka.

Susunan Pemain:

Borussia Dortmund (4-2-3-1): 1-Roman Burki; 13-Raphael Guerreiro, 15-Mats Hummels, 16-Manuel Akanji, 24-Thomas Meunier; 8-Mahmoud Dahoud (Thorgan Hazard 67’), 28-Axel Witsel; 32-Gio Reyna (Jude Bellingham 84’), 11-Marco Reus (Julian Brandt 74’), 7-Jadon Sancho (Thomas Delaney 84’); 9-Erling Haaland

Pelatih: Lucien Favre

Zenit St Petersburg (4-1-4-1): 41-Mikhail Kerzhakov; 3-Douglas Santos, 44-Yaroslav Rakitskiy, 6-Dejan Lovren, 15-Vyacheslav Karavaev; 5-Wilmar Barrios (Aleksei Sutormin 81’); 21-Aleksandar Yerokhin, 14-Daler Kuzyaev (Magomed Ozdoev 71’), 20-Wendel, 11-Sebastian Driussi (Yuri Zhirkov 74’); 22-Artem Dzyuba (Andrey Mostovoy 46’)

Pelatih: Sergey Semak

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Prediksi: Borussia Dortmund vs Zenit

Prediksi Borussia Dortmund vs Zenit St. Petersburg
Prediksi: Borussia Dortmund vs Zenit 64
gamespool
Prediksi: Borussia Dortmund vs Zenit 65
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Dortmund 2-0 Zenit
Predictz
 Dortmund 3-1 Zenit
Footballpredictions.com
Dortmund 3-1 Zenit
FOOTBALL5STAR
Dortmund 3-1 Zenit
Signal Iduna Park, Kamis (29/10/2020) Pukul 03.00 WIB (Vidio)

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan kedua babak grup Liga Champions yang mempertemukan Borussia Dortmund vs Zenit. Kedua tim secara mengejutkan harus kalah pada laga pertama.

Dortmund yang diunggulkan pada laga melawan Lazio harus mengalami kekalahan 3-1. Namun mereka langsung kembali dengan meraih kemenangan 3-0 melawan rival abadi mereka, Schalke. The Black Yellow juga memiliki rekor kandang sempurna musim ini dan belum pernah kebobolan dalam 3 pertandingan kandang terakhir.

Sedangkan Zenit yang juga kalah di laga pertama melawan Club Brugge harus kembali kalah di liga Rusia melawan Rubin Kazan di kandang sendiri. Ini pertama kalinya Zenit kalah di dua laga kandang beruntun sejak 2015. Mereka juga belum bisa diperkuat pemain andalannya, Malcom.

REKOR PERTEMUAN
Rekor Pertemuan Borussia Dortmund vs Zenit St. Petersburg
Prediksi: Borussia Dortmund vs Zenit 66
TREN PERFORMA
Tren Performa Die Schwarzgelben vs Zenitchiki
Prediksi: Borussia Dortmund vs Zenit 67
STATISTIK MENARIK
  • Kedua tim pernah bertemu sebelumnya, babak 16 besar Liga Champions 2013-14.
  • Dortmund berhasil menang dengan aggregat 6-3, uniknya kedua tim masing-masing meraih kemenangan di laga tandang.
  • Dortmund hanya kalah satu kali di 8 laga kandang terakhirnya di Liga Champions.
  • Zenit miliki rekor tandang yang buruk di Liga Champions. Dalam 5 laga tandang terakhir, tim asal Rusia itu hanya meraih 1 imbang dan 4 kalah.
PELATIH
  • Laga ini merupakan pertemuan pertama kedua pelatih, Lucien Favre dan Sergey Semak.
  • Fakta unik tentang Semak, dia sebelumnya pernah menjadi pelatih caretaker Zenit di 2 laga pada 2014, salah satu laganya adalah saat melawan Dortmund, dimana dia menang 2-1 (leg pertama).
  • Ini merupakan pertemuan pertama Favre dengan Zenit.
WASIT
  • Laga Borussia Dortmund vs Zenit akan dipimpin oleh wasit asal Belanda Bjon Kuipers.
  • Rekor Dortmund saat diwasiti Kuipers, 4 laga, 2 menang dan 2 kalah.
  • Rekor Zenit saat diwasiti Kuipers, 4 laga, 2 menang dan 2 kalah.
PEMAIN KUNCI

Dortmund

Top Scorer: Erling Haaland(1 gol)
Top Assist: Gio Reyna (1 assist)
Top Rating: Erling Haaland (7,98)

Zenit

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating: Yaroslav Rakitskiy (7,50)

*Statistik di Liga Champions 2020-21 menurut WhoScored
*Satu gol yang dicetak Zenit pada laga pertama berasal dari gol bunuh diri

BERITA KEDUA TIM
  • Dortmund: Nico Schulz, Marcel Schmelzer, Dan-Axel Zagadou cedera. Emre Can positif Covid-19.
  • Zenit: Malcom cedera.
PRAKIRAAN FORMASI
Prakiraan Formasi Borussia Dortmund vs Zenit St. Petersburg

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Ivanovic Ingin Kembali ke Inggris, tapi Tak Ada yang Mau Menampung

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Hasrat Branislav Ivanovic untuk kembali ke Premier League sepertinya akan sulit terwujud. Pasalnya tidak ada klub yang bersedia menampungnya.

