Atta Halilintar Bereaksi Soal Ulah Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Atta Halilintar akhirnya bereaksi soal ulah dua pemain AHHA PS Pati FC, Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun. Dalam hatinya yang terdalam, Atta meminta maaf atas kejadian beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, nama dua pemain itu memang menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir ini. Pertama Syaiful Indra yang dicorot karena melancarkan tendangan kung fu ke arah wajah pemain Persiraja Banda Aceh, Muhammad Nadhiif.

Tendang Wajah Pemain Persiraja, Syaiful Indra Cahya Minta Maaf Atta Halilintar Bereaksi Soal Ulah Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun

Lalu nama Zulham pun ikut terbawa karena memicu keributan antarpemain. Dua kejadian dari dua pemain berbeda itu bikin YouTuber ternama itu kecewa berat.

“Saya minta maaf dari dalam hati terdalam, atas kejadian tak mengenakkan dari pemain kami saat pertandingan lawan Persiraja,” ungkap Atta Halilintar dalam Instagram pribadinya.

Tendang Wajah Pemain Persiraja, Syaiful Indra Cahya Minta Maaf Atta Halilintar Bereaksi Soal Ulah Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun

“Kami dari manajemen, sudah memberi peringatan keras dan memulangkannya. Semoga jadi pelajaran untuk pemain lain,” sambung dia.

Atta Halilintar Berharap Pemainnya Belajar dari Kasus Itu

Atta berharap kejadian dari Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya benar-benar jadi pelajaran pemain AHHA PS Pati FC lainnya. Dia mengingatkan kepada pemainnya untuk bisa respek kepada siapapun lawannya.

Yudha Febrian Berulah Lagi dan Bikin Marah Atta Halilintar? Atta Halilintar Bereaksi Soal Ulah Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun

“Semoga ini jadi pelajaran buat ke depan. Semoga di kemudian hari kami bisa main dewasa dan respek serta menghargai lawan-lawan kami. Aku pribadi sekali lagi dari hati yang terdalam, mohon maaf kepada Persiraja, pendukungnya, dan masyarakat Banda Aceh,” pungkas dia.

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Atta Halilintar akhirnya bereaksi soal ulah dua pemain AHHA PS Pati FC, Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun. Dalam hatinya yang terdalam, Atta meminta maaf atas kejadian beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, nama dua pemain itu memang menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir ini. Pertama Syaiful Indra yang dicorot karena melancarkan tendangan kung fu ke arah wajah pemain Persiraja Banda Aceh, Muhammad Nadhiif.

Tendang Wajah Pemain Persiraja, Syaiful Indra Cahya Minta Maaf Atta Halilintar Bereaksi Soal Ulah Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun

Lalu nama Zulham pun ikut terbawa karena memicu keributan antarpemain. Dua kejadian dari dua pemain berbeda itu bikin YouTuber ternama itu kecewa berat.

“Saya minta maaf dari dalam hati terdalam, atas kejadian tak mengenakkan dari pemain kami saat pertandingan lawan Persiraja,” ungkap Atta Halilintar dalam Instagram pribadinya.

Tendang Wajah Pemain Persiraja, Syaiful Indra Cahya Minta Maaf Atta Halilintar Bereaksi Soal Ulah Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun

“Kami dari manajemen, sudah memberi peringatan keras dan memulangkannya. Semoga jadi pelajaran untuk pemain lain,” sambung dia.

Atta Halilintar Berharap Pemainnya Belajar dari Kasus Itu

Atta berharap kejadian dari Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya benar-benar jadi pelajaran pemain AHHA PS Pati FC lainnya. Dia mengingatkan kepada pemainnya untuk bisa respek kepada siapapun lawannya.

Yudha Febrian Berulah Lagi dan Bikin Marah Atta Halilintar? Atta Halilintar Bereaksi Soal Ulah Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun

“Semoga ini jadi pelajaran buat ke depan. Semoga di kemudian hari kami bisa main dewasa dan respek serta menghargai lawan-lawan kami. Aku pribadi sekali lagi dari hati yang terdalam, mohon maaf kepada Persiraja, pendukungnya, dan masyarakat Banda Aceh,” pungkas dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bos Persiraja Geram dengan Syaiful Indra Cahya: Malu-Maluin!

