Alberto Zaccheroni: AC Milan Sudah Miliki Pengganti Zlatan Ibrahimovic

gamespool
Alberto Zaccheroni: AC Milan Sudah Miliki Pengganti Zlatan Ibrahimovic 4

Football5star.com, Indonesia – Pelatih asal Italia, Alberto Zaccheroni, mengatakan cederanya Zlatan Ibrahimovic tak seharusnya membuat AC Milan kelabakan. Di mata Zaccheroni, Rossonerri sudah memiliki pengganti Ibrahimovic dalam sosok Rafael Leao.

Ibrahimovic saat ini sedang mengalami cedera paha ketika memperkuat Rossonerri pada partai melawan AS Roma akhir pekan lalu. Cedera tersebut membuat Ibrahimovic kemungkinan harus menepi selama beberapa pekan.

Ibrahimovic dipastikan absen pada partai melawan Udinese dan Hellas Verona pekan ini. Pemain berusia 39 tahun itu kemungkinan juga tak bisa diturunkan pada partai leg I babak 16 besar Liga Europa melawan Manchester United pekan depan.

Zlatan Ibrahimovic - AC Milan - Alberto Zaccheroni - Eurosport - rafael leao
Eurosport

“Stefano Pioli sudah membangun tim yang bisa bekerja dengan baik meski kehilangan Zlatan Ibrahimovic. Mereka memiliki kedalaman skuat yang bagus,” ujar Alberto Zaccheroni dikutip football5star dari Football Italia.

“Sebagai pengganti Ibrahimovic, mereka bisa mengandalkan naluri menyerang yang dimiliki Rafael Leao. Mereka juga harus bisa memaksimalkan kebiasaan menyerang Theo Hernandez,” sambung Zaccheroni.

Leao bukanlah satu-satunya sosok yang dinilai Zaccheroni pantas menggantikan tempat Ibrahimovic. Ia juga percaya Ante Rebic bisa menambal lubang yang ditinggal Ibrahimovic dengan sempurna.

“Saya sudah mengikuti perkembangan Ante Rebic semenjak ia bermain bersama Eintracht Frankfurt. Rebic bisa membuat perbedaan yang cukup signifikan dan menjadi titik fokus AC Milan di dalam kotak penalti,” tandas Zaccheroni.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ibrahimovic: Saya Tak Punya Masalah Pribadi dengan Lukaku

gamespool
Ibrahimovic: Saya Tak Punya Masalah Pribadi dengan Lukaku 8

Football5Star.com, Indonesia – Pemain AC Milan, Zlatan Ibrahimovic mengatakan bahwa dirinya tak memiliki masalah dengan Romelu Lukaku. Ibrahimovic mengatakan bahwa kejadian yang terjadi di lapangan tetap di lapangan.

Seperti yang diketahui, Ibrahimovic bersitegang dengan Lukaku saat laga Derbi Milan di perempat final Coppa Italia beberapa pekan yang lalu. Ibra yang saat ini mengikuti festival musik Sanremo mengatakan itu hanya permasalahan di lapangan.

Insiden pertengkaran Zlatan Ibrahimovic vs Romelu Lukaku dijadikan mural jelang Derbi Milan pada lanjutan Serie A.
Getty Images

“Jika Lukaku datang ke Sanremo, saya akan menyambutnya. Tidak ada masalah pribadi. Apa yang Anda lakukan di lapangan tetap di lapangan. Jika Anda ingin datang, silakan,” ucap Ibrahimovic seperti dilansir Football5Star.com dari Mirror.

AC Milan saat ini berada di posisi kedua dengan selisih 4 poin dari Inter. Padahal sebelumnya Rossoneri memimpin puncak klasemen selama setengah musim. Tapi, Ibrahimovic yakin Milan bisa kembali rebut puncak klasemen.

“Tanpa para fans Milan, itu bukan derbi. Saya tahu mereka adalah fans Inter dan mereka setiap lima menit terus berulang kali mengatakan kepada saya jika mereka di puncak klasemen saat ini. Tapi saya tak mendengar mereka di enam bulan sebelumnya. Kami akan mengambil kembali posisi puncak klasemen, ” ucap Ibrahimovic.

Zlatan Ibrahimovic mengalami cedera saat laga melawan AS Roma, (1/3/21). Dia dipastikan absen di laga melawan Udinese dan Hellas Verona pekan ini dan diragukan untuk tampil di laga Liga Europa melawan Manchester United tengah pekan depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Zlatan Ibrahimovic Terancam Absen Lawan Manchester United

gamespool
Zlatan Ibrahimovic Terancam Absen Lawan Manchester United 12

Football5Star.com, Indonesia – Pemain AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, terancam absen melawan Manchester United di babak 16 besar Liga Europa karena menderita cedera. Ibrahimovic menderita cedera di laga melawan AS Roma, Senin (1/3/21).

Scan yang dilakukan Ibrahimovic pada Senin kemarin menunjukkan bahwa dia menderita cedera paha. Cedera itu akan dievaluasi ulang 10 hari kemudian. Dengan begitu, pemain asal Swedia itu dipastikan tak akan bermain di laga melawan Udinese dan Hellas Verona pekan ini. Dia juga diragukan untuk melawan mantan timnya, Manchester United.

Zlatan Ibrahimovic tak berdaya dan harus mengakui kehebatan Romelu Lukaku pada laga AC Milan vs Inter Milan.
tuttomercatoweb.com

Laga melawan Manchester United sendiri akan diadakan pada Jumat (12/3/21). Tapi, seharusnya Zlatan Ibrahimovic bisa pulih untuk bermain di leg kedua 7 hari setelahnya.

Seperti yang diketahui, laga Manchester United vs AC Milan bisa dibilang laga paling besar di babak 16 besar Liga Europa. Sorotan tentu saja akan ditujukan kepada Ibrahimovic yang bermain selama 1,5 musim di sana dari musim panas 2016 sampai musim dingin 2018.

Pemain berusia 39 tahun itu berhasil meraih juara Liga Europa, Piala Liga dan Community Shield dalam masa singkatnya bersama The Red Devils. Ibraimovic menderita cedera lutut parah saat di sana dan pindah ke LA Galaxy pada Maret 2018.

Musim ini, Zlatan Ibrahimovic bermain sangat fantastis untuk AC Milan. Dia sudah mencatatkan 16 gol dari 21 pertandingan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ibrahimovic: Enaknya Pemain Muda Saat Ini, Sekali Main Bagus Jadi Terkenal

GamesPools GIF

Football5star.com, Indonesia – Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic mengatakan bahwa persaingan untuk bisa dapatkan tempat utama di klub Serie A itu sangat kompetitif.

Menurut Ibrahimovic seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia , Sabtu (27/2/2021) melibatkan semua pemain dari yang junjor hingga senior.

Zlatan Ibrahimovic Inter Milan vs AC Milan - acmilancom

Sebagai salah satu pemain senior di Milan, Ibrahimovic mengaku tak peduli siapa pemain yang harus bersaing dengannya demi mendapat posisi utama di strategi Stefano Pioli.

“Saat Anda bermain di level ini, tekanannya sama, tidak peduli siapa Anda. Jika Anda ada di sini, maka Anda berhak berada di sini dan tidak ada yang menunggu sampai Anda benar-benar berkembang,” kata Ibrahimovic

“Saya tidak peduli Anda masih muda atau tidak, tidak ada waktu untuk disia-siakan di Milan. Anda harus bermain bagus sekarang juga,”tambah pemain asal Swedia tersebut.

Ditegaskan olehnya, saat satu pemain di posisi tertentu tidak dapat bermain bagus, AC Milan memiliki hak untuk membeli pemain baru.

“Jika saya tidak bermain bagus, Milan akan merekrut striker lain, itu berlaku untuk semua pemain,”

Meski begitu, eks pemain Barcelona dan Manchester United itu mengatakan bahwa di luar lapangan, pemain muda Milan tetap mendapat perlakuan yang sedikit berbeda.

“Di luar lapangan itu berbeda. Jika Anda adalah Rafael Leao, saya akan memperlakukan Anda dengan cara berbeda,” kata Ibrahimovic.

“Namun, jika Anda Simon Kjaer dan lebih dewasa, jelas itu berbeda, tapi di atas lapangan kami semua sama,”

Zlatan Ibrahimovic pun tak ketinggalan memberi kritik terhadap pemain muda yang saat ini lebih cepat mendapat pengakuan dari publik. Menurutnya kondisi itu sangat jauh berbeda saat memulai karier di sepak bola.

“Generasi baru ini, Anda hanya perlu bermain bagus selama lima menit dan Anda terlihat sebagai pemain hebat,”

Menurutnya, ia lebih senang dengan pemain dari generasi lama yang berjuang mati-matian baru bisa mendapat pengakuan dari publik.

Saya senang terbentuk dengan cara lama. Anda harus membuktikan diri sebelum bisa dipuji,” tutup Ibrahimovic


[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Zlatan Ibrahimovic Cibir Aksi Sosial LeBron James

gamespool
Zlatan Ibrahimovic Cibir Aksi Sosial LeBron James 19

Football5star.com, Indonesia – Bomber AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, tidak dibuat terkesan dengan berbagai aksi sosial yang dilakukan bintang NBA, LeBron James, dalam beberapa bulan terakhir. Ibrahimovic menyarankan James untuk fokus bermain basket dan tidak ikut campur urusan politik.

James memutuskan mencampuri urusan politik Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir. Keputusan tersebut dipicu oleh ketegangan rasial yang terjadi di Amerika Serikat sepanjang 2020.