Kompetisi Premier League bukanlah tempat asing untuk Branislav Ivanovic. Sembilan tahun ia memperkuat Chelsea dan sukses mempersembahkan total 10 gelar. Tiga di antaranya trofi Premier League dan satu lainnya Liga Champions.

Memori indah itulah yang ingin diulang pemain yang saat ini berseragam Zenit St Petersburg. Ia memang sudah berhasrat untuk pindah dari Zenit mengingat kontraknya sudah habis akhir musim ini.

branislav ivanovic chelsea dailymail
Daily Mail

Sejatinya ada beberapa klub Inggris yang tertarik pada Ivanovic. Seperti Everton dan Tottenham Hotspur. Ketertarikan mereka memang tak lepas dari sosok Carlo Ancelotti dan Jose Mourinho yang pernah melatihnya saat di Chelsea.

Tapi belakangan kedua klub tersebut mengurungkan niatnya. Sky Sports melaporkan bahwa kebijakan manajemen Everton dan Tottenham jadi penyebabnya. Mereka tak bersedia menggaet pemain yang sudah berusia di atas 35 tahun, sekali pun berstatus bebas transfer.

Kendati sudah termakan usia, Ivanovic tetap menunjukkan konsistensi permainan selama berseragam Zenit St Petersburg. Bahkan dalam dua musim terakhir ia sukses membawa klubnya itu juara Liga Rusia.

Dan musim ini pemain 36 tahun membawa Zenit mengawinkan gelar Liga Rusia dengan Piala Rusia. Ia juga telah mengoleksi 35 pertandingan dan mencetak lima gol sepanjang musim 2019-2020.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Salah Soal Lovren: Kami akan Merindukanmu, Terutama Aku

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Persahabatan Mohamed Salah dengan Dejan Lovren di Liverpool berakhir musim ini. Sang bek memutuskan hengkang ke Zenit St Petersburg mulai musim depan.

Sudah menjadi rahasia umum jika Mohamed Salah dan Dejan Lovren bersahabat. Mereka kerap menghabiskan waktu bersama di luar lapangan. Bahkan ketika Liverpool melakoni laga tandang mereka selalu tidur sekamar.

Tak ayal, kepergian bek asal Kroasia membuat Salah merasa kehilangan. Ia pun mengaku akan sangat merindukan sahabatnya tersebut.

Dejan Lovren - Liverpool - @dejanlovren06
instagram.com/dejanlovren06

“Aku tidak tahu harus bagaimana sekarang. Kamu tidak tahu perasaanku saat ini. kami akan selalu merindukanmu, terutama aku. Kamu adalah pemain luar biasa dan teman yang hebat untukku,” kata pemain timnas Mesir kepada LFCTV, Senin (27/7/2020).

“Kami akan sangat merindukanmu, aku akan sangat merindukanmu. Aku sayang kamu. Kamu orang yang luar biasa baik di dalam dan juga luar lapangan. Terima kasih atas apa yang sudah kamu berikan untuk klub ini. Aku berharap kamu bisa meneruskan kesuksesan ini dalam karier selanjutnya,” ia menambahkan.

Dejan Lovren menutup kariernya di Liverpool dengan sempurna. Ia sukses membawa The Reds juara Premier League untuk pertama kalinya dalam 30 tahun terakhir.

Terkait transfernya, mantan pemain Southampton hengkang ke Zenit St Petersburg dengan banderol 10 juta pounds. Bersama juara Liga Rusia itu bek berusia 29 tahun dikontrak selama tiga tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

BREAKING! Dejan Lovren Akhirnya Tinggalkan Liverpool

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Dejan Lovren benar-benar meninggalkan Liverpool akhir musim ini. Ia memutuskan pindah ke klub raksasa Rusia, Zenit St Petersburg.

Dejan Lovren pindah ke Zenit St Petersburg dengan biaya transfer senilai 10 juta pounds. Bersama juara Liga Rusia itu dia akan dikontrak selama tiga tahun.

Kabar ini memang tidak mengejutkan. Sejak pertengahan musim bek asal Kroasia sudah dimasukkan dalam daftar pemain keluar Liverpool.