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Bos Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam, mengaku geram dengan kelakukan Syaiful Indra Cahya kepada pemainnya, Muhammad Nadhiif. Dia bahkan menyebut kelakukan Syaiful Indra memalukan.

Seperti diketahui, nama Syaiful Indra dua hari terakhir jadi sorotan usai uji coba antara Persiraja vs AHHA PS Pati FC, Senin (6/9/2021). Hal itu selepas dia melancarkan tendangan kung fu ke arah wajah Muhammad Nadhiif. Bahkan, kondisi itu sempat membuat Nadhiif terkapar.

Tendang Wajah Pemain Persiraja, Syaiful Indra Cahya Minta Maaf

Menanggapi hal itu, Nazaruddin tampaknya geregetan dengan ulah Syaiful Indra. Apalagi, yang dilakukan oleh Indra terjadi dalam laga persahabatan, bukan kompetisi resmi.

Kasih Keras! Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun Dipulangkan AHHA PS Pati FC

“Itu malu-maluin saja. Saya sangat kecewa. Itu bukan kompetisi namanya tapi ajang perkelahian. Uji coba itu persahabatan,” ungkap Nazaruddin saat dihubungi oleh awak media.

Tak Cuma Syaiful Indra Cahya, Nazaruddin Geram kepada Zulham

Bukan cuma kesal kepada Syaiful Indra Cahya, Nazaruddin Dek Gam jua geram dengan aksi Zulham Zamrun. Zulham sendiri dalam laga itu disorot karena memicu keributan antarpemain.

Tendang Wajah Pemain Persiraja, Syaiful Indra Cahya Minta Maaf

Situasinya pun tak jauh berbeda, yakni diawali dengan perebutan bola. Dalam tayangan yang beredar di media sosial, Zulham tampak agresif mengambil bola hingga menekel dua pemain Persiraja sekaligus. Keributan pun tak terelakkan karena pemain sama-sama tersulut emosi.

“Yang saya sayangkan itu dua-duanya timnas. Yang saya minta pelatih timnas untuk evaluasi buat dua pemain itu. Seleksi pemain timnas harus lebih ketat, moralnya harus dijaga,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun Dipulangkan AHHA PS Pati FC

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Manajemen AHHA PS Pati FC akhirnya bersikap keras dengan memulangkan Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun. Mereka pun meminta maaf kepada pihak Persiraja Banda Aceh karena kejadian tak mengenakkan sebelumnya.

Seperti diketahui, nama dua pemain itu memang menjadi sorotan dalam dua hari terakhir ini. Pertama Syaiful Indra yang dicorot karena kelakuannya melancarkan tendangan kung fu ke arah wajah pemain Persiraja Banda Aceh, Muhammad Nadhiif.

Tendang Wajah Pemain Persiraja, Syaiful Indra Cahya Minta Maaf

Lalu nama Zulham pun ikut terbawa karena memicu keributan antarpemain. Dua kejadian dari dua pemain berbeda itu jelas sangat disayangkan. Terlebih kedua tim cuma melakukan pertandingan persahabatan saja.

“Untuk nama-nama pemain tersebut (Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun) kami pulangkan dari pemusatan latihan di Jakarta, karena melakukan hal yang tak pantas dicontoh pada pertandingan persahabatan melawan Persiraja,” kata COO AHHA PS Pati, Divo Sashendra, Selasa (7/9/2021).

Kasih Keras! Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun Dipulangkan AHHA PS Pati FC

Dia menjelaskan, ini menjadi bukti tindakan tegas manajemen agar tidak terulang lagi di kemudian hari. “Benar-benar jadi pelajaran untuk pemain agar lebih dapat menjunjung tinggi nilai respek,” sambung dia.

AHHA PS PATI FC Minta Maaf atas Kelakuan Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya

Sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden itu, manajer AHHA PS Pati, Doni Setiabudi bersama Syaiful Indra menemui manajemen dan pemain Persiraja. Manajemen AHHA PS Pati diterima oleh Sekretaris tim Persiraja, Rahmat Djailani dan pemain M Nadhif di sebuah hotel di kawasan Tangerang.

“Chairman, official dan manajemen tim AHHA PS Pati dari hati terdalam dengan ini memohon maaf kepada pemain, manajemen Persiraja dan tentunya pada masyarakat Indonesia,” ucap Doni Setiabudi atau akrab disapa Jalu.