“Apa yang dilakukan LeBron James merupakan sesuatu terpuji. Tapi, saya tidak menyukai orang-orang yang memanfaatkan statusnya untuk membicarakan masalah politik,” ujar Zlatan Ibrahimovic dikutip football5star dari Football Italia.

Zlatan Ibrahimovic - Milan - LeBron James - Sky Sports
Sky Sports

“Semua orang harus melakukan keahlian di bidangnya masing-masing. Saya menjadi atlet profesional karena piawai bermain sepak bola. Jika saya pintar dalam urusan politik, maka saya akan menjadi politikus,” kata Ibrahimovic menambahkan.

Lebih lanjut, Ibrahimovic mengatakan James sudah membuat kesalahan sebagai tokoh yang dipuji publik Amerika Serikat. Ia pun berharap tak ada atlet lainnya yang ikut campur masalah politik.

“James sudah melakukan kesalahan pertama sebagai tokoh yang diidolakan publik Amerika Serikat. Menurut saya, setiap atlet seharuanya tak ikut campur masalah seperti ini dan fokus di bidangnya masing-masing,” tandas Ibrahimovic.

James bukanlah atlet profesional yang kena cibir Ibrahimovic dalam sepekan terakhir. Beberapa waktu lalu, Ibrahimovic juga melempar sindiran pedas kepada bomber Inter Milan, Romelu Lukaku.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ibrahimovic: Ronaldo Pemain Terbaik dalam Sejarah Sepak Bola

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonsesia – Zlatan Ibrahimovic kembali menegaskan kekagumannya pada Ronaldo. Bagi bomber AC Milan, legenda Brasil itu sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.

Sudah menjadi rahasia umum jika Ibrahimovic penggemar berat Ronaldo. Ia mengatakan eks pemain Real Madrid, Inter Milan, dan AC Milan sebagai pemain yang komplet.

Kekaguman ini bahkan sampai membuat pemain berkebangsaan Swedia selalu membicarakan sang idola kepada semua orang yang bermain dengannya.

Di Malam Hari Berpesta, Di Pagi Hari Ronaldo Berlatih bak Binatang
goal

“Saya selalu memberi tahu semua orang yang bermain dengan saya. Ronaldo adalah sepak bola, dia lah sepak bola itu,” kata mantan penyerang Paris Saint-Germain seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Jumat (26/2/2021).

“Cara dia bergerak, cara dia melakukan langkah-langkah itu, langkahnya yang membingungkan. Menurut saya dia adalah pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Tidak diragukan lagi,” Zlatan Ibrahimovic menambahkan.

Kendati berbeda era, Ibrahimovic dan Ronaldo pernah berada satu lapangan. itu terjadi 2007 silam kala keduanya harus saling mengalahkan di lapangan.

Ketika itu legenda Brasil berseragam AC Milan. Sementara pria Swedia masih memperkuat Inter Milan. Melihat sang idola dari dekat, ia hanya bisa tersenyum.

Setelah itu pertemuan keduanya lebih sering terjadi di luar lapangan. Salah satunya saat Ronaldo datang ke Amerika Serikat. Ia bertemu dengan Ibrakadabra yang ketika itu berbaju Los Angeles Galaxy.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Romelu Lukaku Bermain Seperti Ibrahimovic pada Masa Emasnya

gamespool
Romelu Lukaku Bermain Seperti Ibrahimovic pada Masa Emasnya 26

Football5Star.com, Indonesia – Mantan pelatih Inter dan AC Milan, Alberto Zaccheroni, memuji penampilan Romelu Lukaku saat ini. Zaccheroni mengatakan bahwa permainan Lukaku saat ini mirip dengan Zlatan Ibrahimovic di beberapa tahun lalu.

Lukaku musim ini sudah mencetak 23 gol dari 30 pertandingan di semua kompetisi bersama Nerazzurri. Satu gol terakhirnya dia cetak saat laga Derbi Milan pada akhir pekan lalu. Zaccheroni menyebut bahwa Romelu Lukaku bisa membawa lini serang Inter sendirian, seperti Ibrahimovic pada masa emasnya.

Romelu Lukaku - Inter - Christian Vieri - Robert Lewandowski - Sports Finding
Sports Finding

“Lukaku menangani bagian penyerangan sendirian, seperti yang dilakukan Ibra dalam beberapa tahun lalu. Anda memberinya bola dan kemudian dia menciptakan serangan untuk Inter. Anda tidak bisa menekan Lukaku tanpa menguasai bola, dia teknis, cepat dan bertenaga. Kemudian Lautaro Martinez pandai menyerang ruang dan bergerak mengelilinginya,” kata Zaccheroni seperti dilansir Football5Star.com dari Il Giornale.

Zaccheroni yang pernah melatih Milan dan Inter itu mengakui bahwa dia tidak menyangka Nerazzurri bisa mengalahkan Rossoneri dengan skor 3-0 pada laga Derbi terakhir.

“Sejujurnya, saya tidak mengharapkannya, meskipun terbukti bahwa ini bukan momen terbaik untuk AC Milan. Inter memiliki tim terbaik tanpa keraguan, tetapi saya tidak mengharapkan mereka menang dengan sangat telak,” kata Alberto Zaccheroni.

Mantan pelatih timnas Jepang itu melanjutkan, “Nerazzurri adalah tim yang telah dibangun untuk memainkan peran utama karena Juventus tengah dalam masa transisi, banyak berubah dan melewati beberapa kesulitan. Kami semua menyatakan bahwa ini harus menjadi tahun Inter karena ada keinginan untuk menang setelah musim yang sulit.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Stefano Pioli Tak Masalah Zlatan Ibrahimovic Ikut Festival Musik Sanremo

gamespool
Stefano Pioli Tak Masalah Zlatan Ibrahimovic Ikut Festival Musik Sanremo 30

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, tak masalah pemain andalannya Zlatan Ibrahimovic ikut festival musik Sanremo saat jadwal Milan sedang padat-padatnya. Pioli mengatakan bahwa Milan sudah menyiapkan jadwal khusus untuknya.

Ibrahimovic mendapatkan kritikan dari berbagai pihak karena dia memutuskan untuk mengikuti festival musik tahunan Sanremo. Festival itu akan diadakan 2-6 Maret 2021. Padahal saat itu Milan akan bermain tiga kali, melawan AS Roma pada 1 Maret, Udinese pada 4 Maret, dan Verona pada 7 Maret. Pioli mengkonfirmasi bahwa Zlatan akan melewatkan beberapa sesi latihan tapi tetap akan bermain.

Stefano Pioli menilai kartu merah Zlatan Ibrahimovic jadi penentu hasil laga AC Milan vs Inter Milan pada perempat final Coppa Italia.
tuttomercatoweb

“Saya berbicara dengannya setiap hari. Minggu lalu kami mengatur jadwalnya, dia akan melewatkan beberapa sesi latihan, tetapi dia akan tersedia untuk pertandingan. Jika ada juara yang mampu menahan tekanan ini, itu adalah dia dia. Saya pikir dia lebih memiliki motivasi untuk membantu tim,” ucap Pioli seperti dilansir Football5Star.com dari Football Italia.

Milan akan bermain di babak 32 besar Liga Europa melawan Crvena Zvezda, Jumat (26/2/21). Pada leg pertama Milan tertahan 2-2. Pioli mengkonfirmasi bahwa Ismael Bennacer masih menderita cedera.

“Ini merupakan perjalanan yang sulit dan rumit, tetapi ketika level naik itu normal dan kami berhasil mengatasi beberapa kesulitan. Sekarang kami memiliki kendala baru dan kami memiliki keunggulan kecil yang tidak memungkinkan kami untuk mengelola permainan sebaliknya,” kata Pioli.

Stefano Pioli melanjutkan, “Kami harus memiliki banyak kualitas untuk lolos ke babak berikutnya. Bennacer cedera lagi. Untuk minggu ini, dia tidak akan bekerja dengan tim. Kami berharap dia segera kembali. (Franck) Kessie baik-baik saja. Dia tersedia untuk Besok. Lalu kami akan lihat pilihan apa yang harus diambil. Tim sadar akan kualitasnya. Kami ingin bereaksi. Kami ingin membuktikan bahwa kami bisa bermain bagus dan mendapatkan hasil itu mungkin.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Awal Maret, Zlatan Ibrahimovic akan Disibukkan Festival Sanremo

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Zlatan Ibrahimovic akan menjalani jadwal sangat padat pada awal Maret nanti. Selain membela AC Milan pada lanjutan Liga Italia, penyerang gaek asal Swedia itu juga akan tampil pada Festival Sanremo yang berlangsung dari 2 hingga 6 Maret 2021.

Kepastian Ibrahimovic tampil di festival musik tahunan di Sanremo diungkap Sinisa Mihajlovic, beberapa hari lalu. Pelatih Bologna itu juga memang akan tampil pada festival tersebut.

“Ya, saya akan ke Sanremo. Ibra dan saya akan bernyanyi. Untungnya, tak akan ada penonton. Ibra dan saya akan jadi duo gispi di panggung. Saya tak tahu apa yang akan terjadi. Itu akan menyenangkan, tapi saya tak tahu bila kami bernyanyi,” urai Mihajlovic seperti dikutip Football5Star.com dari La Repubblica.

Sinisa Mihajlovic dan Zlatan Ibrahimovic akan tampil di Festival Sanremo pada awal Maret nanti.
fanpage.it

Lebih lanjut, Mihajlovic mengungkapkan, “Dua hal yang buruk bila saya lakukan adalah bernyanyi dan menari. Saya tak tahu akan seberapa buruk itu. Kita lakukan saja dan lihat apa yang terjadi. Saya tahu Ibra juga tak bagus dalam bernyanyi. Soal menari, dia sedikit lebih baik dari saya.”

