Prediksi: Chelsea vs Zenit St. Petersburg

Prediksi Chelsea vs Zenit
Prediksi: Chelsea vs Zenit St. Petersburg 8
Banner Gamespool Baru Football5Star

PREDIKSI HASIL
FootballPredictions.net
Chelsea 2-0 Zenit
Whoscored
Chelsea 3-1 Zenit
Predictz
Chelsea 3-0 Zenit
FOOTBALL5STAR
Chelsea 2-0 Zenit
Stamford Bridge, Rabu (15/9/2021) 02:00 WIB

Football5Star.com, Indonesia Seru, begitu prediksi pada pekan perdana Liga Champions 2021-22 Grup H antara Chelsea vs Zenit St Petersburg di Stamford Bridge, Rabu (15/9/2021) dini hari WIB. Tuan rumah jelas diunggulkan, tetapi Zenit jua dalam performa terbaiknya.

Chelsea belakangan dalam penampilan apik di bawah Thomas Tuchel. Setelah juarai Piala Super Eropa, mereka tak terkalahkan bahkan nyaris menyapu bersih semua laga dengan kemenangan. Teranyar, kemenangan 3-0 atas Aston Villa jadi sinyal kalau The Blues sudah siap melibas laga selanjutnya.

Kendati begitu, Zenit St. Petersburg juga dalam performa terbaiknya. Anak asuh Sergei Semak jua belum terkalahkan di Liga Rusia. Mereka bahkan kini sementara memuncaki klasemen Rusia Premier League. Jelas, fakta-fakta itu membuat laga Chelsea vs Zenit bakalan menarik dinantikan.

REKOR PERTEMUAN
Prediksi Chelsea vs Zenit
Prediksi: Chelsea vs Zenit St. Petersburg 9
TREN PERFORMA
Prediksi Chelsea vs Zenit
Prediksi: Chelsea vs Zenit St. Petersburg 10
Banner Gamespool Baru Football5Star

STATISTIK MENARIK
  • Sengit, begitu prediksi Chelsea vs Zenit karena kedua tim belum pernah bersua sebelumnya.
  • Chelsea tak terkalahkan dalam 12 dari 13 pertandingan di Liga Champions.
  • Chelsea meraih lima cleansheet dalam 7 laga terakhir di Liga Champions.
  • Zenit sudah enam kali kalah dalam 7 laga terakhir di Liga Champions.
  • Musim lalu Chelsea memenangkan sembilan dari 13 pertandingan Liga Champions (D3 L1).
  • Chelsea telah dipasangkan dengan klub Rusia di babak penyisihan grup untuk dua musim berturut-turut. Pada 2020-21 mereka mengambil empat poin dari debutan Krasnodar (4-0 a, 1-1 h).
  • Zenit punya rekor buruk di Inggris. Hal itu setelah mereka takluk tiga kali dari empat laga di Inggris. Satu-satunya kemenangan diraih pada 2000 saat taklukkan 3-0 Bradford di semifinal Piala Intertoto.
 PELATIH
  • Thomas Tuchel belum pernah bersua Zenit sebelumnya.
  • Laga nanti akan jadi kali pertama Tuchel melawan pelatih Zenit, Sergei Semak.
  • Semak belum pernah melawan Chelsea sebelumnya.
  • Chelsea jadi tim ke-40 yang dihadapi Semak dalam karier kepelatihannya.

Wasit
  • Laga Chelsea vs Zenit akan dipimpin wasit asal Polandia, Bartosz Frankowski.
  • Frankowski belum pernah sekalipun memimpin laga Chelsea sebelumnya.
  • Laga nanti akan jadi kali pertama Frankowski memimpin Zenit.
PEMAIN KUNCI

Chelsea

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating:

Zenit

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating:

*Statistik berdasar Liga Champions 2021-22 via Whoscored.

BERITA KEDUA TIM
  • Chelsea: N’Golo Kante, Christian Pulisic (diragukan)
  • Zenit: Semua bisa dimainkan
PRAKIRAAN FORMASI
1631430400599
Prediksi: Chelsea vs Zenit St. Petersburg 11

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sosok di Balik Kepindahan Marchisio ke Zenit

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Keputusan mengejutkan Claudio Marchisio memilih Zenit St .Petersburg ternyata karena pengaruh satu sosok penting. Dia adalah Javier Ribalta, pria asal Spanyol yang jadi Direktur Olahraga Zenit. Ribalta sendiri pernah menjadi kepala pemandu bakat di Juventus dari 2012 sampai 2017.