“Semua orang yang ada di Liverpool ingin mengucapkan terima kasih kepada Dejan atas kontribusinya selama beberapa tahun ini dan kami berharap yang terbaik untuknya pada tantangan selanjutnya,” demikian pernyataan resmi klub, Senin (27/7/2020).

Mantan pemain Southampton menghabiskan waktu selama enam tahun di Anfield. Ia sudah mengemas 185 pertandingan dan mencetak delapan gol.

Salah satu momen yang takkan terlupakan dari sosok Lovren adalah gol dramatisnya ke gawang Borussia Dortmund di perempat final Liga Europa 2015 lalu. Sundulannya pada menit terakhir memastikan kemenangan The Reds 4-3.

Kendati namanya mulai tersingkir dari skuat utama dua musim terakhir, Lovren tetap jadi sosok penting di balik kesuksesan klub. Ia sukses mempersembahkan Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, serta juara Premier League musim ini.

Sementara itu, kendati sudah ditinggal satu pemain belakang, Liverpool belum berencana untuk mendatangkan sosok pengganti. Nama Kalidou Koulibaly yang digadang-gadang akan datang ke Anfield musim depan perlahan menghilang seiring keinginan sang pemain bertahan di Napoli.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Rayakan Juara Piala Rusia, Zenit St Petersburg Hancurkan Piala Kaca

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Zenit St Petersburg kembali menegaskan diri sebagai yang terbaik di Rusia. Mereka baru saja memastikan gelar Piala Rusia musim 2019-2020.

Kepastian ini didapat setelah Zenit St Petersburg mengalahkan Khimki pada partai final di stadion Yekaterinburg, Minggu (26/7/2020) dinihari WIB. Striker andalan, Artem Dzyuba jadi penentu kemenangan lewat gol semata wayangnya.

Gelar ini sekaligus jadi gelar kedua Zenit musim ini. Sebelumnya mereka sudah memastikan gelar Liga Rusia beberapa waktu lalu.

Namun, perayaan gelar ini sangat disayangkan. Soalnya piala yang mereka dambakan itu terjatuh. Ketika sedang merayakan juara, sang kapten, Branislav Ivanovic, tanpa sengaja menjatuhkan piala yang terbuat dari kaca tersebut.

Alhasil, piala itu hancur, pecah berkeping-keping. Beruntung hancurnya piala tersebut tidak terlalu parah. Hanya bagian atas piala yang pecah. Walau begitu tetap saja momen ini mengurangi euforia tim.

Melihat kejadian ini para pemain terkejut. Bahkan Artem Dzyuba terlihat menyesal dengan memegang kepalanya. Ia seolah tak percaya dengan apa yang terjadi. Sedangkan Branislav Ivanovic hanya bisa tertawa melihat perbuatannya itu.

Ini merupakan gelar keempat Zenit St Peterburg di ajang Piala Rusia. Sebelumnya mereka sudah memenangkannya pada musim 2015-2016, 2009-2010, serta 1998-1999. Tapi ini jadi yang pertama kali anak asuh Sergey Semak mengawinkan trofi Liga Rusia dengan Piala Rusia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Zenit St Petersburg Peringatkan Napoli Soal Transfer Pemain asal Iran

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Napoli dikabarkan meminati pemain Zenit St Petersburg, Sardar Azmoun. Namun, ketertarikan tersebut mendapat sambutan dingin dari klub asal Rusia.

Napoli membutuhkan Sardar Azmoun untuk menggantikan posisi Dries Mertens yang kemungkinan hengkang musim panas nanti. Corriere dello Sport melaporkan mereka telah menyiapkan dana sebesar 15 juta euro untuk menggaet pemain timnas Iran tersebut.

Tapi rencana tersebut tidak direstui Zenit St Petersburg. CEO klub, Alexander Medvedev menegaskan pihaknya takkan bernegoasiai dengan klub mana pun, termasuk I Partinopei.

sardar azmoun iran piala dunia 2018
Zimbio

“Kami tidak ingin bernegosiasi soal Azmoun degan Napoli atau pun klub mana pun. Ini adalah contoh klasik tentang bagaimana agen hanya memikirkan tentang diri mereka sendiri. Sekarang kami hanya memikirkan tetntang bagaimana mengakhiri musim dan meraih juara,” kata Medvedev seperti dilansir Football Italia, Rabu (13/5/2020).

“Kami tidak memikirkan hal lain. Apalagi soal masa depan Azmoun karena dia tidak akan ke mana-mana musim depan,” ia menambahkan.

Performa Sardar Azmoun memang menuai decak kagum sejak beberapa musim lalu. Bahkan namanya sempat dikaitkan dengan beberapa tim besar lainnya usai membela Iran di Piala Dunia 2018 lalu, seperti Valencia, Borussia Dortmund, dan Tottenham Hotspur.