Kasih Keras! Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun Dipulangkan AHHA PS Pati FC

Diakuinya, apa yang diperlihatkan adalah harus diakui memang tidak patut untuk dicontoh yang dilakukan pemannya. Dia menambahkan, Uji coba lawan Persiraja ini memberikan pengalaman dan pelajaran penting untuk timnya.

“Bahwa respek kepada lawan adalah jauh lebih penting nilainya dibandingkan dengan sebuah kemenangan,” tegas Jalu. Dia berharap, semoga pengalaman ini dapat membuat AHHA PS Pati lebih dewasa dan dapat makin lebih menjunjung tinggi apa yang disebut dengan respek,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Klub Papan Bawah Liga 1 2020 Akan Main Masa Bodoh

Klub Papan Bawah Liga 1 2020 Akan Main Masa Bodoh 23

Football5Star.com, Indonesia – Tanpa ada degradasi, Liga 1 2020 disebut akan terasa hambar dan cuma akan seru pada persaingan papan atas. Tim-tim yang nantinya tampil kurang baik di papan bawah dianggap akan masa bodoh.

Seperti diketahui, Liga 1 2020 rencananya akan mulai kembali dihelat pada 1 Oktober mendatang. PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator sudah mengeluarkan beberapa regulasi baru, salah satunya soal penghapusan degradasi musim ini.

Bintang Persib Bandung, Zulham Zamrun, menyebut kalau tak ada degradasi musim ini akan mengurangi nilai jual Liga 1 2020. Dia menganggap nantinya persaingan panas dan seru hanya terjadi di papan atas. Sisanya, pasti akan main masa bodoh karena tak akan turun kasta ke Liga 2.

Hasil Persis vs Persib: Gol Beckham dan Zulham Benamkan Persis

“Mungkin akan ada yang berjalan seru atau tidak berjalan seru, karena tidak ada degradasi. Seperti tim yang merebut posisi juara mungkin persaingannya lebih seru,” ungkap Zulham Zamrun, dikutip dari Simamaung.

“Kalau yang di papan bawah tidak seru lagi karena sudah masa bodoh karena tidak degradasi. Paling serunya di papan atas saja,” sambung eks pemain Persipura Jayapura itu.

Hal senada jua sebelumnya disuarakan oleh Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. DIa sebenarnya setuju Liga 1 2020 tanpa degradasi. Tapi memang hal itu membuat Liga 1 jadi tak bernyawa.

“Saran saya untuk empat klub Liga 1 paling bawah dan mereka akan bertanding melawan empat tim teratas dari Liga 2. Jadi nanti akan ada semacam laga play-off,” papar Robert Alberts.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Zulham Zamrun Sudah Dianggap Seperti Gubernur di Ternate

Zulham Zamrun Sudah Dianggap Seperti Gubernur di Ternate 27

Football5Star.com, Indonesia – Kepopuleran bintang Persib Bandung, Zulham Zamrun bahkan sudah seperti Gubernur di Ternate. Hal itu dibeberkan langsung oleh rekannya di Persib, Ardi Idrus yang jua berasal dari Ternate.

Sepanjang perjalanan kariernya, Zulham memang mengharumkan nama Ternate. Setelah lulus dari Persiter Ternate, dia memperkuat beberapa klub besar, dari mulai Mitra Kukar, Persipura Jayapura, PSM Makassar, hingga Persib Bandung.

Bahkan, saudara kandung Zulvin Zamrun itu sudah berhasil meraih dua gelar, yakni Piala Presiden 2015 bersama Persib, dan Piala Indonesia kala membela PSM Makassar. Istimewanya, dia jua sukses mengantarkan Timnas Indonesia raih gelar runner-up Piala AFF 2016 lalu.

Rekan satu timnya, Ardi Idrus, menyebut kalau Zulham sangat fenomenal di kampungnya. Bahkan, levelnya eks penggawa Persipura Jayapur itu sudah superstar bahkan seperti Gubernur Ternate.

Zulham Zamrun resmi kembali ke Persib Bandung setelah meninggalkan PSM Makassar

“Dia (Zulham Zamrun) bisa dibilang seperti Gubernur di sana. Super star. Itu juga yang memotivasi saya untuk sukses di dunia sepak bola,” tutur Ardi dalam kanal YouTube Hamka Story 23.