Kepastian tampil pada Festival Sanremo membuat Ibrahimovic akan dijejali jadwal padat. Itu karena Milan akan menghadapi Udinese pada 3 Maret. Selain itu, I Rossoneri juga dijadwalkan berlaga pada 1 dan 7 Maret menghadapi AS Roma dan Hellas Verona.

Ibrahimovic Bolak-balik Milanello-Sanremo

Menurut La Repubblica, Zlatan Ibrahimovic sudah kadung membuat perjanjian dan akan dibayar 250 ribu euro. Dia dijadwalkan tampil pada hari ketiga, yaitu pada 4 Maret 2021. Mengingat ada pertandingan pada sela-sela festival, dia pun tak bisa total berada di Sanremo sepanjang festival berlangsung.

Ibrahimovic dijadwalkan tinggal di Sanremo selama 3 hari dan 2 hari di Milanello, markas Milan. Untuk mempermudah mobilitas sang bintang, terbuka kemungkinan penggunaan helikopter atau bahkan pesawat pribadi karena ada Bandara Albenga di Liguria. Dia pun akan ditemani pelatih pribadi.

Ibrahimovic dijadwalkan berangkat ke Sanremo dari Milanello pada 1 Maret. Keesokan harinya, dia akan berlatih dan pada malam hari, Festival Sanremo akan dimulai. Pada Rabu, penyerang AC Milan itu akan kembali ke Milanello saat makan siang dan ikut pada laga lawan Udinese yang berlangsung pukul 20.45 waktu setempat.

Keesokan harinya, Ibrahimovic akan menjalani proses pemulihan pascalaga di Milanello, lalu bertolak lagi ke Sanremo. Pada hari inilah, dia dijadwalkan tampil. Berikutnya, pada 5 dan 6 Maret, kegiatannya adalah berlatih dan mengikuti kelanjutan festival.

Adapun pada Minggu (7/3/2021), Zlatan Ibrahimovic dijadwalkan tiba di Verona pada pagi hari untuk bergabung dengan rekan-rekannya yang akan menghadapi Hellas Verona pada pukul 15.00 waktu setempat.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Milan Kalah dari Inter, Ibrahimovic Akan Bawa Tapir pada Laga Berikutnya

gamespool
Milan Kalah dari Inter, Ibrahimovic Akan Bawa Tapir pada Laga Berikutnya 38

Football5star.com Indonesia – Zlatan Ibrahimovic mengaku AC Milan kurang beruntung ketika dipaksa kalah 0-3 dari Inter Milan. Karenanya, dia bertekad akan membawa tapir pada laga berikutnya demi menambah keberuntungan.

Dalam pertandingan Minggu (21/2) malam WIB itu, Milan memang tak berdaya mengatasi Inter Milan. Zlatan Ibrahimovic yang memiliki dua peluang emas pun harus merasakan nasib sial menghadapi ketangguhan kiper Samir Handanovic.

Jika Samir Handanovic Tak On Fire, AC Milan Mungkin Bisa Menang
Zimbio

Ketiga gol Inter Milan pada laga tersebut masing-masing dicetak melalui brace Lautaro Martinez, serta sebiji gol dari Romelu Lukaku. Sementara, Ibrahimovic harus melanjutkan kutukan tak bisa mencetak gol setiap timnya menjamu Inter Milan.

Akibat performa sekaligus kekalahan AC Milan itu, Zlatan Ibrahimovic dianugerahi Tapiro d’Oro oleh sebuah acara televisi, Striscia la Notizia. Hadiah piala Tapir Emas diberikan kepada orang ternama yang baru saja menderita kekalahan atau dipermalukan selama sepekan itu.

Tapiro d'Oro Zlatan Ibrahimovic AC Milan -Sempremilan
Sempremilan

Penghargaan bermuatan satire tersebut memang rutin diberikan dalam acara parodi, Striscia la Notizia, di stasiun televisi Italia, Canale 5. Umumnya, tak cuma olahragawan yang mendapat piala Tapir Emas, bisa juga selebritas atau politisi.

Kebetulan, Zlatan Ibrahimovic pada pekan ini memperoleh piala Tapir Emas untuk keenam kalinya. Pemberian itu lantas disikapi Zlatan dengan balas melontarkan lelucon.

“Kami melakukan banyak kesalahan (lawan Inter Milan), tapi kami akan bangkit. Pada pertandingan berikutnya, aku akan membawa tapir, mungkin itu bisa membawa keberuntungan,” ucap Zlatan Ibrahimovic, dikutip Football5star.com dari laman Football-Italia.

Ucapan Zlatan Ibrahimovic memang cukup beralasan. Pasalnya, AC Milan sedang melalui tren minor tiga pertandingan tanpa menang. Termasuk kalah dalam dua laga terakhir di Liga Italia.

Berikutnya, AC Milan akan menjamu Crvena Zvezda pada leg kedua babak 32 besar Liga Europa, Jumat (26/2) WIB. Lalu, lawan berat akan kembali dihadapi di Liga Italia, yakni AS Roma, pada akhir pekan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Romelu Lukaku: Siapa Keledainya Sekarang, Ibrahimovic?

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Romelu Lukaku melontarkan sindiran menohok kepada Zlatan Ibrahimovic setelah laga Derby della Madonnina, Minggu (21/2/2021). Striker Inter Milan itu pun tak lupa mengungkit kata-kata yang dilontarkan penyerang AC Milan tersebut pada perjumpaan sebelumnya.

Lukaku tampil gemilang saat Inter Milan menang 3-0 atas AC Milan pada Derbi Milan di San Siro. Dia membuat satu assist dan satu gol. Torehan gol pada laga itu pun menjadikan dia sebagai legenda baru karena selalu mencetak gol dalam lima edisi Derby della Madonnina secara beruntun.

Setelah mencetak gol ketiga Inter pada laga itu, Lukaku sangat emosional. Die berteriak sambil menunjuk dadanya. Menurut Sky Sport Italia, itu ditujukan kepada Ibrahimovic. Selepas pertandingan, eks pemain Manchester United itu tak ragu melontarkan sindiran pedas.

Romelu Lukaku tak dapat dijinakkan para pemain AC Milan saat Derby della Madonnina.
tuttomercatoweb.com

“Aku senang dengan kemenangan ini dan akan lebih manis bila ada para fan di sini,” kata Romelu Lukaku seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sport Italia. “Zlatan? Tak ada yang bersifat pribadi, tapi tolong tanyakan kepada dia siapakah keledainya sekarang?”

Kata “keledai” memang sempat dilontarkan Ibrahimovic saat cekcok dengan Lukaku. Kala itu, striker AC Milan tersebut berkata, “Lakukan saja voodoo-mu, keledai kecil! Pergilah dan mengadu kepada ibumu!”

Lukaku Penuhi Permintaan Ibunya

Romelu Lukaku mencetak 1 gol dan 1 assist saat Inter menang atas Milan pada Derby della Madonnina.
tuttomercatoweb.com

Romelu Lukaku bisa lepas mengatakan itu karena telah membuktikan diri lebih hebat dari Zlatan Ibrahimovic. Dia mencetak gol, menorehkan sejarah baru, dan membawa Inter meraih kemenangan. Sementara itu, sang rival justru meninggalkan lapangan pada menit ke-75 karena keram alias kejang otot.

Tamparan kepada Ibrahimovic itu pun jadi bakti kepada sang ibu, Adolphine. Seperti dilansir Het Nieuwsblad sehari sebelum laga Derbi Milan, Adolphine menyampaikan permintaan khusus. Dia berharap Lukaku dapat melakukan revans kepada striker AC Milan tersebut.

Romelu Lukaku berpeluang memberikan tamparan lebih keras kepada Zlatan Ibrahimovic pada akhir musim nanti. Itu bisa terjadi andai dia mampu menjadi top skorer dan membawa Inter Milan juara Liga Italia. Saat ini, dia tengah memimpin daftar marcatori dan I Nerazzurri kian kokoh sebagai capolista Serie A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Jadi Legenda Derbi Milan, Romelu Lukaku Lebih Baik dari Ibrahimovic

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Romelu Lukaku begitu emosional setelah menjebol gawang Gianluigi Donnarumma pada menit ke-66 laga Derby della Madonnina, Minggu (21/2/2021). Sembari menunjuk dadanya, dia berteriak, “Aku, aku, akulah yang terbaik! Berikan kepadaku dan aku akan mengurusnya. Aku sudah katakan itu!”

Tak jelas betul kepada siapa ucapan itu ditujukan Lukaku. Namun, bila merujuk laga Derbi Milan sebelumnya, sangat mungkin itu ditujukan kepada Zlatan Ibrahimovic. Pasalnya, dalam cekcok yang berujung kartu kuning dari wasit kala itu, Ibra sempat menyombongkan dirinya.

Kini, Ibrahimovic hanya bisa diam. Pada laga Derby della Madonnina di San Siro, dia tak bisa berbuat banyak bagi AC Milan yang lantas kalah 0-3. Bahkan, dia tak bermain penuh. Pada menit ke-75, pelatih Stefano Pioli menariknya dan memasukkan gelandang sayap Samu Castillejo.

Ibrahimovic pun sudah selayaknya menjura di hadapan Lukaku dan mengakui kehebatannya. Bukan apa-apa, pada laga itu, striker asal Belgia tersebut menahbiskan diri sebagai legenda baru pada Derbi Milan berkat golnya.