“Ketika saya mengetahui Marchisio memutus kontraknya dengan Juventus pada 17 Agustus lalu, saya langsung menghubunginya. Tidak ada basa-basi, karena saya mengenalnya selama lima tahun di Juventus dahulu. Dia tampak tertarik dengan proyek kami saat itu,” ujar Ribalta dikutip dari Tuttosport.

Ribalta sendiri berbicara bahwa ia sangat yakin Marchisio tak akan memilih klub lain. Sebelumnya, alumnus akademi Juventus ini memang dikabarkan akan merapat ke Benfica atau Porto. Namun nyatanya, Zenit-lah yang beruntung mendapatkan pemain berusia 32 tahun itu.

“Claudio (Marchisio) bilang ia hanya punya dua syarat untuk bergabung. Pertama, tim yang bisa pastikan ia tak akan melawan Juventus. Kedua, tim yang punya hasrat menjadi pemenang,” tambahnya lagi.

Claudio Marchisio, Juventus
zimbio.com

Proses persuasi kepada Marchisio pun diceritakan oleh pria kelahiran Catalonia ini berjalan lancar dan tanpa hambatan berarti.

“Claudio beberapa kali berbincang dengan Domenico (Criscito) tentang kehidupan di Zenit dan bagaimana suasana kotanya. Setelahnya, ia mengirim pesan WhatsApp ke saya dan bilang, ‘Javier, kamu tahu saya terbiasa menang dan saya selalu ingin menang. Saya yakin dengan Zenit dan itu akan menjadi kesepakatan yang baik,” pungkas Ribalta.

Marchisio sendiri resmi berlabuh ke Zenit dengan durasi kontrak dua tahun. Di klub asuhan Sergey Semak tersebut, pesepak bola dengan bola mata yang indah ini akan memakai nomor punggung 10.

Mihajlovic Jadi Favorit Pelatih Zenit Jika Mancini Tangani Timnas

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Klub raksasa Liga Rusia, Zenit St Petersburg, membidik Sinisa Mihajlovic, sebagai pelatih baru. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan Roberto Mancini hengkang untuk menjadi pelatih tim nasional Italia.

Menurut Sky Sport Italia seperti dikutip Football5star.com, pelatih asal Serbia tersebut menjadi yang terfavorit. Bila Mancini benar-benar angkat kaki demi negaranya, mantan pemain Lazio dan Inter Milan ini akan diboyong pada awal musim depan.

Mihajlovic bukan sosok yang asing dalam dunia pelatih dan dia pasti sudah sangat paham dengan apa yang diinginkan Mancini. Pasalnya, Mihajlovic bukan hanya mantan rekan setim Mancini tetapi dia pun pernah menjadi asisten ketika Mancini melatih Inter.

Roberto Mancini

Saat ini Mihajlovic sedang menganggur setelah dipecat Torino pada Januari 2018. Dia memiliki pengalaman melatih di sejumlah klub elite Eropa dan sempat menangani timnas Serbia.

Setelah gantung sepatu pada Juli 2006, Mihajlovic membantu Mancini di Inter hingga Juni 2008. Setelah itu dia menjadi bos Bologna dari November 2008 hingga April 2009 dan berturut-turut menangani Catania, Fiorentina, timnas Serbia, Sampdoria lalu AC Milan (Juni 2015-April 2016), sebelum berlabuh di Torino (Mei 2016-Januari 2018).

Sementara itu, Mancini, yang menangani Zenit sejak Juli 2017, terikat kontrak dengan klub tersebut hingga Juni 2020. Namun, pria 53 tahun tersebut tampaknya akan menerima tugas sebagai pelatih timnas Italia di mana penunjukkannya akan diumumkan pada 20 Mei mendatang.

Zenit Beri Konfirmasi Tertarik kepada Bek Tengah Inter

Football5star.com, Indonesia – Zenit St Petersburg memberikan konfirmasi bahwa mereka tertarik menggaet bek Inter Milan, Jeison Murillo. Langkah ini diambil tim besutan Roberto Mancini tersebut setelah mereka gagal menggaet Kostas Manolas.

Manolas sebenarnya sudah di ambang pintu masuk ke klub raksasa Rusia tersebut, tetapi pemain 26 tahun asal Yunani ini tidak datang saat tes medis. Kabar yang beredar, Manolas tidak senang karena gajinya akan dibayar dengan rubel (mata uang Rusia), bukan euro.

“Kami tertarik kepada Medel, tetapi sekarang jalan ini ditutup,” ujar direktur olahraga Zenit, Konstantin Sarsania, kepada Sports.ru.

“Bagaimanapun, saya bisa mengatakan bahwa Murillo adalah pemain yang Mancini sudah kenal dengan sangat baik dan kami tertarik, meskipun dia bukan berada di posis teratas daftar belanja kami.”