Selain sukses di level klub, Zulham memang berhasil meraih beberapa penghargaan individu. Dia didaulat menjadi top skorer Piala Presiden dan Piala Indonesia. Lalu jua jadi pemain terbaik pada dua ajang tersebut.

Kini, Zulham Zamrun kembali berseragam Maung Bandung setelah direkrut pada awal musim lalu. Bersama Persib Bandung musim ini, pemain berusia 32 tahun tersebut baru mentas dalam satu pertandingan

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Terungkap, Alasan Zulham Zamrun Kesampingkan Persib Demi Persipura

Terungkap, Alasan Zulham Zamrun Kesampingkan Persib Demi Persipura 31

Football5Star.com – Indonesia, Zulham Zamrun buka suara soal pilihannya ke Persipura Jayapura ketimbang memperkuat Persib Bandung pada ISL 2015 silam. Padahal, kala itu Persib sudah lebih dahulu memintanya bergabung.

Zulham Zamrun memang sempat memperkuat Mutiara Hitam -julukan Persipura- pada 2015 lalu saat Liga Indonesia berjudul QNB League. Tapi sayang, saat itu pemain yang kini berusia 32 tahun tersebut cuma dua kali tampil, meski jua mengemas dua gol karena liga berhenti di tengah jalan.

Selanjutnya, Indonesia menggelar beberapa turnamen dan Zulham akhirnya direkrut ke Persib Bandung. Sempat ada sengketa saat itu antara Persipura dan Zulham. Tapi akhirnya Persib mendapatkan jasa sang pemain.

“Sebenarnya yang duluan 2015 (Liga Indonesia) itu awalnya Persib Bandung duluan, negosiasi dengan Zulham. Cuma Zulham lebih mengambil keputusan memilih Persipura,” ungkap Zulham dalam YouTube Hamka Story 23.

Zulham Zamrun kembali memperkuat Persib Bandung karena rindu kepada para bobotoh.

Saat itu, turnamen Piala Presiden digelar. Tapi Persipura Jayapura memilih untuk tak ambil bagian dalam turnamen tersebut, Eks pemain Mitra Kukar itu akhirnya ke pelukan Maung Bandung.

“Piala Presiden diselenggarakan, Persipura tidak ikut serta dalam turnamen tersebut. Jadi, saya membayar kesalahan saya (tidak memilih Persib) atau istilahnya dengan cara meminta maaf, saya ke Persib Bandung untuk mengikuti Piala Presiden,” pungkas Zulham.

Bersama Persib Bandung, Zuham Zamrun tampil fenomenal. Dia membawa Maung Bandung saat itu menjadi juara Piala Presiden 2015. Dia didaulat sebagai top skorer sekaligus pemain terbaik turnamen tersebut. Kini, Zulham kembali berseragam Persib setelah sempat pulang ke Mitra Kukar dan gabung PSM Makassar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Persib yang Bikin Bangga Indonesia

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Dalam skuat Persib Bandung di Liga 1 2020, ada lima pemain di antaranya yang membuat bangga Indonesia. Mereka berhasil membantu Timnas Indonesia meraih prestasi internasional.

Maung Bandung -julukan Persib- memang tak pernah absen mengirimkan pemain ke Timnas Indonesia. Apalagi, beberapa di antara pemain tersebut merupakan produk asli binaan sendiri.

Tak sampai di situ, pemain itu jua berhasil mengantarkan prestasi dan bikin bangga Indonesia. Lantas, siapa saja mereka? Berikut 5 pemain Persib yang bikin bangga Indonesia versi Football5Star:

Febri Haryadi

Febri Haryadi, boleh dibilang menjadi langganan Timnas Indonesia di bawah nahkoda siapapun. Sejak 2014 lalu, dia sudah memperkuat Indonesia U-19, lalu naik ke U-23 dan dipanggil ke timnas senior.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Persib yang Bikin Bangga Indonesia
PSSI

Sejak melawan Myanmar 21 Maret 2017 lalu, Febri total sudah memiliki 15 caps Indonesia. Dia jua masuk ke dalam timnas yang mampu merah medali perunggu SEA Games 2017 dan jadi runner-u Aceh World Solidarity Cup 2017.