Mencetak gol ketiga Inter, Lukaku menjadi pemain ketiga yang mampu mencetak gol dalam empat edisi beruntun Derby della Madonnina pada pentas Serie A. Dua pemain yang lebih dulu melakukan hal tersebut adalah Benito Lorenzi untuk Inter pada 1950 dan Romeo Benetti bagi Milan pada musim 1972-73.

Lukaku Cetak Gol di 5 Derbi Milan

Zlatan Ibrahimovic tak berdaya dan harus mengakui kehebatan Romelu Lukaku pada laga AC Milan vs Inter Milan.
tuttomercatoweb.com

Tak hanya itu, Romelu Lukaku menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencetak gol dalam lima edisi beruntun Derbi Milan pada semua ajang. Selain menjebol gawang Milan pada empat laga Serie A, dia juga melakukan hal yang sama pada satu laga Coppa Italia.

Sebelum Lukaku, para pemain lain paling hanya mampu membuat gol dalam empat Derby della Madonnina secara beruntun. Selain Lorenzi dan Benetti, ada lima pemain lain yang mampu melakukan itu. Mereka adalah Giuseppe Meazza, Pietro Serantoni, Roberto Boninsegna, Amarildo, dan Andriy Shevchenko.

Ibrahimovic sebetulnya berpeluang masuk ke dalam daftar tersebut. Dalam tiga Derby della Madonnina terakhir, striker gaek asal Swedia itu selalu mampu mencetak gol. Namun, dia mejan dan gagal menjebol gawang Inter pada derbi kali ini.

Rekor mencetak gol dalam lima laga beruntun inilah yang menjadikan Lukaku sebagai legenda baru Derbi Milan. Rekor itu pun dipastikan sulit untuk dipatahkan karena dibuat sang striker pada lima penampilan awalnya pada derbi yang menautkan AC Milan dengan Inter Milan tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Donnarumma: Ibrahimovic akan Cetak Gol Penentu Kemenangan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Gianlugi Donnarumma menatap laga AC Milan vs Inter Milan, Minggu (21/2/2021) dengan percaya diri tinggi. Ia yakin bisa memenangkan Derby della Madonnina kali ini.

Kubu AC Milan menatap laga ini dengan antusias tinggi. Bahkan ratusan fan memberi dukungan langsung di Milanello saat skuat Stefano Pioli melangsungkan latihan.

Gianluigi Donnarumma sadar timnya harus bermain sebagus mungkin. Apalagi jika mampu memenangkan pertandingan mereka bisa kembali memimpin klasemen.

donnarumma ibrahimovic ac milan sempremilan
sempremilan.com

“Sudah lama sejak kami melihat derbi dengan tabel ini dan kami semua antusias dan sadar bahwa kami harus memainkan pertandingan yang bagus untuk membawa pulang hasil,” ungkap sang penjaga gawang kepada Gazzetta dello Sport, Sabtu (20/2/2021).

Keyakinan kiper timnas Italia kian tinggi. Sebab ada Zlatan Ibrahimovic di tubuh AC Milan. Sang bomber adalah senjata utama dan telah mencetak 14 gol musim ini.

Torehannya kala bersua Inter Milan juga cukup apik. Dalam tiga pertandingan terakhir dia selalu mencetak gol. Statistik ini pula yang membuat Donnarumma berani membayangkan jika Ibrahimovic yang akan mencetak gol kemenangan di San Siro besok.

“Saya memejamkan mata dan membayangkannya. Saya berharap Ibrahimovic akan mencetak gol penentu kemenangan kami,” ia menambahkan.

Musim ini, AC Milan dan Inter Milan sudah saling mengalahkan. I Rossonerri menang pada pertemuan pertama Serie A. Sementara La Beneamata menang pada perempat final Coppa Italia dengan skor identik, 2-1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

5 Fakta Gol di Derby della Madonnina pada Milenium Ketiga

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Laga AC Milan vs Inter Milan atau Derby della Madonnina akan jadi sajian utama pada giornata ke-23 Liga Italia, akhir pekan ini. Selain kerap diwarnai intrik seperti pada edisi terakhir, Januari lalu, laga ini pun hampir selalu diwarnai gol.

Pada milenium ketiga atau sejak 2000, tercatat hanya 4 kali laga Milan vs Inter berakhir tanpa gol. Sisanya, dalam 47 kesempatan, selalu tercipta setidaknya 1 gol. Bahkan, dalam empat edisi, sempat tercipta 5 gol atau lebih. Salah satunya kemenangan 6-0 I Rossoneri pada 11 Mei 2001.

Ingin tahu lebih banyak soal fakta seputar gol-gol yang tercipta pada pertemuan AC Milan vs Inter Milan? Berikut ini, Football5Star.com mengungkapkan 5 fakta gol di Derby della Madonnina sepanjang Milenium ketiga.

Dominasi Stranieri di Derby della Madonnina

Christian Eriksen memperkokoh dominasi stranieri dalam mencetak gol di laga AC Milan vs Inter Milan pada milenium ketiga.
tuttomercatoweb.com

Tercipta 135 gol dalam 51 laga AC Milan versus Inter Milan sejak 2000. Itu termasuk satu gol pada laga leg II perempat final Liga Champions 2004-05 yang lantas dinyatakan kemenangan WO bagi Milan. Gol pertama dicetak oleh Christian Vieri pada laga yang berlangsung 12 Januari 2000. Adapun gol ke-135 dicetak Christian Eriksen pada 26 Januari 2021.

Dari 135 gol itu, stranieri ‘pemain asing’ sangat dominan. Buktinya, 111 gol dibuat oleh legiun asing yang membela Inter Milan dan AC Milan. Itu berarti 82 persen dari total gol dalam 51 laga Derby della Madonnina sejak 2000. Adapun pemain berpaspor Italia hanya mampu membuat 24 gol.

Shevchenko Diintai Ibrahimovic

Andriy Shevchenko masih menjadi pemain tersubur Derby della Madonnina pada milenium ketiga dengan 13 gol.
Getty Images

Zlatan Ibrahimovic selalu mencetak gol dalam 3 edisi terakhir Derby della Madonnina. Total, dia menjejalkan 4 gol di gawang Inter Milan dalam 3 laga. Itu mendekatkan dia dengan Andriy Shevchenko sebagai pencetak gol terbanyak pada milenium ketiga.

Sejak 2000, Shevchenko adalah pemain tersubur di Derbi Milan. Striker legendaris Ukraina itu mampu melesakkan 13 gol. Itu termasuk gol yang dibuat pada laga leg II perempat final Liga Champions 2004-05 ketika AC Milan akhirnya dinyakan menang WO. Namun, kini dia didekati Ibrahimovic yang sudah mengemas 10 gol.

Baru Ada 2 Tripletta di Derby della Madonnina

Mendulang banyak gol pada laga AC Milan vs Inter Milan bukan hal mudah. Buktinya, sejak 2000, hanya tercipta dua tripletta alias hat-trick dalam 51 edisi Derby della Madonnina. Keduanya dicetak oleh striker Argentina yang membela Inter Milan, yakni Diego Milito dan Mauro Icardi.

Milito mencetak tripletta saat Inter menang 4-2 pada 6 Mei 2012. Sementara itu, Icardi membukukan tripletta ketika I Nerazzurri mengungguli I Rossoneri 3-2 pada 15 Oktober 2017. Gol Icardi yang melengkapi tripletta-nya saat itu dilesakkan lewat eksekusi penalti pada menit ke-90.

Satu Gol Bunuh Diri

Samir Handanovic satu-satunya pemain yang mencetak gol bunuh diri pada Derby della Madonnina sejak 2000.
sportface.it

Dari Christian Vieri hingga Christian Eriksen, tercatat sudah ada 70 pemain yang mencetak gol dalam Derby della Madonnina pada milenium ketiga. Di antara mereka, terselip nama kiper yang juga kapten Inter Milan saat ini, Samir Handanovic.

Gol yang dicetak Handanovic punya catatan tersendiri. Pasalnya, itu adalah satu-satunya gol bunuh diri dalam 51 edisi AC Milan vs Inter Milan sejak 2000. Gol bunuh diri itu dibuat Handanovic pada laga paruh pertama musim 2017-18. Gol bunuh dirinya menjadikan kedudukan 2-2. Beruntung bagi dia, Inter lantas menang berkat penalti Mauro Icardi pada menit terakhir.

Empat Gol Istimewa Lukaku

Romelu Lukaku jadi pemain pertama yang mencetak gol dalam empat Derby della Madonnina beruntun pada milenium ketiga.
tuttomercatoweb.com

Kesuksesan Romelu Lukaku membobol gawang Gianluigi Donnarumma pada leg II semifinal Coppa Italia, akhir Januari lalu, punya arti tersendiri. Itu menjadikan striker Belgia tersebut sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam empat edisi Derby della Madonnina secara beruntun pada milenium ketiga.

Sebelum Lukaku, pemain terakhir yang melakukan hal itu adalah Andriy Shevchenko pada peralihan milenium, yakni tahun 1999 hingga 2000. Dalam 4 laga yang berlangsung di ajang Serie A dan Coppa Italia itu, Shevchenko menjejalkan 5 gol ke gawang I Nerazzurri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Romelu Lukaku Lebih Sulit Dijaga daripada Zlatan Ibrahimovic

gamespool
Romelu Lukaku Lebih Sulit Dijaga daripada Zlatan Ibrahimovic 58

Football5Star.com, Indonesia – Legenda AC Milan, Alessandro Costacurta, mengungkapkan bahwa penyerang Inter, Romelu Lukaku, lebih menyulitkan untuk para bek ketimbang Zlatan Ibrahimovic. Costacurta menilai bahwa Lukaku bukan hanya memiliki kekuatan, tapi juga kecepatan.