Musim ini pemain asal Iran itu kembali membuktikan konsistensi permainnya. Dari 29 pertandingan bersama Zenit di Liga Rusia musim ini dia sudah mencetak 14 gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Gelar Pemain Terbaik untuk Malcom Dikirim Pakai Drone

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pandemi corona yang sedang mewabah di Rusia tidak menghalangi Zenit St Petersburg untuk memberikan penghargaan kepada pemainnya, Malcom. Berbagai cara ditempuh klub raksasa Rusia agar sang pemain bisa menerima apa yang diinginkan.

Liga Rusia yang masih berlangsung beberapa pekan selama Maret lalu membuat mereka tetap mengadakan gelar untuk pemain terbaik bulan Maret. Dan penghargaan itu jatuh kepada Malcom.

Akan tetapi, virus corona yang membuat sekitar 12 ribu warga Rusia terkontaminasi membuat pemerintah setempat menerapkan lockdown. Hal ini pun membuat otoritas Liga Rusia tak bisa memberikan trofi pemain terbaiknya.

Kendati begitu, Zenit St Petersburg selaku klub pemilik tidak kehabisan akal. Mereka lantas mengirim piala tersebut menggunakan drone. Momen tersebut pun diabadikan lewat Twitter klub asal St Petersburg itu.

Dalam video berdurasi tak lebih dari dua menit itu, Malcom yang tengah memegang kamera disuruh menuju jendela oleh pihak klub. Dan saat ia sudah berada di jendela dan mengarahkan kamera ke luar, terlihat sebuah drone yang sedang terbang menuju ke arahnya.

Pemain pinjaman Barcelona itu pun senang dengan penghargaan ini. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih untuk seluruh fan Zenit yang telah memilihnya. Dia juga mengingatkan para penggemar untuk tetap berada di rumah.

Sebagai informasi, sepanjang Maret lalu Malcom dimainkan dalam dua pertandingan. Ia sukses mencetak gol dan assist pada laga tersebut.

Legenda Juventus Siap Gantung Sepatu

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Masa depan dari legenda Juventus, Claudio Marchisio nampaknya sudah mulai menemui titik terang. Media-media Italia mengabarkan bahwa Marchisio siap gantung sepatu dalam waktu dekat.

Saat ini, Marchisio memang tak memiliki klub lagi setelah kontraknya diputus oleh klub Rusia, Zenit St Petersburg pada bulan Juli lalu. Padahal, Marchisio baru bermain untuk Zenit selama 10 bulan.

Pemutusan kontrak Marchisio oleh Zenit ditengarai merupakan buntut dari masalah lutut yang terus menderanya sepanjang musim 2018-19. Pria 33 tahun itu pun hanya mampu mengoleksi 15 penampilan sepanjang musim lalu bersama Zenit karena harus bolak balik ruang perawatan.

Claudio Marchisio - Juventus - Forza Italian Football
Forza Italian Football

Sebelum bermain untuk Zenit, Marchisio merupakan salah satu sosok pemain senior di Juventus. Ia merupakan produk asli akademi Juventus dan sudah berkarier di Turin semenjak tahun tahun 2007. Pada tahun 2017, ia baru memutuskan untuk hengkang setelah kontraknya tak lagi diperpanjang oleh Juventus.

Selama 11 tahun bermain di tim utama Juventus, Claudio Marchisio berhasil menasbihkan dirinya menjadi salah satu gelandang terbaik di Italia. Hal tersebut ia buktikan dengan raihan tujuh Scudetto dan empat Coppa Italia.

Tak hanya itu, kegemilangan Marchisio juga dirasakan oleh timnas Italia. Meskipun ia gagal membawa Azzurri meraih gelar internasional, Marchisio tetap menjadi salah satu pemain kunci untuk timnas Italia semenjak tahun 2009. Sejauh ini, ia sudah berhasil mengoleksi 55 caps bersama timnas Italia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Cara Lucu Dzyuba Selamatkan Azmoun dari Kartu Merah

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah kejadian lucu tersaji pada pentas Premier League Rusia, Jumat (13/9/2019). Artem Dzyuba mengangkat tubuh rekannya, Sardar Azmoun, yang berselisih dengan wasit pada laga Zenit St. Petersburg vs Arsenal Tula.

Kejadian lucu itu bermula dari pergantian yang dilakukan pelatih Zenit, Sergey Semak, pada menit ke-75. Dia menarik Sardar Azmoun dan memasukkan Aleksandr Erokhin. Saat itu, sang pemain berada di sisi yang berseberangan dengan posisi bangku cadangan.