Beckham Putra

Masih berusia 18 tahun, prestasi Beckham Putra tak bisa dipandang sebelah mata. Dia pernah menjadi top skorer Liga 1 U-19 2018 saat Persib juara. Alhasil, tim pelatih Timnas U-19 mulai meliriknya.

Beckham Putra - Persib Bandung - Badak Lampung - @beckhamputran 2

Beckham kemudian dipanggil oleh Fakhri Husaini ikut dalam Piala AFF U-19. Dia berhasil mengantarkan Indonesia meraih peringkat ketiga. Tak cuma itu, Beckham jua sukses mencatatkan empat gol di sana.

Dedi Kusnandar

Nama Dedi Kusnandar sudah mencuri perhatian saat membawa Persib U-18 juara Piala Soeratin 2006 dan Pelita Jaya U-21 jadi kampiun ISL U-21 2008. Sudah sejak 2008, dia dipanggil oleh Timnas Indonesia pada kelompk usia U-17.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Persib yang Bikin Bangga Indonesia
https://www.instagram.com/dedikusnandar11/

Beberapa penghargaan sukses diberikan Dedi saat masuk skuat Timnas INdonesia. Dia meraih medali perak SEA Games 2013, hingga runner-up Piala AFF 2016 silam.

Gian Zola

Satu lagi pemain muda Persib yang bikin bangga Indonesia, yakni Gian Zola. Sejak 2016, Zola memang acap bolak-balik dipanggil Indonesia. Dari mulai U-17, U-23, hingga senior.

https://www.instagram.com/p/BuWUTbvneCO/

Gian Zola bahkan sudah mencetak gol debutnya di Timnas senior. Hal itu saat Indonesia menang 2-0 atas Kamboja dalam uji coba 8 Juni 2017. Dia jua jadi bagian dalam skuat Indonesia yang juarai Piala AFF U-22 2019 kemarin.

Zulham Zamrun

Terakhir ada Zulham Zamrun. Pemain yang baru saja kembali ke pelukan Persib itu jua sudah memberikan andil buat Indonesia. Zulham sudah dipanggil ke tmnas senior sejak melawan Arab Saudi 7 Oktober 2011 silam.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Persib yang Bikin Bangga Indonesia
Instagram

Zulham juga total sudah menorehkan lima gol dalam 21 caps bersama Indonesia. Puncaknya saat dia membawa Indonesia asuhan Alfred Riedl kala itu bersama Dedi Kusnandar jadi runner-up Piala AFF 2016.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Zulham Zamrun dan Gian Zola Tersingkir dari Skuat Persib

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Dua pemain pilar Persib Bandung, Zulham Zamrun dan Gian Zola Nasrullah tersingkir dari skuat utama. Akan tetapi, bukan berarti keduanya didepak dari skuat Maung Bandung.

Zulham dan Zola tak diikutsertakan oleh tim pelatih pada daftar skuat yang akan bertolak menuju Malang untuk melakoni laga kontra Arema FC. Persib akan dijamu Arema pada laga kedua Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan pada Minggu (8/3/2020) mendatang.

Akan tetapi, tak hanya Zulham dan Zola saja dari skuat Persib yang tak bertolak ke Malang. Tercatat, ada empat pemain lainnya yang dipastikan tak masuk dalam daftar skuat. Mereka adalah Dhika Bayangkara, Henhen Herdiana, Mario Jardel, Erwin Ramdani.

Meski tak ikut serta dalam pertandingan melawan Arema nanti, keenam pemain tersebut tetap akan melakukan latihan di Bandung. Mereka akan dipandu dengan menu latihan yang akan diberikan melalui jajaran pelatih lainnya.

“Pemain yang di Bandung berlatih bersama Pak Gilang (Kusumah),” ujar asisten pelatih Persib, Budiman Yunus pada Kamis (5/3/2020); seperti dikutip Football5Star.com dari laman Republikbobotoh.

Jika menilik dari laga sebelumnya yakni saat melawan Persela Lamongan pada Minggu (1/3/2020) lalu, keenam pemain tersebut memang tak masuk dalam daftar skuat utama pada laga tersebut.