Laga Derby della Madonnina antara AC Milan vs Inter akan diadakan pada Minggu, (21/2/21). Tentu saja sorotan utama akan dihadapkan ke dua bomber utama masing-masing tim, Lukaku dan Ibrahimovic. Apalagi keduanya baru saja konflik pada laga Derbi di Coppa Italia bulan lalu.

Keduanya sama-sama menjadi ujung tombak bagi masing-masing tim. Lukaku sudah mencetak 16 gol di Serie A dan Ibrahimovic 14 gol. Menurut Costacurta keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, tapi Lukaku lebih menyusahkan untuk dijaga.

AC Milan vs Inter Liga Italia Romelu Lukaku vs Zlatan Ibrahimovic 1 - thesun
The Sun

“’Ketika Anda memiliki seseorang dengan tinggi 190 cm dengan kecepatan Lukaku di depan Anda, seperti melawan Lazio, saya mendapat kesan bahwa dia tidak dapat dihentikan,” kata Costacurta seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sport Italia.

Dia melanjutkan, “Ibrahimovic lebih baik dalam menarik pemain lain, tetapi mungkin karena cara Inter bermain sekarang, Lukaku bisa lebih menjengkelkan bagi para bek daripada Ibrahimovic.”

Mantan pelatih Milan dan Inter, Alberto Zaccheroni, bahkan yakin bahwa tak ada satupun pemain yang bisa menjaga Romelu Lukaku saat ini.

“Saya pikir Lukaku bersama Cristiano Ronaldo adalah striker terkuat di Serie A. Saya tidak tahu apakah ada yang mampu menjaga Lukaku tanpa bantuan dari rekan satu tim. Saya tidak berpikir ada pemain lain di liga yang bisa.” kata Zaccheroni.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Fakta AC Milan vs Inter Milan: Zlatan Ibrahimovic Mandul, Romelu Lukaku Subur

gamespool
Fakta AC Milan vs Inter Milan: Zlatan Ibrahimovic Mandul, Romelu Lukaku Subur 65

Football5star.com Indonesia – Jelang Derby della Madonnina, AC Milan vs Inter Milan dalam lanjutan Liga Italia di San Siro, Minggu (21/2), Zlatan Ibrahimovic masih dihantui tulah kemandulan. Berbeda dengan Romelu Lukaku dari kubu Inter, yang justru tengah subur.

Padahal, sejatinya Zlatan Ibrahimovic punya rekam jejak apik ketika menghadapi Inter, yang notabene merupakan mantan klubnya. Pria berpaspor Swedia itu sudah 16 kali bersua I Nerazzurri, musuh tersering dihadapinya setelah AS Roma (20 kali).

AC Milan  Zlatan Ibrahimovic (@acmilan)
Twitter @ACMilan

Dalam hal torehan gol, Zlatan Ibrahimovic sudah membukukan 10 gol dan 2 assists dari 16 pertemuan dengan Inter Milan. Jumlah itu memang tak lebih banyak ketimbang ketika Ibrahimovic menghadapi Saint-Etienne (17 gol), atau AS Roma dan Palermo (12 gol).

Namun, tetap saja Zlatan Ibrahimovic sudah dilabeli sebagai mimpi buruk Inter. Bayangkan saja, dalam empat pertemuan terakhir di semua kompetisi, dia sudah 6 kali membobol gawang sang rival.

Gol-gol itu memang tak menjadi garansi bagi tim yang diperkuatnya lantas bisa memenangi pertandingan. Tapi, tetap saja ancaman dari pria berusia 39 tahun tersebut memang nyata bagi Inter Milan.

Ibrahimovic Paceklik Gol Kandang

Meski begitu, tifosi Inter mungkin tak akan terlalu mencemaskan Zlatan Ibrahimovic jelang pertemuan di Liga Italia akhir pekan nanti. Pasalnya, pada AC Milan vs Inter Milan kali ini, Ibrahimovic dan kawan-kawan akan bertindak sebagai tuan rumah.

Zlatan Ibrahimovic - AC Milan - Stefano Pioli - The Athletic
The Athletic

Sejarah berkata, status tuan rumah ketika menghadapi Inter justru kerap menghadirkan tulah bagi Zlatan Ibrahimovic. Dari total 10 gol yang dicetaknya ke gawang Inter, tak ada yang tercipta ketika bermain di kandang sendiri.

Artinya, Ibrahimovic justru melabeli dirinya sebagai raja tandang setiap bersua I Nerazzurri. Sebaliknya ketika menjamu Inter Milan, mantan pemain Barcelona itu kerap mengalami paceklik gol.

Total 9 gol dicetaknya dalam 10 pertandingan di kandang Inter, dua di antaranya ketika masih bersama Juventus. Sementara, satu gol lain dicetaknya ketika bermain di tempat netral.

Satu gol di tempat netral itu dilesakkan kala AC Milan menang 2-1 atas Inter pada Piala Super Italia 2011 di Beijing, Cina. Fakta yang aneh tapi nyata bagi seorang predator gawang lawan seperti Ibrahimovic.

Rekor Zlatan Ibrahimovic vs Inter Milan

  • KANDANG: 4 main, 2 menang, 2 kalah, 0 gol
  • TANDANG: 10 main, 3 menang, 2 seri, 5 kalah, 9 gol
  • NETRAL: 2 main, 1 menang, 1 kalah, 1 gol

Rekor Zlatan Ibrahimovic Bersama Klub vs Inter Milan

  • AJAX: 1 main, 1 kalah, 0 gol
  • JUVENTUS: 5 main, 2 menang, 1 seri, 2 kalah, 2 gol
  • BARCELONA: 3 main, 1 menang, 1 seri, 1 kalah, 0 gol
  • AC MILAN: 7 main, 3 menang, 4 kalah, 8 gol

Romelu Lukaku Siap Mencuri Panggung

AC Milan vs Inter  Liga Italia Romelu Lukaku vs Zlatan Ibrahimovic 1 - thesun

Berhulu dari data tersebut, pelatih Stefano Pioli, perlu menyiapkan strategi alternatif dalam duel AC Mila vs Inter Milan akhir pekan nanti. Jika kutukan laga kandang Ibrahimovic belum berhenti, pemain lain perlu disiapkan guna memecah kebuntuan.

Pasalnya di kubu lawan, Romelu Lukaku justru siap mencuri panggung. Pemain yang sempat terlibat keributan dengan Ibrahimovic pada perjumpaan di Coppa Italia pada bulan lalu itu punya tren bagus.

Semenjak bergabung dengan Inter, Romelu Lukaku tak pernah absen mencetak gol ke gawang AC Milan, baik kandang atau tandang. Total 4 gol dilesakkan dari masing-masing empat pertemuan AC Milan vs Inter Milan.

Romelu Lukaku Inter Milan(standard.co.uk)
Standard.co.uk

Dalam empat pertemuan tersebut, Romelu Lukaku berhasil membawa Inter Milan menang tiga kali dan sekali kalah Masing-masing kemenangan itu diraih dua di Liga Italia dan satu di Coppa Italia.

Rekor Romelu Lukaku vs AC Milan

  • KANDANG: 3 main, 2 menang, 1 kalah, 3 gol
  • TANDANG: 1 main, 1 menang, 1 gol

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sosok Zlatan Ibrahimovic di Mata Bek Anyar AC Milan

gamespool
Sosok Zlatan Ibrahimovic di Mata Bek Anyar AC Milan 69

Football5star.com, Indonesia – Bek anyar AC Milan, Fikayo Tomori, mengaku sangat kagum melihat kualitas yang dimiliki Zlatan Ibrahimovic. Menurut Tomori, Ibrahimovic memiliki karakter hebat dan merupakan pemimpin Rossonerri di atas lapangan.

Kehadiran Ibrahimovic memang menjadi salah satu faktor kegemilangan AC Milan sepanjang musim 2020-21. Pemain berusia 39 tahun itu tampil luar biasa dengan catatan 14 gol dan satu assist dari 12 penampilannya di ajang Liga Italia.

“Zlatan Ibrahimovic selalu bersikap baik kepada saya. Dia memiliki kepribadian hebat dan merupakan salah satu legenda terbesar di dunia sepak bola,” ujar Fikayo Tomori dikutip football5star dari Football Italia.

Fikayo Tomori - Zlatan Ibrahimovic - AC Milan - sportstar
Sportstar

“Ibrahimovic adalah seorang pemimpin dan semua orang bisa mendengar suaranya di atas lapangan serta sesi latihan. Dia tidak berteriak dengan maksud yang buruk. Dia selalu memotivasi pemain-pemain lain,” sambung Tomori.

Lebih lanjut, Tomori juga mengaku tak kaget dengan performa gemilang Ibrahimovic musim ini. Tomori mengatakan performa Ibrahimovic di atas lapangan merupakan cerminan sempurna atas mentalitas serta kepribadiannya.

“Semua orang bisa melihat dari cara Ibrahimovic bicara dan bermain. Jadi, saya tak heran melihatnya bisa tetap tampil gemilang di level tertinggi saat ini,” tandas Tomori.

Ibrahimovic bukanlah satu-satunya pemain senior yang berhasil mengubah nasib AC Milan dalam satu tahun terakhir. Bek asal Denmark, Simon Kjaer, juga disebut-sebut memiliki andil besar di ruang ganti dan sesi latihan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Romelu Lukaku dan Zlatan Ibrahimovic Diprediksi Ribut Lagi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – AC Milan akan menjamu Inter Milan di San Siro, Minggu (21/2/2021). Derby della Madonnina ketiga musim ini diprediksi kembali melibatkan persaingan Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku.

