Prediksi Zorya vs Leicester City

cover Zorya vs Leicester
Prediksi Zorya vs Leicester City 8
ezgif.com crop
Prediksi Zorya vs Leicester City 9
PREDIKSI HASIL
Whoscored
Zorya 1-2 Leicester
Predictz
Zorya 1-2 Leicester
Forebet
Zorya 1-3 Leicester
FOOTBALL5STAR
Zorya 0-1 Leicester
Slavutych-Arena, Jumat (4/12/2020), 00:55 WIB (SCTV)

Football5Star.com, Indonesia – Prediksi Zorya vs Leicester City yang bakal tersaji di Slavutych-Arena, Jumat (4/12/2020) dini hari WIB tampak mengarah ke tim tamu. Meski tak terlalu dalam kondisi ideal, Leicester tampaknya di atas kertas lebih baik dari tuan rumah.

Zorya memang belakangan tengah dalam performa yang menanjak setelah tak terkalahkan dalam tiga laga beruntun, termasuk hempaskan AEK Athens tiga gol tak berbalas. Namun, performna anak asuh Viktor Skripnik itu tak terlalu bagus di Liga Europa. Kemenangan di markas AEK Athens, jadi satu-satunya raihan positif mereka di Liga Europa musim ini setelah tiga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Meski memang, tim asal Ukraina itu bisa saja menang karena Leicester City datang dengan mentalitas yang kurang apik. Pasukan Brendan Rodgers itu dalam kondisi tak ideal. Sebab, usai kalah 0-3 dari Liverpool, mereka langsung tanpa kemenangan tiga partai terakhir. Bahkan, mereka ditekuk 1-2 oleh Fulham di kandang sendiri.

Maka dari itu, Prediksi Zorya vs Leicester City akan sangat menarik untuk dinantikan. Meski, tampaknya Leicester bakal sukses memenangi partai nanti.

REKOR PERTEMUAN
head to head Zorya vs Leicester City
TREN PERFORMA
Lima laga terakhir Zorya vs Leicester City
Prediksi Zorya vs Leicester City 10
ezgif.com crop
Prediksi Zorya vs Leicester City 11
STATISTIK MENARIK
  • Prediksi Zorya vs Leicester City akan menguntungkan tim tamu. Karena faktanya dalam tiga laga melawan tim asal Inggris, Zorya selalu kalah.
  • Tak cuma itu, mereka juga belum sama sekali berhasil mencetak gol ke gawang tim Inggris.
  • Zorya hanya memenangkan satu dari delapan pertandingan kandang di penyisihan grup Liga Eropa, kalah lima dari enam pertandingan terakhir.
  • Kemenangan 2-1 Leicester di Athena pada Matchday 2 mengakhiri rentetan tiga kekalahan tandang Eropa berturut-turut.
  • Leicester memenangkan hanya tiga dari 11 pertandingan tandang di kompetisi UEFA (D2 L6).
 PELATIH
  • Pelatih Zorya, Viktor Skripnik baru sekali melawan Leicester City, yakni saat timnya kalah 0-3 di pertemuan perdana.
  • Itu jua jadi satu-satunya pertemuan dia dengan nahkoda Leicester, Brendan Rodgers.
  • Prediksi Zorya vs Leicester City bakal menarik. Karena laga nanti pun akan jadi partai kedua bagi Rodgers hadapi Zorya.

Wasit
  • Partai nanti akan diwasiti oleh Espen Eskas didampingi Oystein Ytterland dan Isaak Elias Skjeseth Bashevkin sebagai asisten wasit.
  • Ini adalah kali pertama Eskas menjadi wasit pada laga Zorya.
  • Prediksi Zorya vs Leicester City akan sangat menarik dinantikan. Karena wasit Norwegia itu belum pernah sekalipun menjadi wasit Leicester.
  • Total Espen Eskas menjadi wasit putaran final Liga Europa juga baru dua kali saja sejak 2019-2020. Meski dia sudah empat kali menjadi pengadil dalam kualifikasi Liga Europa
PEMAIN KUNCI

Zorya

Top Scorer: Vladlen Yurchenko, Vladyslav Kabaev, Artem Gromov (1)
Top Assist: Yehor Nazaryna, Dmytro Ivanisenya, Mihailo Perovic (1)
Top Rating: Vladlen Yurchenko (6,79)

Leicester City

Top Scorer: Kelechi Iheanacho (3)
Top Assist: Kelechi Iheanacho (3)
Top Rating: James Maddison (7,78)

*Statitik berdasar dari situs Whoscored.com di Liga Europa 2020-2021

BERITA KEDUA TIM
  • Zorya: Maksym Kazakov (cedera), Vitalli Vernydub (akumulasi)
  • Leicester City: Daniel Amartey, Timothy Castagne (cedera), Ricardo Pereira, Caglar Soyuncu, Wilfred Ndidi (diragukan)
PRAKIRAAN FORMASI
line up Zorya vs Leicester

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Liga Europa: Kalahkan Zorya, Manchester United Lolos ke 32 Besar

Football5star, Indonesia – Manchester United melangkah ke Babak 32 Besar Liga Europa usai mengalahkan Zorya Luhansk dengan skor 2-0.