Laga kontra Arema FC mendatang boleh dibilang merupakan ujian serius bagi skuat Maung Bandung. Selain merupakan laga tandang perdana di musim ini, Supardi Nasir dkk juga akan diuji dengan atmosfer pertandingan yang diprediksi akan berlangsung panas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kembali Perkuat Persib, Ini Peran Baru Zulham Zamrun

Football5star.com, Indonesia – Zulham Zamrun diproyeksikan oleh pelatih Persib Robert Rene Alberts jalani peran baru di tim Maung Bandung tersebut. Menurut Robert, nantinya Zulham bakal jadi penyerang tengah bukan seorang winger.

Meski Zulham selama ini selalu jadi winger seperti saat memperkuat PSM, Robert menyebut bahwa pemain 31 tahun tersebut sempat ia mainkan sebagai ujung tombak saat melatih di tim Juku Eja.

Zulham Zamrun resmi kembali ke Persib Bandung setelah meninggalkan PSM Makassar
persib.co.id

“Dia juga striker. Kami sudah memiliki banyak winger saat ini dan Zulham juga bisa bermain di posisi striker. Dia melakukan itu bersama saya di Makassar dan dia juga bisa bermain dengan bagus,” terang Robert seperti dikutip Football5star.com dari simamaung, Selasa (5/2/2020).

Namun, Robert menyebut nantinya Zulham pun bakal jadi pemain pelapis utamanya di laga melawan tim kuat pada Liga 1 2020. Menurut Robert, Zulham ialah tipikal pemain yang mampu berperan di posisi mana di lini depan.

“Tentunya. Dan jangan lupa dia juga mempunyai pengalaman. Dia sudah tahu kebutuhan di liga seperti apa. Kini kami mempunyai satu striker pelapis yang muda dan satu lainnya penyerang yang berpengalaman” kata pelatiha asal Belanda tersebut.

Pemain kelahiran Ternate ini pada Liga 1 2019 bersama PSM torehkan 4 gol dan 2 assist dari 21 pertandingan. Pada 2015 lalu, Zulham jadi salah satu pemain penting saat Persib meraih Piala Presiden, ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik dan menyabet gelar top skor turnamen tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tiga Alasan Zulham Zamrun Kembali ke Persib Bandung

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Zulham Zamrun telah resmi kembali memperkuat Persib Bandung. Selasa (4/2/2020), winger berumur 31 tahun itu diumumkan sebagai rekrutan baru Maung Bandung dengan kontrak berdurasi satu musim.

Perekrutan kembali pemain yang musim lalu membela PSM Makassar tersebut tak ubahnya CLBK. Itu karena sang pemain sebelumnya juga pernah membela Persib Bandung. Pada 2015, dia bahkan menjadi pujaan para bobotoh karena tampil ciamik saat mengantarkan Maung Bandung ke podium juara Piala Presiden.

Kembali ke Kota Kembang, Zulham mengaku sangat senang. Dia pun lantas mengemukakan beberapa alasan yang mendasari putusannya bergabung lagi dengan Pangeran Biru. Secara khusus, dia setidaknya mengemukakan tiga alasan.

Ingin kembali diasuh Robert Alberts jadi salah satu alasan Zulham Zamrun kembali ke Persib Bandung.
psmmakassar.co.id

Alasan pertama yang dikemukakan Zulham Zamrun adalah kerinduan yang membuncah. “Alasan saya kembali ke sini tak lain adalah kerinduan saya dengan Persib dan juga terhadap bobotoh yang selalu luar biasa dalam mendukung tim,” ujar dia seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Persib.

Sementara itu, alasan kedua yang membuat Zulham tertarik kembali memperkuat Maung Bandung adalah keberadaan pelatih Robert Alberts. “(Alasan) Kedua, bertemu dengan mantan pelatih saya selama tiga tahun bersama di PSM (Makassar) dan ingin kembali lagi bekerja sama dengan beliau,” kata pemain kelahiran Ternate tersebut.

Adapun alasan ketiga yang dikemukakan Zulham Zamrun adalah ambisi besar. Untuk itu, dia pun siap bersaing dengan para pemain lain demi mendapatkan tempat utama. “Saya tahu di sini banyak pemain-pemain bagus dari lini ke lini, semua sangat mumpuni. Tapi alasan saya kembali ke sini karena saya ingin memberikan sesuatu buat Persib,” urai pemain jebolan Persiter Ternate itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Zulham Zamrun Kembali, Tradisi Ini Kian Kuat di Persib Bandung

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Tanda tanya soal pemain baru Persib Bandung berikutnya terjawab. Bukan Geoffrey Castillion yang menawan saat melawan Melaka United atapun Saddil Ramdani yang santer dirumorkan belakangan ini, sang rekrutan baru adalah Zulham Zamrun.