Seperti diketahui, pada pertemuan terakhir kedua klub di Coppa Italia, Zlatan Ibrahimovic terlibat keributan dengan Romelu Lukaku. Mereka beradu mulut sampai akhir babak pertama.

Bagi legenda Inter Milan, Andreas Brehme, kejadian serupa bisa saja terjadi lagi akhir pekan ini. Walau begitu dia berharap kedua bomber mau berjabat tangan.

andreas brehme
passioninter.com

“Hal seperti itu bisa terjadi lagi. Tapi saya yakin mereka harus berjabat tangan satu sama lain pada awal babak kedua. Semua orang akan senang melihatnya, apalagi apa yang mereka lakukan saat itu salah,” kata Andreas Brehme kepada Gazzetta dello Sport, Jumat (19/2/2021).

Terkait pertandingan, legenda Jerman meyakini Inter Milan akan memenangkannya. Keyakinan ini bukan tanpa alasan. Ia menilai mantan klubnya lebih diuntungkan karena memiliki waktu istirahat lebih panjang dari saudara tuanya.

Sedangkan AC Milan tengah dilanda kelelahan usai menjalani laga berat di Serbia saat ditahan imbang 2-2 oleh Crvena Zvezda di Liga Europa.

“Saya pikir Inter akan menang 2-1, tidak peduli siapa yang mencetak gol, yang terpenting adalah hasilnya. Mereka kian kompak dan sekarang hanya bermain seminggu sekali. Ini sangat menguntungkan karena Milan baru bertanding kemarin,” tutup Andreas Brehme.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Silvio Berlusconi Sarankan Zlatan Ibrahimovic Pensiun di AC Milan

gamespool
Silvio Berlusconi Sarankan Zlatan Ibrahimovic Pensiun di AC Milan 76

Football5Star.com, Indonesia – Pemilik AC Monza, Silvio Berlusconi, sarankan Zlatan Ibrahimovic untuk pensiun di klubnya saat ini AC Milan. Berlusconi mengatakan bahwa Ibrahimovic harus pensiun di saat performanya masih bagus, bukan saat menurun.

Ada beberapa laporan yang menyebut bahwa Monza akan coba merekrut Ibrahimovic jika mereka promosi ke Serie A. Tapi Berlusconi menyanggah rumor itu dengan menyebut bahwa Ibra sebaiknya pensiun di Milan.

Silvio Berlusconi menyumbangkan 10 juta euro untuk penanganan pasien Virus Corona di Lombardia.
calcionapoli1926.it

“Saya pikir Ibra harus mengakhiri karier indahnya di level tertinggi dan saya menyarankan dia untuk melakukannya di Milan,” ucap mantan Presiden Milan itu seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sport Italia.

AC Monza pimpinan Silvio Berlusconi saat ini punya peluang besar untuk promosi ke Serie A. Mereka berada di posisi ketiga dengan raihan 39 poin, berjarak 5 poin dari puncak klasemen, Empoli dan memiliki poin sama dengan posisi kedua, Cittadella.

Pertandingan Derby della Madonnina antara AC Milan vs Inter akan diadakan Minggu (21/2/21). Berlusconi mengakui dirinya saat ini sering menonton Inter, tapi tentu saja dia mendukung Milan pada laga nanti.

“Selama dua atau tiga bulan terakhir saya telah menonton beberapa pertandingan Inter dan mendapati diri saya, sebagai warga Milan, mendukung Nerazzurri. Saya suka Inter dan berharap mereka mendapatkan hasil yang bagus. Tapi jelas dalam derbi saya hanya akan mendukung Milan,” kata Berlusconi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Jelang Derbi Milan, Muncul Mural Pertengkaran Ibrahimovic vs Lukaku

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Derbi Milan alias Derby della Madonnina akan tersaji pada Minggu (21/2/2021). Sepekan jelang laga giornata ke-23 Serie A itu, atmosfer Kota Milan sudah dibakar oleh sebuah mural. Di dekat Stadion San Siro terpampang lukisan besar pertengkaran Zlatan Ibrahimovic dengan Romelu Lukaku.

Ibrahimovic dan Lukaku terlibat pertengkaran saat Derby della Madonnina yang berlangsung di perempat final Coppa Italia, akhir Januari lalu. Jelang babak pertama usai, kedua striker itu cekcok sampai berujung saling tanduk. Ketegangan itulah yang dijadikan mural di salah satu sudut Kota Milan.

Satu hal yang menarik, meskipun menggambarkan pertengkaran, mural itu justru dibuat pada hari kasih sayang, 14 Februari. Lalu, sebuah pesan damai juga tertera di sana. Sang pembuat mural menulis, “Face to face, heart to heart”.

Pertengkaran Ibrahimovic dengan Lukaku saat Derbi Milan pada perempat final Coppa Italia sempat jadi pergunjingan. Ada dugaan Ibra melontarkan kata-kata makian bernada rasial kepada Lukaku. Namun, hal itu buru-buru dibantah striker gaek asal Swedia tersebut.

Insiden saling tanduk antara Ibrahimovic dan Lukaku juga jadi perdebatan di antara beberapa pihak. Pasalnya, wasit Paolo Valeri hanya menghadiahkan kartu kuning kepada keduanya. Beberapa pihak menilai kedua pemain itu seharusnya dikartu merah.

Sosok Vital Derbi Milan

Romelu Lukaku dan Zlatan Ibrahimovic selalu mencetak gol dalam 3 edisi terakhir Derbi Milan.
Getty Images

Pembuatan mural dengan mengambil sosok Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku pun sesuai dengan gambaran Derbi Milan. Dalam empat edisi terakhir AC Milan menghadapi Inter Milan, selalu ada gol dari kedua striker ulung tersebut.

Ibrahimovic dan Lukaku sama-sama mencetak gol dalam tiga edisi terakhir Derby della Madonnina. Adapun dalam derbi yang berlangsung pada 21 September 2019, ada gol Lukaku dalam kemenangan 2-0 yang dituai Inter. Ibra ketika itu belum bergabung dengan Milan. Dia masih berkiprah di MLS.

Sosok Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku dipastikan jadi andalan kedua tim dalam Derbi Milan, akhir pekan depan. Bukan apa-apa, keduanya adalah pencetak gol terbanyak di tim masing-masing. Ibrahimovic mengemas 14 gol dalam 12 laga Serie A, sementara Lukaku menjaringkan 16 gol dari 21 penampilan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Andrea Belotti Jadi Suksesor Zlatan Ibrahimovic?

gamespool
Andrea Belotti Jadi Suksesor Zlatan Ibrahimovic? 83

Football5star.com, Indonesia – Raksasa Italia, AC Milan, dikabarkan sedang mengincar bomber Torino, Andrea Belotti, sebagai suksesor Zlatan Ibrahimovic. Rumor ini mencuat berkat laporan media kenamaan, Tuttosport.

Kontrak Zlatan Ibrahimovic akan berakhir pada musim panas 2021 mendatang. Selain itu, usia yang sudah menginjak angka 39 tahun membuat Ibrahimovic kemungkinan hanya akan bertahan di San Siro hingga musim panas 2022.

Faktor tersebut membuat AC Milan langsung mengambil ancang-ancang mencari pengganti Ibrahimovic. Belotti menjadi salah satu kandidat yang dipertimbangkan manajemen Rossonerri.

Andrea Belotti - AC Milan - Zlatan Ibrahimovic - Torino - @torinofc1906 2
instagram.com/torinofc1906

Kontrak Belotti bersama Torino akan berakhir pada 2022 mendatang. Jika tak setuju dengan proposal perpanjangan kontrak, Belotti bisa pindah ke AC Milan dengan harga miring pada bursa transfer musim panas 2021.

Situasi kontrak Belotti tentu membuat manajemen Torino kebakaran jenggot. Beberapa waktu lalu, presiden Il Toro, Urbano Cairo, sudah mengungkapkan kendala yang ia hadapi untuk mempertahankan Belotti dari kejaran klub-klub besar.

“Andrea Belotti sudah bersama kami semenjak 2015. Dia sudah pernah menandatangani perpanjangan kontrak dan kini kami berusaha kembali memperpanjang masa baktinya,” ujar Urbano Cairo dikutip football5star dari Football Italia.

“Kami sudah membuat penawaran yang cukup menggiurkan kepada Belotti. Tapi, dia harus terus dibujuk agar mau memperpanjang kontraknya,” sambung Cairo.

Musim ini, Belotti berhasil menunjukkan penampilan yang cukup baik. Pemain berusia 27 tahun itu berhasil menyumbang 11 gol dan enam assist dari 20 penampilannya di ajang Liga Italia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ronald Koeman Tak Heran Ibrahimovic Bisa Cetak Gol ke-501

gamespool
Ronald Koeman Tak Heran Ibrahimovic Bisa Cetak Gol ke-501 87

Football5star.com, Indonesia – Zlatan Ibrahimovic akhir pekan lalu, Minggu (7/2/2021) mencetak dua dari empat gol kemenangan AC Milan atas Crotone. Tambahan dua gol itu membuat Ibrahimovic telah menorehkan 501 gol sepanjang kariernya.

Capaiain ini membuat Ibrahimovic mendapat pujian dari banyak pihak. Salah satunya, pelatih Barcelona, Ronald Koeman. Pelatih asal Belanda itu mengaku tak heran jika Ibrahimovic masih menyandang bomber subur.

Paolo Maldini - Zlatan Ibrahimovic - AC Milan - Sportsdesk
Sportsdesk

“Saya tidak terkejut, saya bekerja dengannya di Ajax dan kualitasnya sudah sangat jelas,” kata Koeman seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Rabu (10/2).