Wasit Pavel Kukuyan meminta Sardar Azmoun segera meninggalkan lapangan dari sisi terdekat sesuai aturan baru yang dibuat IFAB. Namun, pemain asal Iran itu berkeras hendak keluar lapangan dari sisi yang berdekatan dengan bangku cadangan. Tak ayal, adu mulut terjadi. Kukuyan kesal dan lantas mengeluarkan kartu kuning.

Ketika pemain berumur 24 itu hendak ngeloyor, Artem Dzyuba bertindak cepat. Dia berusaha menggamit tangan rekannya itu. Ketika upaya itu gagal, dia lantas berlari mendekat dan mengangat tubuh sang rekan dan menyuruhnya keluar lapangan sesuai perintah wasit.

“Wasit mengatakan dia harus keluar lapangan dari sini. Sardar mulai membantah, berjalan, dan wasit memberi dia kartu kuning,” urai Artem Dzyuba menjelaskan insiden itu seperti dikutip Football5Star.com dari Sport Express.

Lebih lanjut, striker timnas Rusia itu mengatakan, “Wasit menambahkan, andai melewati garis lapangan yang lain, dia akan menerima kartu kuning kedua. Oleh karena itu, aku mendorong dia. (Musim) rugby telah tiba dan aku siap menontonnya. Aku agak membanting dia.”

Pertandingan yang berlangsung di Gazprom Arena itu berakhir 3-1 untuk Zenit. Artem Dzyuba mencetak gol pembuka pada menit ke-5. Sementara itu, Sardar Azmoun gagal menceploskan bola dari titik penalti saat laga memasuki menit ke-22.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Analisis Grup G Liga Champions: Persaingan Paling Sepadan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persaingan babak penyisihan Grup G merupakan persaingan paling sepadan di Liga Champions musim 2019-20. Keempat tim yang bersaing di grup ini, yakni Zenit Saint Petersburg, Benfica, Olympique Lyon, dan RB Leipzig di atas kertas sama kuat.

Jika dilihat dari sejarah keempat tim, hanya Benfica yang pernah berstatus juara Eropa sebelum era Liga Champions. Tepatnya saat mereka menjadi kampiun pada musim 1960-61 dan 1961-62.

Sementara itu, pencapaian terbaik Olympique Lyon hanya finis di Liga Champions 2009-10. Zenit paling jauh hanya pernah lolos hingga babak 16 besar, sedangkan musim ini merupakan kiprah kedua RB Leipzig di pentas Liga Champions.

Dilihat dari segi pengalaman, Benfica dan Lyon lebih unggul dari Zenit dan Leipzig. Benfica adalah tim yang sudah 38 kali tampil di Liga Champions, Lyon (17 kali), dan Zenit (8 kali).

Benfica merupakan tim yang berstatus juara Liga Portugal musim lalu, begitu dengan Zenit di pentas Liga Rusia. Sementara itu, Lyon dan Leipzig hanya finis di posisi ketiga klasemen akhir musim 2018-19.

Kiprah terakhir

Benfica merupakan tim yang gagal di babak penyisihan grup Liga Champions musim 2018-19. Mereka kalah bersaing dengan tim sekelas Bayern Munich dan Ajax.

Lyon menjadi salah satu tim yang sempat mengejutkan musim lalu karena mampu mengalahkan Manchester City di babak penyisihan grup. Namun, lima hasil imbang lainnya membuat mereka lolos sebagai peringkat kedua.

Langkah mereka pun akhirnya terhenti di babak 16 besar karena bertemu dengan Barcelona. Meski sempat menahan imbang 0-0 Lionel Messi dkk di leg pertama, Lyon akhirnya menyerah dengan kekalahan agregat akhir 1-5.

Kali terakhir Zenit tampil di Liga Champions, terjadi pada musim 2015-16. Namun, kiprah impresif wakil Rusia ini berakhir di babak 16 besar.

Leipzig adalah tim yang paling minim pengalaman di pentas ini. Penampilan impresif mereka di Bundesliga juga tidak mampu diteruskan ke kompetisi terbesar Eropa ini.

Sebelumnya, wakil Jerman ini untuk pertama kalinya merasakan atmosfer berkiprah di Liga Champions pada musim 2017-18. Rentetan kisah hebat di Bundesliga membuat Leipzig mampu finis sebagai runner-up di bawah Bayern Munich pada musim 2016-17. Akan tetapi, minimnya pengalaman membuat mereka hanya bisa melangkah hingga babak penyisihan grup di kompetisi kasta teratas Eropa.

Berdasarkan faktor-faktor di atas, persaingan di Grup G Liga Champions dapat dikatakan paling sepadan. Namun, beberapa detail di atas dapat diperkirakan tim mana yang lebih berpeluang lolos dari babak penyisihan grup.