Selasa (4/2/2020), Persib Bandung resmi mengumumkan perekrutan Zulham Zamrun. Pemain yang musim lalu memperkuat PSM Makassar tersebut diikat kontrak selama satu musim untuk Liga 1 2020.

Zulham jadi pemain keempat yang resmi direkrut Persib Bandung jelang Liga 1 2020. Tiga pemain yang lebih dulu didatangkan ke Kota Kembang adalah Victor Igbonefo, Beni Oktovianto, dan Teja Paku Alam.

Zulham Zamrun bukan sosok asing bagi para bobotoh. Dia sampat 1,5 tahun memperkuat Maung Bandung dari Agustus 2015 hingga Desember 2016. Pemain yang pernah membela Persipura Jayapura ini jadi idola berkat penampilan cemerlangnya saat membawa Persib menjuarai Piala Presiden 2015.

Perekrutan kembali Zulham Zamrun memperkuat sebuah tradisi di Persib Bandung. Dalam beberapa musim terakhir, Maung Bandung selalu rajin merekrut kembali mantan pemain. Musim ini, selain Zulham, Maung Bandung juga memulangkan Igbonefo yang sempat jadi andalan pada Liga 1 2018.

Musim lalu, Persib Bandung mendatangkan kembali Achmad Jufriyanto. Pemain bertahan ini sebelumnya tercatat dua periode memperkuat Pangeran Biru, yakni 2013-15 dan 2017. Adapun pada musim 2018, Persib memulangkan Eka Ramdani dari Mitra Kukar.

Pada Liga 1 2017, tradisi memulangkan mantan pemain malah lebih kental. Tiga pemain direkrut kembali dari Sriwijaya FC. Mereka adalah Achmad Jufriyanto, Supardi, dan Wildansyah.

Dari para pemain yag kembali direkrut itu, Supardi merupakan yang paling langgeng. Dia bahkan menjadi kapten Maung Bandung. Patut dinantikan apakah Zulham Zamrun dan Victor Igbonefo akan mampu menapaki jejaknya ataukah kembali untuk sesaat saja.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pamitan dari PSM, Zulham Zamrun Buka Peluang Gabung Persib

Banner E-Magazine Januari 2020

Football5Star.com – Zulham Zamrun buka suara soal masa depannya usai berpamitan dengan PSM Makassar. Dia mengaku menunggu tawaran Persib Bandung dan siap kembali pulang ke Kota Kembang.

Zulham memang bukan nama baru di kubu Persib Bandung. Dia pernah memperkuat Persib pada rentang 2015 hingga 2016 lalu. Bahkan, Zulham meraih banyak penghargaan di sana, di antaranya menjadi top skorer dan pemain terbaik Piala Presiden 2015.

Pemain sayap asal Ternate itu tercatat mencetak 10 gol dalam 29 laga bersama Maung Bandung. Nah, kini Zulham Zamrun belum memutuskan masa depannya usai pamit dari PSM Makassar.

Zulham Zamru, Persib Bandung
Zulham Zamrun (Instagram @zulhamzamrun_07)

“Sejauh ini tak ada komunikasi. Belum ada yang menghubungi saya dai Persib Bandung sih,” ungkap Zulham saat dihubungi Football5Star.

Kendati begitu, Zulham akan sangat senang bila kubu Maung Bandung menghubunginya. “Kalaupun ada atau Persib mau bekerja sama, saya sangat siap hehehe,” sambung dia.

Zulham sendiri tampil apik selama musim lalu. Dia berhasil mengemas 11 gol plus enam assist buat PSM di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Lagi, PSM Makassar Resmi Melepas Salah Satu Bintangnya

Banner E-Magazine Januari 2020

Football5Star.com – PSM Makassar kembali melepas salah satu bintangnya. Setelah Muhammad Rahmat, kali ini ini Zulham Zamrun resmi berpamitan dengan PSM di Instagram pribadinya.

Kabar ini tentu mengejutkan lantarn Zulham Zamrun disebut-sebut jadi salah satu pemain yang akan dipertahankan skuat Juku Eja. Tapi, eks pemain Persib Bandung itu tampaknya memiliki rencana lain.