“Dia terbukti menjadi salah satu penyerang terbaik di luar sana, meski usianya sudah tidak lagi muda, dia masih sangat bagus. Dia memiliki mentalitas juara dan senang melihatnya melakukan semua hal ini dengan begitu banyak klub yang berbeda,” tambah Koeman.

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli juga sama dengan Koeman. Pioli usai laga AC Milan melawan Crotone mengaku tak terkejut Ibrahimovic masih bisa diandalkan untuk mencetak gol.

“Apa yang Ibra lalukan, melihatnya saat ia sedang bersiap dan berlatih, sulit untuk terkejut. Dia adalah seorang juara. Sulit mempertahankan apa yang dia lakukan, ketika ia prima ia hampir selalu mencetak dua gol.”

“Dia membantu tim ini banyak berkembang. Kami puas, pertandingan ini tidak mudah sama sekali. Kami layak untuk menang,” kata Stefano Pioli.

“Ibrahimovic benar-benar merasa senang dengan apa yang kami lakukan, dan saya pikir apa yang terbaik dari Milan adalah membuat para pemain kami selalu merasa bahagia,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AC Milan Yakin Bisa Pertahankan Zlatan Ibrahimovic

gamespool
AC Milan Yakin Bisa Pertahankan Zlatan Ibrahimovic 91

Football5star.com, Indonesia – Direktur AC Milan, Paolo Maldini, merasa sangat yakin Zlatan Ibrahimovic akan menandatangani perpanjangan kontrak dalam beberapa pekan ke depan. Namun, Maldini mengatakan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Ibrahimovic.

Kontrak Ibrahimovic bersama Rossonerri akan habis pada musim panas 2021 mendatang. Hal tersebut membuat AC Milan kini sudah mengambil ancang-ancang untuk memperpanjang masa bakti Ibrahimovic.

“Kami adalah tim muda yang membutuhkan sosok pemimpin seperti Zlatan Ibrahimovic. Kami sebenarnya sudah berusaha mendaratkannya pada 2018 lalu. Waktu itu, Ibrahimovic masih memperkuat Los Angeles Galaxy,” ujar Paolo Maldini kepada beIN Sports.

Paolo Maldini - Zlatan Ibrahimovic - AC Milan - Sportsdesk
Sportsdesk

“Ibrahimovic sudah mengatakan keputusannya akan diambil berdasarkan kondisi fisiknya. Jika melihat permainannya saat ini, saya tak melihat adanya alasan kuat bagi Ibrahimovic untuk tak melanjutkan kisahnya di sini,” sambung Maldini.

Perpanjangan kontrak Ibrahimovic bukanlah satu-satunya hal yang membuat manajemen AC Milan sibuk. Saat ini, mereka juga sedang melakukan negosiasi perpanjangan konrak bersama Hakan Calhanoglu dan Gianluigi Donnarumma.

Proses negosiasi bersama kedua pemain itu berjalan cukup alot. Akan tetapi, Maldini masih merasa yakin keduanya bakal membubuhkan tanda tangan dalam waktu dekat.

“Untuk memperpanjang kontrak, kedua belah pihak harus terlebih dahulu mencapai kesepakatan. Proses menunggu kesepakatan ini merupakan sesuatu yang sangat wajar.”

“Calhanoglu dan Donnarumma adalah sosok yang sangat profesional. Keduanya benar-benar sangat fokus terhadap penampilan di atas lapangan. Kami tentu berharap akan bisa mencapai kesepakatan dengan keduanya dalam waktu dekat,” tandas Maldini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Tembus 500 Gol, Ibrahimovic Disanjung Franco Baresi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Zlatan Ibrahimovic kembali jadi penentu kemenangan AC Milan. Kali ini dua golnya membawa I Rossoneri menang 4-0 atas Crotone, Minggu (7/2/2021).

Tambahan dua gol membuat Zlatan Ibrahimovic telah mencetak 14 gol di Serie A musim ini. Namanya berada di urutan kedua top skorer sementara.

Di sisi lain, brace pemain asal Swedia juga menggoreskan tinta emas. Golnya di San Siro malam tadi membuatnya kini telah menembus 500 gol. Total dia telah mencetak 501 gol sepanjang karier profesionalnya.

Zlatan Ibrahimovic juga membuktikan bahwa usia yang nyaris menyentuh kepala empat tidak menghalangi insting membunuhnya di depan gawang. Fakta membuktikan bahwa dia lebih produktif saat sesudah kepala tiga.

Sebelum berusia 30 tahun mantan pemain Paris Saint-Germain mencatatkan 204 gol. Dan ketika sudah di atas 30 tahun torehan golnya melonjak menjadi 295 gol.

Apa yang diraih Zlatan Ibrahimovic juga membuat legenda AC Milan, Franco Baresi, takjub. Tidak ketinggalan, ia juga memberi selamat kepada sang bomber.

“Pemegang rekor @Ibra_official kuota ke-500. Kelas dunia,” tulis Franco Baresi di Twitter. Capaian pemain berjuluk Ibrakadabra musim ini memang menakjubkan.

Bagaimana tidak, 14 gol yang dibukukan Zlatan Ibrahimovic berasal dari 10 pertandingan saja. Dia memang sempat absen beberapa lama karena positif covid-19 dan cedera paha yang diderita.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Stefano Pioli Tak Kaget Lihat Zlatan Ibrahimovic Kembali Cetak Brace

gamespool
Stefano Pioli Tak Kaget Lihat Zlatan Ibrahimovic Kembali Cetak Brace 97

Football5star.com, Indonesia – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, merasa tak heran dengan penampilan gemilang Zlatan Ibrahimovic yang berhasil mencetak dua gol ke gawang Crotone, Minggu (7/2). Pioli tak merasa kaget karena selalu melihat cara Ibrahimovic berlatih.

Dua gol yang dicetak Ibrahimovic membuat AC Milan berhasil mengalahkan Crotone dengan skor telak, 4-0. Dua gol tambahan Rossonerri dicetak oleh Ante Rebic (69′) dan (70′).

“Jika melihat cara Zlatan Ibrahimovic berlatih, saya tentu sudah tak kaget lagi dengan penampilannya. Dia merupakan seseorang dengan mental juara yang sangat kuat,” ujar Stefano Pioli dikutip football5star dari laman Football Italia.

Zlatan Ibrahimovic - AC Milan - Crotone - Stefano Pioli - acmilan. com
acmilan.com

“Ibrahimovic mendapat tugas yang cukup sulit untuk mempertahankan performanya. Tapi, dia hampir selalu bisa mencetak brace ketika berada dalam kondisi terbaik,” sambung Pioli.

Kontrak Ibrahimovic bersama AC Milan akan berakhir pada musim panas 2021 mendatang. Hal tersebut membuat Pioli berharap Ibrahimovic bersedia menandatangani perpanjangan kontrak dalam waktu dekat.

“Ibrahimovic merasa sangat bahagia di sini. Menurut saya, hal terpenting yang harus kami pertahankan saat ini adalah kebahagiaan para pemain.”

“Semua orang tentu ingin melihat kami mencapai hasil terbaik. Jadi, saya yakin hal terbaik bagi Ibrahimovic saat ini adalah terus bermain bersama kami,” tutup Pioli.

Brace ke gawang Crotone membuat Ibrahimovic kini tercatat berhasil mengoleksi 14 gol di Liga Italia musim 2020-21. Hebatnya, 14 gol tersebut dicetak Ibrahimovic hanya dalam 11 penampilan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Kessie: Semua Keputusan Penalti Tetap Ada di Tangan Ibrahimovic

gamespool
Kessie: Semua Keputusan Penalti Tetap Ada di Tangan Ibrahimovic 101

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang AC Milan, Franck Kessie, tetap menyebut Zlatan Ibrahimovic sebagai penendang utama penalti walaupun kembali gagal mencetak gol. Kessie menyebut semua keputusan penalti ada di tangan Ibrahimovic.

AC Milan mendapatkan total penalti 14 dari 20 pertandingan di Serie A dengan Kessie mengambil 7 penalti, Ibrahimovic 6 penalti dan Hakan Calhanoglu 1 penalti.

Namun Ibrahimovic memiliki rasio gol 50 persen karena hanya mencetak 3 gol dari 6 penalti yang dia tendang. Terakhir ketika di laga melawan Bologna, (30/1/21) dimana dia kembali gagal dan beruntung Ante Rebic berhasil mencetak bola rebound. Laga pun berakhir 2-1 untuk kemenangan Rossoneri, dengan Kessie mencetak gol penalti kedua.

Kembali Gagal Penalti, Zlatan Ibrahimovic Tetap Jadi Penendang Utama AC Milan
Tacoma News Tribune

Tapi, dengan buruknya konversi gol penalti Zlatan Ibrahimovic, Kessie tetap menyebut semua keputusan siapa yang akan menendang penalti ada di pemain asal Swedia itu.

“Ibrahimovic adalah pengambil tendangan penalti yang berdedikasi. Di babak kedua dia membiarkan saya menendangnya, tapi dia adalah pengambil tendangan penalti yang berdedikasi. Semua tergantung dia, tendangan penalti lebih penting bagi striker,” ucap Kessie seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Kessie melanjutkan, “Pertandingan hari ini sangat penting, selalu sulit untuk bermain jauh dari rumah, terutama di Bologna. Kami menginginkan tiga poin.”

Kemenangan ini membuat Milan tetap berada di puncak klasemen dan tetap menjaga jarak dengan rivalnya, Inter Milan.