Prediksi posisi akhir Grup G

  1. Benfica
  2. Olympique Lyon
  3. RB Leipzig
  4. Zenit St Peterburg

Marchisio Tolak Gabung Jiangsu Suning karena Inter Milan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan bintang timnas Italia, Claudio Marchisio, saat ini sudah tidak memiliki klub. Tapi bukan berarti ia sepi peminat. Sang gelandang mangaku mendapat tawaran dari klub raksasa Cina, Jiangsu Suning.

Marchisio sudah berstatus sebagai pengangguran sejak Juli lalu. Hal ini tak lepas dari diputusnya kontrak sang gelandang oleh klub Rusia, Zenit St Petersburg.

Kini dalam masa pencariannya, mantan bintang Juventus sempat didekati Jiangsu Suning. Tapi ia menolak tawaran menggiurkan dari Cina karena klub yang bersangkutan punya kedekatan dengan rival Juventus di Italia, Inter Milan.

marchisio-inter-juventus-sportfair
Sport Fair

“Saya masih berhasrat untuk terus bermain. Ada ketertarikan dari Jiangsu tapi saya memutuskan tidak melanjutkan negosiasi lebih jauh karena mereka sangat dengan Inter. Itulah yang memengaruhi keputusan saya untuk tidak ke sana,” kata sang gelandang kepada Sky Sport Italia, Senin (19/8/2019).

Sebagai informasi, Jiangsu merupakan klub milik Suning Grup pimpinan Zhang Jidong, yang juga pemilik Inter Milan. Secara tidak langsung, keduanya punya keterikatan.

Menolak tawaran dari Cina, Claudio Marchisio ternyata juga sudah menolak tawaran dari beberapa klub Italia. Ia sudah berikrar tidak akan menggunakan jersey tim Italia lain selain Juventus.

“Saya juga menerima banyak tawaran dari klub-klub Italia. tapi saya menolaknya karena saya punya prinsip tidak akan memakai jersey tim Italia lain selain Juventus. Prinsip itu tidak akan berubah sampai kapan pun,” tegas pemain 33 tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Berjalan 10 Bulan, Zenit dan Marchisio Sepakat Putus Kontrak

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan gelandang Juventus, Claudio Marchisio, memutus kontrak dengan klubnya asal Rusia, Zenit St Petersburg. Marchisio hanya menyelesaikan 10 bulan kontrak yang seharusnya berakhir pada bulan Juni 2020.

Kepastian berakhirnya kontrak Claudio Marchisio dengan Zenit St Petersburg diumumkan oleh pihak klub melalui media sosial Twitter, Senin (1/7/2019) setelah mencapai kesepakatan bersama.

“Klub dapat mengonfirmasikan bahwa kontrak Claudio Marchisio telah diputus bersama. Zenit ingin mengucapkan terima kasih kepada Claudio untuk waktunya bersama klub dan mengucapkan semoga yang terbaik untuk masa depan,” ujar pernyataan resmi Zenit.

Marchisio, berusia 33 tahun, dilepas oleh Juventus pada Agustus 2018 dan menandatangani kontrak dengan Zenit pada September 2018.

claudio marchisio zenit st petersburg clamarchisio8
twitter – @clamarchisio8

Namun, masalah cedera lutut yang terus-menerus telah membatasinya untuk memperkuat Zenit. Dia hanya bermain 15 pertandingan, meskipun berhasil mencetak dua gol.

Zenit berhasil memenangkan gelar liga untuk keenam kalinya musim lalu, terpaut delapan poin dengan peringkat kedua Lokomotiv Moscow.

Marchisio memiliki karier cemerlang bersama Juventus. Di mana dia bermain 389 pertandingan serta menjuarai 7 gelar Scudetto dan dua kali sebagai finalis Liga Champions.

Berkat performa, Claudio Marchisio mendapatkan panggilan memperkuat timnas Italia. Total ia mengoleksi 55 caps internasioanl termasuk tampil di Piala Dunia 2010 dan 2014.

Hingga kini belum diketahui akan bermain di mana Claudio Marchisio setelah kontraknya dengan Zenit St Petersburg berakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Zenit St Petersburg Pastikan Juara Liga Rusia di Pesawat

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kegemilangan Zenit St Petersburg musim ini membuahkan gelar juara Liga Rusia. Menariknya kepastian ini mereka dapatkan ketika para pemain sedang di atas pesawat.

Ya, Zenit tidak perlu menghelat pertandingan terakhir Liga Rusia melawan CSKA Moskow pekan depan. Pasalnya pesaing terdekat mereka, Lokomotiv Moskow menelan kekalahan 0-2 dari Arsenal Tula pada pekan ke-27.