Pada laga Matchday VI Grup A yang dihelat di Chornomorets Stadium, Odessa, Jumat (9/12/2016) dinihari WIB, MU memainkan sebagian besar pemain intinya namun mengistirahatkan David De Gea. Zlatan Ibrahimovic tetap dipasang sebagai tumpuan di lini depan.

Ini karena MU punya kewajiban menang demi mendapatkan tiket lolos ke dari fase grup. MU pun tampil dominan seperti dicatat Soccernet dengan menciptakan 17 attempts, delapan di antaranya mengarah ke sasaran.

Sementara Zorya hanya diberikan lima attempts dengan dua yang mengarah ke kiper Sergio Romero. Meski tampil dominan, MU gagal membongkar pertahanan Zorya di babak pertama dan harus puas bermain imbang tanpa gol.

Tiga menit selepas restart, MU akhirnya memecah kebuntuan lewat gol Henrikh Mkhitaryan. Menggiring bola dari lapangan tengah, Mkhitaryan menggocek dua pemain lawan sebelum berhadapan dengan kiper Levchenko.

Mkhitaryan dengan tenang menceploskan bola ke dalam gawang untuk membawa MU unggul sekaligus bikin gol pertamanya bersama MU.

MU berusaha menambah gol lagi tapi peluang yang didapat selalu gagal menaklukkan kiper Zorya. Sampai akhirnya dua menit jelang waktu normal habis, MU mengandakan skor lewat Zlatan Ibrahimovic.

Lewat skema serangan balik, Ibrahimovic yang mendapat umpan terobosan dari Paul Pogba dengan mudah menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan yang memperdaya kiper lawan.

Skor 2-0 bertahan untuk kemenangan MU dan ini membuat mereka lolos ke fase 32 besar sebagai runner-up Grup A dengan 12 poin dari enam pertandingan. Fenerbahce lolos sebagai juara grup dengan 13 poin usai menang 1-0 atas Feyenoord lewat gol Moussa Sow.

Sementara itu, Zorya finis sebagai juru kunci dengan raihan dua poin.

Susunan Pemain

Zorya: Levchenko, Sukhotskiy, Sivakov, Chaykovskiy, Petriak, Kharatin (Grechyshkin 57′), Forster, Karavaev, Bezborodko (Bonaventure 54′), Ljubenovic (Lipartia 72′), Opanasenko

Manchester United: Romero; Young, Bailly, Rojo, Blind; Pogba, Rooney (Fellaini 70′), Herrera; Mkhitaryan (Fosu-Mensah 85′), Ibrahimovic, Mata (Lingard 65′)

Berita Bola: Manchester United Kalah 1-2 Dari Fenerbahce

Football5star.com, Istanbul — Manchester United menelan kekalahan 1-2 saat berhadapan dengan Fenerbahce. Pemain termahal The Red Devils, Paul Pogba, juga mengalami cedera di laga itu.

Saat melakoni pertandingan di Sukru Saracoglu Stadium, Jumat (4/11/2016) dini hari WIB, MU sebenarnya tampil amat dominan dalam peguasaan bola. Situs resmi turnamen mencatat mereka mampu melakukan 65 persen ball possession

Dalam pertandingan itu, MU kebobolan gol cepat. Moussa Sow mampu melepaskan gol indah dengan satu tendangan akrobatik. Dia berdiri di antara Marcos Rojo dan Daley Blind saat menyambut umpan Hasan Ali Kaldirim.

Sow yang membelakangi gawang lalu melepaskan tendangan salto. Bolanya masuk ke pojok kiri atas gawang David De Gea. Gol itu menjadi satu satunya di babak pertama, tuan rumah unggul 1-0.

Di babak kedua, MU yang terus menyerang kembali kebobolan. Lewat satu tendangan bebas, Jeremain Lens menjebol gawang MU. Bolanya melengkung masuk ke gawang De Gea.

MU baru bisa membalas satu menit menjelang waktu normal habis. Wayne Rooney yang menjadi pencetak golnya, via tendangan jarak jauh yang dibikin.