“Tetap saja, bukan rahasia lagi bahwa kami membutuhkan seorang bek tengah.”

Murillo bergabung dengan Inter dari Granada pada 2015 dengan harga 8 juta euro (sekitar Rp 122,002 miliar). Tetapi menjelang akhir musim lalu, dia mulai kehilangan kesempatan bermain sehingga total Murillo bermain dalam 27 pertandingan Serie A.

Calciomercato.com mengklaim Nerazzurri siap menjual pemain asal Kolombia ini. Tetapi rival sekota AC Milan tersebut hanya mau melepasnya dalam kisaran harga 20-25 juta euro.

Manolas dan Paredes Akan Segara Pindah ke Zenit

Football5star.com, Indonesia – Dua pemain AS Roma, Kostas Manolas dan Leandro Paredes, dikabarkan akan segera pindah ke klub elite Rusia, Zenit St Petersburg. Sky Sport Italia mengklaim, Manolas sudah sepakat sedangkan Paredes akan menyusulnya.

Zenit, di bawah komando pelatih baru asal Italia, Roberto Mancini, cukup aktif memburu pemain pada bursa transfer musim panas ini. Dikabarkan bahwa untuk memboyong dua pemain Giallorossi tersebut, mereka mengeluarkan dana 65 juta euro (sekitar Rp 969,486 miliar).

Pembicaraan transfer Manolas tidak berlangsung lama karena Zenit tampaknya setuju dengan harga 40 juta euro (sekitar Rp 596,565 miliar) yang diminta Roma untuk pemain asal Yunani tersebut. Sedangkan Paredes, yang awalnya menolak, memberikan sinyal mengikuti jejak rekannya tersebut setelah ada pembicaraan intensif.

Menurut Sky Sports Italia, transfer Manolas pada dasarnya sudah terjadi karena tinggal menunggu penandatanganan dokumen. Sementara itu untuk Parades masih membutuhkan waktu beberapa hari lagi, meskipun kedua pemain ini akan resmi berkostum Zenit pada Senin atau Selasa nanti.

Awalnya, harga dua pemain tersebut diperkirakan 70 juta euro. Tetapi kabar yang beredar terakhir menyebutkan bahwa Zenit hanya perlu membayar 65 juta euro.

Transfer dua pemain ini berlangsung hanya dua hari setelah Mohamed Salah pindah ke Liverpool. Untuk penyerang asal Mesir ini, Roma menerima bayaran 42 juta euro (sekitar Rp 626,433 miliar) plus bonus 8 juta euro (sekitar Rp 119,320 miliar).

Roberto Mancini Pelatih Baru Zenit St Petersburg

Football5star.com, Indonesia – Zenit St Petersburg secara resmi memberikan konfirmasi bahwa Roberto Mancini menjadi pelatih baru mereka. Pelatih asal Italia ini menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun.

Mantan manajer Manchester City ini meninggalkan Inter Milan menjelang bergulirnya Serie A musim 2016-2017. Setelah itu, dia berstatus penganggur karena tidak memiliki klub.

Dalam beberapa pekan terakhir, nama Mancini muncul sebagai kandidat pelatih Zenit. Kini, bekas bintang Lazio dan timnas Italia tersebut secara resmi dinyatakan sebagai pelatih klub elite Rusia itu.

“Roberto Mancini adalah pelatih kepala baru Zenit,” demikian pernyataan klub dalam situs resmi mereka, Rabu (1/6/2017).

“Manajer asal Italia ini sepakat menandatangani kontrak tiga tahun dengan klub biru-putih-biru langit dan ada opsi perpanjangan dua tahun.”

“Zenit Football Club menyambut Roberto Mancini di St Petersburg dan berharap yang terbaik baginya sebagai pelatih kepala klub biru-putih-biru langit!”

“Benvenuto Mancini!”

Mancini Berpeluang Menjadi Pelatih Zenit

Football5star.com, Indonesia – Roberto Mancini berpeluang besar menjadi pelatih klub Rusia, Zenit St Petersburg. Jika terwujud, Mancini mengikuti jejak Luciano Spalletti, yang pernah menangani klub tersebut sebelum kembali ke Italia.

Mancini berstatus tanpa klub setelah meninggalkan Inter Milan dua pekan sebelum bergulirnya Serie A musim 2016-2017. Mantan manajer Manchester City ini mengaku ingin mencari pengalaman di luar negeri dan Rusia menjadi tujuan.

Menurut laporan, kembalinya Presiden Sergey Fursenko ke Zenit membuat peluang Mancini menjadi pelatih klub tersebut semakin kuat. Sebab, Fursenko sudah menyiapkan tawaran untuk Mancini.