Hasil yang diraih Lokomotiv itu membuat jarak poin dengan Zenit St Petersburg menjadi enam poin. Dengan menyisakan satu pertandingan lagi sudah tidak mungkin bagi mereka mengejar anak asuh Sergey Semak.

Peluang juara Aleksandr Kokorin dan kolega sejatinya nyaris dipastikan di pekan terakhir liga. Pasalnya mereka hanya menelan hasil imbang 1-1 melawan Akhmat Grozny di pekan ke-27. Tapi ketika dalam perjalanan pulang dari Grozny, Zenit justru mendapat kabar membahagiakan.

Di dalam pesawat yang membawa skuat Zenit kembali ke St Petersburg,  para pemain mendengarkan pengumuman hasil lengkap pertandingan Liga Rusia. Suasana pun pecah ketika Lokomotiv Moskow dinyatakan kalah dari lawannya.

Sontak saja para pemain dan official langsung merayakan keberhasilan mereka juara. Kendati sedang berada di atas ketinggian 35 ribu kaki, anak asuh Sergey Semak tetap berlompat dan bernyanyi seperti yang biasa dilakukan di lapangan maupun ruang ganti pemain.

Bagi Zenit St Petersburg ini adalah keberhasilan kelima mereka menjuarai Liga Rusia. Di sisi lain ini jadi capaian pertama mereka sejak musim 2014-2015.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Paredes Bantah Tudingan Ingin Dikartu Merah Demi Superclasico

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Bintang Zenit St Petersburg, Leandro Paredes, membantah tudingan dirinya sengaja ingin mendapat kartu merah agar bisa menyaksikan Superclasico antara Boca Juniors vs River Plate di final Copa Libertadores.

Paredes menerima dua kartu kuning hanya dalam kurun waktu 15 menit saat Zenit menghadapi Akhmat Grozny dalam lanjutan Liga Rusia. Ia pun dipastikan absen saat Zenit menghadapi CSKA Moskow akhir pekan depan.

Tudingan soal kesengajaan agar sang pemain diusir wasit pun muncul. Pasalnya sehari sebelum laga melawan CSKA, leg pertama final Copa Libertadores pun dilangsungkan di markas Boca, La Bombonera. Bukan tanpa alasan memang dugaan tersebut muncul, mengingat Paredes adalah produk akademi Boca Juniors.

superclasico pertama dalam sejarah final copa libertadores
@English-AS

“Saya akan berada pada hari Minggu di Argentina, tapi saya tetap bermain pada laga hari Kamis di Liga Europa di Prancis. Mereka mengusulkan agar saya tidak kembali ke Rusia dan melakukan perjalanan langsung hari Jumat,” kata Paredes kepada Fox Sport Argentina, Rabu (7/11/2018).

“Itu semua bohong. Tidak ada yang terjadi seperti yang dibcarakan orang-orang. Saya tidak mendapat kartu merah dengan sengaja, saya tidak akan pernah melakukan hal seperti itu. Saya sudah berbicara dengan direktur Zenit dan klub percaya pada saya,” ia menambahkan.

Terciptanya Superclasico di final Copa Libertadores memang terasa sangat spesial buat publik Argentina. Kendati kerap bertemu di kompetisi domestik, Boca Juniors dan River Plate nyatanya tidak pernah bertemu di turnamen setingkat Liga Champions tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Dua Penggawa Timnas Rusia Akhirnya Masuk Bui

Football5star.com, Indonesia – Dua penggawa Timnas Rusia, Aleksandr Kokorin dan Pavel Mamaev, akhirnya masuk bui. Seperti yang diketahui, pemain Zenit St Petersburg dan Krasnodar itu terlibat pemukulan di sebuah kafe di Moskow.

Kokorin dan Mamaev beberapa waktu lalu memukul pejabat Kementerian Perdagangan, Denis Pak. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi Moskow akhirnya menahan keduanya. Pihak berwajib juga berencana untuk mempertemukan mereka dengan korban.

Hukuman kurungan penjara pun menghantui penggawa timnas Rusia itu. Mereka terancam kurungan penjara maksimal selama tujuh tahun. Tapi hukuman itu bisa saja berkurang, mengingat keduanya selama ini sudah bersikap kooperatif.

Sementara itu, ayah tiri Kokorin, Kirill Loginov, meminta maaf atas perbuatan anaknya itu. “Atas nama saya dan putra saya, saya ingin meminta maaf atas apa yang terjadi pada Denis Pak. Putraku dengan tulus menyesali bahwa dia melakukan pemukulan itu,” ujarnya seperti dilansir BBC, Kamis (11/10/2018).