Di sepanjang pertandingan, tim besutan Jose Mourinho itu cuma melakukan dua percobaan tepat sasaran, empat percobaan melenceng, tiga lainnya diblok.

Di pertandingan lainnya, Feyenord bermain imbang 1-1 saat melawat ke kandang Zorya. Gol dari Nicolai Joergensen di menit 15 membawa tim tamu unggul, yang disamakan oleh Rafael Forster.

Dengan kekalahan ini, posisi MU di klasemen Grup A kini terjepit. Mereka ada di bawah Feyenord dan Fenerbahce yang mengumpulkan tujuh angka. MU tertinggal satu poin.

Susunan pemain

Fenerbahce: Volkan Demirel, Sener, Kjaer, Skrtel, Hasan Ali, Topal, Lens, Alper (Neust├Ądter 82′), Josef, Sen (Emenike 68′), Sow (Ismail 86′)

MU: De Gea; Darmian, Rojo, Blind, Shaw, Herrera, Pogba (Ibrahimovic 30′), Schneiderlin (Mata 46′), Rashford (Mkhitaryan 61′), Rooney, Martial

Liga Inggris: Lupakan Euforia di Liga Europa, Mourinho Fokus Menghadapi Stoke City

Manajer Manchester United, Jose Mourinho enggan larut dalam euforia menyambut kemenangan atas tim Ukraina, Zorya, di pentas Liga Europa, Jumat (30/9) dini hari WIB. Bagi Mourinho, terpenting sekarang mulai fokus mengincar kemenangan atas Stoke City di pentas Premier League.

Zlatan Ibrahimovic menjadi penyelamat The Red Devils, yang kalah pada matchday pertama Liga Europa, kontra Feyenoord. Mourinho mengatakan, dirinya langsung mengalihkan fokus pada lanjutan Premier League kontra Stoke City pada Minggu (2/10).

“Kami pernah menelan tiga kekalahan dalam satu pekan, dan kali ini tiga kemenangan dalam satu pekan. Saya tidak frustrasi dengan kekalahan itu dan biasa saja dengan kemenangan ini,” kata Mourinho kepada BT Sport seperti dilansir Soccerway.

“Kami punya pertandingan kontra Stoke City di Premier League pada hari Minggu, dan itu adalah hal yang terpenting saat ini,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, pria asal Portugal tersebut mengomentari jalannya pertandingan kontra Zorya. Menurutnya, tim asuhannya cukup kesulitan dengan strategi bertahan total yang dilakukan tim tamu.

“Pertandingan yang sulit. Kami punya peluang di babak pertama dan seharusnya bisa mencetak gol. Andai hal itu terjadi, pertandingan akan berjalan berbeda,” ujar Mourinho.

“Mereka sangat terorganisir dengan begitu banyak pemain yang bertahan, tapi punya serangan balik berbahaya. Jadi ini adalah pertandingan yang sulit, dan kemenangan yang penting,” pungkas dia.

Manchester United: Alasan Mourinho Semprot Staf Pelatih di Laga Kontra Zorya

Manajer Manchester United Jose Mourinho sempat kepergok memarahi anggota staf pelatihnya di tengah pertandingan melawan wakil Ukraina, FC Zorya Luhansk, yang dimenangi dengan skor tipis 1-0 di Stadion Old Trafford, Jumat (30/9) dini hari WIB.

Momen tersebut terjadi saat jeda babak pertama. Berawal saat Mourinho bersama asistennya, Rui Faria, memberikan intruksi kepada Paul Pogba.

Mourinho berang dengan hasil analisis yang ditunjukkan asistennya. Tak hanya Rui Faria, Giovanni Cerra yang merupakan staf analisis pun kena semprot dari pria berumur 53 tahun tersebut.

Ternyata, ada kekeliruan dari hasil analisis staf pelatih terkait laga tersebut. Alhasil, Man United tampak kesulitan meladeni perlawanan tamunya.

https://www.youtube.com/watch?time_continue=32&v=YmQjOKiRiZM

“Itu merupakan situasi set pieces dan organisasi permainan, namun mereka mengubah tim sebelum pertandingan” ucap Mourinho seperti dilansir The Guardian.

“Paul Pogba merasa kebingungan dengan perubahan tersebut, dan tentu saya meminta kepada asisten saya untuk mengurusi semua detail,” imbuhnya.

Man United memang mendapat kesulitan. Meski memegang penguasaan bola hingga 71%, tapi hanya sanggup melepas dua tembakan ke arah gawang dari 15 kali percobaan. Bahkan, gol Zlatan Ibrahimovic lahir dari upaya pertama tembakan yang mengarah ke gawang.