Jika benar-benar menangani Zenit maka Mancini menjadi pelatih kedua dari Italia yang menangani klub tersebut. Sebelumnya, Spalletti yang menjadi nakhoda di sana dari Desember 2009 hingga Maret 2014.

Selama menjadi bos di Zenit, Spalletti berhasil mempersembahkan dua gelar Russian Premier League, Piala Rusia dan Piala Super Rusia.

Juventus Masih Incar Axel Witsel

Juventus rupanya belum menyerah mengejar Axel Witsel. Kubu Bianconeri masih akan mengupayakan kedatangan Witsel, setidaknya di bursa transfer musim dingin nanti.

Witsel diburu Juve di bursa transfer musim panas lalu untuk menggantikan Paul Pogba yang dijual ke Manchester United.

Kepindahan Witsel sepertinya akan lancar-lancar saja mengingat Juve dan klub pemilik, Zenit St Petersburg, sudah sepakat soal harga transfer senilai 30 juta euro. Bahkan Witsel sudah diterbangkan ke Turin untuk menjalani tes medis.

Pada akhirnya kepindahan itu urung terlaksana karena Zenit mengaku saat itu mereka tidak mendapatkan pengganti Witsel sehingga harus menahan kepergian si pemain asal Belgia tersebut.

Gagalnya proses transfer itu lantas sudah bikin kubu Juve dan Witsel saat itu kesal bukan main. Meski demikian, Juve rupanya belum menyerah untuk mendapatkan Witsel.

Klub Turin itu masih mengejar si pemain agar bisa didatangkan ke Juventus Stadium. Paling cepat Juve akan mengusahakan kedatangannya pada bursa transfer musim dingin nanti.

“Kami punya hak untuk memonitor seluruh pemain,” ujar Marotta seperti dikutip Football Italia.

“Posisi Witsel lebih mudah saat ini, didukung oleh kontraknya yang akan segera habis. Kami akan coba mendatangkan di bulan Januari atau Juni mendatang,” sambung Marotta.

“Kekuatan utama kami adalah lini pertahanan. Kami harus melakukan yang terbaik, kami ingin meningkatan skuat ini dan klub pun harus lebih baik lagi.”

“Kami sudah menggandakan pemasukan kami, kami membeli pemain mahal dan kami ingin menaikkan level klub ini.”

Villas-Boas Bidik Pembalasan Atas Benfica Di Leg Kedua

Zenit St. Petersburg harus mengakui keunggulan tuan rumah Benfica pada leg pertama babak 16-besar Liga Champions yang berlangsung Rabu (17/2) dini hari tadi. Pelatih Zenit, Andre Villas-Boas, sedikit kecewa dengan kekalahan 0-1 ini.

Awalnya Villas-Boas berharap leg pertama ini berakhir dengan skor imbang tanpa gol, sehingga Zenit bisa bermain lebih lepas saat tampil di kandang pada leg kedua nanti.

Apa daya, sebuah gol yang dicetak Jonas pada masa injury time mengubur impian pelatih asal Portugal tersebut.

“Saya kira laga ini akan berakhir dengan skor imbang tanpa gol tetapi hal-hal detail selalu menjadi kunci dan Benfica berhasil mencetak gol di pengujung laga. Saya pikir dengan hasil 0-0 kedua tim masih memiliki peluang yang sama tetapi dengan skor 1-0 di leg pertama ini saya rasa kami tetap memiliki kans untuk lolos,” sebut Villas-Boas seusai laga, dilansir situs resmi UEFA.

“Di kandang kami akan tampil menyerang dan mencoba membuat banyak peluang yang gagal kami selesaikan di leg pertama ini. Kami mampu mencegah Benfica untuk membuat peluang melalui kedua sayap, terlepas dari peluang yang berhasil mereka konversi menjadi gol yang memberikan mereka keuntungan,”

Defisit satu gol nyatanya tak membuat optimisme Villas-Boas mengendur. Dia tetap yakin anak asuhnya mampu membalikkan keadaan pada leg kedua nanti.

“Kami akan menjalani dua laga sebelum melakoni leg kedua sehingga itu bisa kami manfaatkan untuk memperbaiki kesalahan kami dalam sesi latihan. Sayang sekali kami harus kecolongan pada menit akhir. Kami menginginkan berakhir 0-0, tetapi kelolosan akan ditentukan saat kami tampil di kandang,”

“Ini akan menjadi perjalanan yang panjang bagi mereka, karena ada perbedaan zona waktu. Hal ini akan menjadi masalah bagi Benfica dan kami akan mencoba untuk membalikkan keadaan.”