Selain hukuman penjara, Kokorin dan Mamaev juga terancam hukuman tambahan yang akan dijatuhkan pihak klub. Dalam rilis resminya, Zenit megatakan sudah menyiapkan sanksi berat untuk pemainnya.

Begitu pula dengan Krasnodar yang siap merevisi kontrak pemainnya. Mereka juga tidak menutup kemungkinan membekukan status Mamaev dalam waktu dekat.

Akibat kasus ini, dua pemain ini tidak dipanggil oleh Timnas Rusia di ajang UEFA Nations League melawan Swedia dan Turki.

Zenit Siapkan Hukuman Berat untuk Pemain yang Berkelahi di Kafe

Football5star.com, Indonesia – Raksasa Rusia, Zenit St Petersburg, mengambil sikap tegas terhadap pemainnya, Aleksandr Kokorin yang terlibat perkelahian di sebuah kafe di Moskow. Mereka pun sudah menyiapkan hukuman berat untuk penggawanya tersebut.

Kokorin memukul lelaki bernama Denis Pak, seorang pejabat dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan Rusia. Selain itu, Sergey Gaysin, CEO Pusat Penelitian Negara Federasi Rusia, juga menjadi sasaran Kokorin, yang melakukan aksinya bersama pemain Krasnodar, Pavel Mamaev.

Sebagai klub, Zenit pun mengutuk aksi brutal pemainnya tersebut. Mereka kini menyerahkan kasus ini kepada pihak berwajib, tapi klub tetap akan menyediakan hukuman yang cukup berat.

“Mengenai insiden kemarin di Moskow yang melibatkan Aleksandr Kokorin, kami benar-benar mengutuk tindakan mereka yang terlibat. Ini sudah menyebabkan kemarahan klub dan kami menunggu investigas hukum dari pihak berwenang,” tulis Zenit di situs resmi mereka, Rabu (10/10/2018).

“Dari sudut pandang klub, perilaku itu benar-benar mengejutkan. Kami sekarang mempertimbangkan hukuman apa yang akan diambil klub terhadap pemain dan keputusan akan ada dalam waktu dekat. Sekarang, klub dan pendukung kecewa karena pemain berbakat kami sudah bertindak seperti itu,” sambungnya.

Setali tiga uang dengan Zenit, Krasnodar juga mengutuk kejadian yang melibatkan Mamaev. Bahkan klub tidak segan-segan membekukan sang pemain jika terbukti bersalah.

“Apa yang kami lihat di video itu keterlaluan. Tidak ada alasan untuk tindakan tersebut. Hal pertama yang bisa kita lakukan adalah menerapkan semua kemungkinan sanksi yang ada di kontrak. Kami akan menjatuhkan hukuman maksimum pada pemain dan menghapusnya dari latihan tim,” demikian rilis resmi Krasnodar, Rabu (10/10/2018).

AC Milan Siap Kejar Paredes untuk Musim Depan

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – AC Milan dilaporkan mengintai potensi transfer Leandro Paredes. Mantan pemain AS Roma ini tengah menjalani karier di Rusia bersama Zenit St Petersburg. Dikabarkan, sebelum kemudian lengser, Marco Fassone dan Massimiliano Mirabelli pernah mengincar sang gelandang.

Musim lalu, ia hengkang ke Zenit dari Roma dengan nilai transfer 23 juta euro. Minimnya menit bermain di ibukota Italia membuat pria Argentina ini hengkang ke tanah dingin Rusia. Namun, kala itu tak menutup fakta bahwa banyak klub berminat memakai jasa pemain berusia 24 tahun ini.

Paredes
Foto: zimbio.com

Selain AC Milan, Manchester City dan Juventus pernah dikabarkan oleh Tuttosport berminat memboyong Paredes. Namun, Milan tampaknya menjadi yang terdepan. Di bawah kendali Leonardo dan Paolo Maldini, yang paling mungkin adalah menebus pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini musim depan. Menurut Calciomercato, banderol Paredes ada di angka 30 juta euro.

Musim lalu bersama Zenit, dia mengoleksi 28 penampilan dengan koleksi 4 gol dan 8 asis. Performa ini membuatnya segera menjadi idola publik Zenit. Namun sayang, performanya tak cukup menarik perhatian timnas Argentina untuk dibawa ke Rusia oleh Jorge Sampaoli.

Potensi kembali ke Italia memang terasa familiar bagi Paredes. Ketika dipinjamkan pertama kali oleh Boca Juniors, ia langsung berlabuh ke Chievo Verona. Setelahnya, ia berlabuh di banyak klub Serie A lain seperti Roma dan Empoli, sebelum ke Zenit. Melihat berita ketertarikan Milan dan potensi besar kembalinya Paredes ke Serie A, musim depan tampaknya akan sangat menarik bagi pemain kelahiran San Justo ini.