“Semua tim berlomba, tapi kami harus melaju dengan kecepatan yang lebih tinggi. Kami harus memikirkan diri kami sendiri, kami harus berjuang sampai akhir dan melakukan apa yang diperintahkan pelatih kepada kami,” kata Kessie.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ibrahimovic Terancam Hukuman Berat Jika Terbukti Lakukan Pelecehan Rasial

gamespool
Ibrahimovic Terancam Hukuman Berat Jika Terbukti Lakukan Pelecehan Rasial 105

Football5Star.com, Indonesia – Pemain AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, terancam hukuman berat jika terbukti melakukan pelecehan rasial kepada Romelu Lukaku di semi final Coppa Italia, (27/1/21). Namun, jika Ibrahimovic mendapatkan hukuman, AC Milan siap membelanya.

Komisi disiplin sudah memberi kedua pemain masing masing larangan bermain satu laga di Coppa Italia. Namun larangan itu memang karena Ibrahimovic terkena kartu merah dan Lukaku terkena suspensi. FIGC telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut untuk melihat apakah tindakan lebih lanjut diperlukan dan akan melihat rekaman video serta laporan wasit.

Stefano Pioli menilai kartu merah Zlatan Ibrahimovic jadi penentu hasil laga AC Milan vs Inter Milan pada perempat final Coppa Italia.
tuttomercatoweb.com

Menurut laporan Football5Star.com dari La Stampa, Ibra bisa terkena sanksi larangan bermain sampai 10 laga jika terbukti melakukan pelecehan rasial. Pernyataan Ibrahimovic yang disorot adalah ketika dia mengatakan “voodoo” dan “keledai kecil”.

Zlatan Ibrahimovic sendiri sudah menyanggah bahwa dia melaukan tindakan rasial. Paolo Maldini sendiri mengatakan bahwa pihak klub siap untuk membela sang pemain.

“Kita akan lihat bagaimana kelanjutannya. Jika seseorang mencoba menarik rasisme ke dalam ini, maka kami siap membela pemain kami, karena rasisme tidak ada hubungannya dengan Ibra. Dia meminta maaf kepada tim karena membiarkan mereka bermain dengan 10 orang. Lukaku menyerang rekan satu timnya tanpa alasan, jadi dia membela mereka,” kata Maldini.

Maldini melanjutkan, “Apa yang terjadi adalah itu berlangsung terlalu lama dan seharusnya ditutup lebih awal. Saya tidak mengharapkan apa pun selain dia menjadi Ibra, dan statistiknya luar biasa. Dia adalah pemain yang bersemangat, lapar, dan bertekad.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hasil Bologna vs AC Milan: Dua Penalti Menangkan Rossoneri

gamespool
Hasil Bologna vs AC Milan: Dua Penalti Menangkan Rossoneri 108

Football5star.com, Indonesia – Laga Serie A Italia antara Bologna vs AC Milan di Stadion Renato Dall’Ara, Sabtu (30/1/2021) berhasi dimenangkan oleh tim tamu. Rossoneri berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Rossoblu.

Pada babak pertama, tim tamu berinisiatif menyerang lini belakang Bologna. Kubu Rossoneri sempat dikagetkan dengan pergerakan pemain asal Jepang, Takehiro Tomiyasu. Sayangnya umpan cantik Tomiyasu gagal dimanfaatkan pemain depan Bologna.

Tak berselang lama, giliran Milan yang mendapat peluang emas. Menit ke-12, Theo Hernandez berpeluang mencetak gol lewat eksekusi free kick. Sayangnya sepakannya Hernandez masih bisa digagalkan Lukasz Skorupski.

Pertengahan babak pertama, Milan mendapat hadiah penalti. Akselerasi dari Rafael Leao dijatuhkan Mitchell Dijks. Wasit menunjuk titik putih. Zlatan Ibrahimovic yang jadi algojo. Namun sepakannya mampu dihalau Skorupski. Bola muntah berhasil disepak oleh Ante Rebic. Milan unggul 1-0.

Menit akhir babak pertama, Bologna mendapat peluang emas. Nicolas Dominguez berhadapan satu lawan satu dengan Donnarumma. Sayang sepakannya masih belum membobol gawang Milan. Skor 1-0 untuk keunggulan Milan bertahan di babak pertama.

Pada babak kedua, Milan kembali unggul cepat. Lima menit setelah kick off babak kedua, Rossoneri unggul 2-0. Wasit kembali menunjuk titik putih setelah pelanggaran pemain Bologna. Kali ini Franck Kessie yang jadi algojo dan suskes memperdaya Skorupski.

Menit ke-81, Bologna berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol pemain pengganti Andrea Poli memanfaatkan umpan dari Andreas Skov Olsen yang juga baru masuk di babak kedua. Skor 2-1 bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan pemain Bologna vs AC Milan:

Bologna (4-2-3-1): 28-Lukasz Skorupski; 14-Takehiro Tomiyasu, 23-Danilo, 5-Adama Soumaoro, 25-Mitchell Dijks; 3-Jerdy Schouten, 8-Nicolas Dominguez; 7-Ricardo Orsolini, 21-Roberto Soriano, 10-Nicola Sansone; 99-Musa Barrow.

Kartu kuning; Mitchell Dijk, Roberto Soriano

Kartu merah:

Pelatih: Sinisa Mihajlovic

AC Milan (4-2-3-1): 99-Gianluigi Donnarumma, 19-Theo Hernandez, 13-Alessio Romagnoli, 23-Fikayo Tomori, 2-Davide Calabria; 79-Franck Kessie, 8-Sandro Tonali; 12-Ante Rebic, 17-Rafael Leao, 56-Alexis Saelemaekers; 11- Zlatan Ibrahimovic

Kartu kuning; Ante Rebic

Kartu merah:

Pelatih: Stefano Pioli

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Mihajlovic: Milan Bisa Gaet Mandzukic atas Restu Ibrahimovic

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Keberhasilan AC Milan menggaet Mario Mandzukic ternyata atas restu Zlatan Ibrahimovic. Inilah yang diungkapkan pelatih Bologna, Sinisa Mihajlovic.

Mario Mandzukic jadi pemain anyar AC Milan pada paruh kedua musim ini. Menurut Sinisa Mihajlovic, kehadiran bomber Kroasia akan membuat lini depan I Rossoneri kian menyeramkan.

Kendati mengakui level Ibra masih di atas, ia percaya eks Bayern Munich akan menularkan mentalitas pemenang di Milanello.

Mario Mandzukic Puji Para Pemain Muda AC Milan
@IFTVOfficial

“Jika Milan mendatangkannya itu karena mereka mereka sudah mendapat restu dari Ibrahimovic. Dia tipe pemain yang sama, sangat liar dan kuat. Ibra berada di level yang lebih tinggi, tapi Mandzukic telah melakukannya dengan baik selama kariernya,” ujar Miha kepada Sky Sport Italia, Sabtu (30/1/2021).

“Dia akan membawa mentalitas kemenangan. Jika mereka ingin memenangkan sesuatu bagus untuk merekrut pemain muda. Tapi mereka juga butuh pemain yang tahu bagaimana caranya menang dan Mario adalah salah satunya,” ungkapnya.

Terkait laga Bologna vs AC Milan di Renato Del’Ara, pelatih berkebangsaan Serbia berkeyakinan Ibrahimovic akan mencetak gol. Sekali pun baru tersandung masalah dengan Romelu Lukaku, hal tersebut tidak akan memengaruhinya.

“Pertarungan dnegan Lukaku? Dia tidak akan terganggu. Dia akan datang untuk menang. Saya yakin dengan kualitas yang dia punya dia akan mencetak gol,” tutup Sinisa Mihajlovic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Dituduh Lakukan Pelecehan Rasial, Ibrahimovic Dibela Paul Pogba

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Umpatan Zlatan Ibrahimovic ke Romelu Lukaku pada laga Inter Milan vs AC Milan diyakini berbau rasial. Pasalnya bomber Milan menyebut penyerang Inter dengan sebutan vodoo.

Apa yang dikatakan Zlatan Ibrahimovic pun menuai prokontra. Bahkan mulai banyak pihak yang terlibat dalam persoalan ini. Salah satunya Paul Pogba.

Paul Pogba yang pernah satu tim bersama Ibrahimovic dan Lukaku di Manchester United menegaskan bahwa eks timnas Swedia bukan sosok rasial. Buktinya, mereka berteman baik kendati berbeda warna kulit.

“Zlatan rasial? Dia sangat mencintai saya jadi dia orang terakhir yang menurut saya rasial. Ayolah jangan bercanda dengan yang satu ini,” tulis Paul Pogba di Twitter untuk menghangatkan suasana.

Friksi yang terjadi antara dua mantan pemain Manchester United memang cukup mengagetkan. Apalagi selama ini mereka dikenal punya hubungan harmonis sebagai teman.

Namun, tampaknya tensi panas pada laga sekelas Derby della Madonnina membuat mereka terbawa suasana. Ibrahimovic sejatinya sudah membantah bahwa kata vodoo yang dilontarkan sebagai ungkapan rasial.

Kubu AC Milan menyebut jika itu sebagai sindiran bomber 39 tahun kepada Lukaku terkait masa lalunya. Ini bermula saat penyerang Inter Milan masih bermain di Everton 2018 lalu.

Ketika itu ia menolak perpanjangan kontrak yang ditawarkan Everton. Dan menurut pengakuan pemilik The Toffees, Farhad Moshiri, penolakan tersebut terjadi karena ada pesan dari ibunya yang sedang berziarah di Afrika soal pesan vodoo agar dia menolak perpanjangan kontrak.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]