Zulham memberi ucapan selamat tinggal kepada klub yang dibelanya sejak 2017 itu. “Saya pribadi dan keluarga ingin mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada CEO PSM Makassar bapak Appi kepada seluruh pengurus dan manajemen PSM serta seluruh pecinta PSM Makassar,” tulis Zulham.

Zulham Zamrun - PSM Makassar - Barito Putera - @zulhamzamrun_07 2

Imbuhnya, “Saya bangga selama tiga tahun disini dengan satu gelar juara Piala Indonesia. Tak lupa saya ingin mengucapkan mohon maaf yang sebesar besarnya jika selama 3 musim ada kata salah maupun tindakan yang kurang berkenan.”

Kabarnya, Zulham tak masuk ke dalam rencana Bojan Hodak untuk musim depan. Padahal, Zulham tampil apik selama musim lalu dengan mengemas 11 gol plus enam assist buat PSM.

“Semoga ke depan tim PSM semakin sukses dan bisa menjadi juara lagi. Amin. Saya pamit untuk kembali. Ewako,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tinggalkan PSM, Zulham Zamrun Menuju Barito Putera?

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pemain asal Maluku, Zulham Zamrun dipastikan takkan bermain untuk PSM Makassar di musim 2020 mendatang. Kabarnya, pria 31 tahun itu akan bergabung ke Barito Putera dalam waktu dekat.

Zulham dipastikan takkan bermain untuk PSM setelah kontraknya habis. CEO Juku Eja, Munafri Arifuddin pun mengaku takkan menghalani niatan Zulham apabila ingin membela Barito Putera di musim 2020 mendatang.

“Saya bilang saya tidak menghalang-halangi. Kalau mau ke sana (Barito), ya ke sana. Ada kontraknya silakan, tidak ada kontraknya juga silakan, begitu. Karena kan kontraknya habis. Jadi tidak apa-apa. Namanya pemain bola ya bisa kemana-mana,” kata Munafri Arifuddin dikutip dari laman Sulsel Ekspres,

Zulham Zamrun - PSM Makassar - Barito Putera - @zulhamzamrun_07
instagram.com/zulhamzamrun_07

Saat ini, Zulham Zamrun memang belum kembali ke skuat PSM yang sudah menggelar beberapa sesi latihan. Menurut Munafri, Zulham memang meminta izin untuk tak mengikuti sesi latihan karena masih berlibur.

“Ya Zulham sempat kontak saya kalau dia masih berbulan madu, jadi belum bisa bergabung dengan tim,” kata Munafri.

Zulham menjadi nama terbaru yang dipastikan hengkang dari PSM. Sebelumnya, Juku Eja juga sudah resmi mendepak Aaron Evans, Guy Junior, Muhammad Rahmat, Rivky Mokodompit, Hendra Wijaya, serta Amido Balde.

PSM pun sudah mendatangkan 11 nama anyar untuk menggantikan posisi para pemain yang hengkang. Sejumlah nama yang sukses didaratkan Juku Eja diantaranya adalah Miswar Syahputra, Irsyad Maulana, Hussen El Dor, serta Giancarlo Lopes Rodrigues.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

5 Pemain yang Punya Predikat Kasar di Liga 1 2019

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Memiliki predikat kasar, tentu disematkan kepada pemain yang berposisi bertahan. Tapi faktanya dalam Liga 1 2019, beberapa pemain pengoleksi kartu terbanyak bukan cuma bertugas dalam pertahanan, bahkan berposisi sebagai penyerang.

Mendapatkan kartu dari wasit kadang harus dilakukan pemain untuk menghentikan pergerakan lawan. Sebab, dengan demikian lawan akan mendapatkan pelanggaran dan gagal mendapatkan momentum dalam menyerang.

Akan tetapi beberapa kali memang pelanggaran keras justru berujung kepada kerugian. Mulai dari tendangan bebas yang bisa menciptakan peluang untuk mencetak gol, hingga absennya pilar karena akumulasi kartu.

Pada Liga 1 2019 sejauh ini, beberapa pengoleksi kartu terbanyak nyatanya tak cuma dari posisi bertahan. Dari lima besar, tiga di antaranya bahkan berposisi lebih menyerang. Siapa saja? Berikut Football5Star.com sajikan:

Alsan Sanda

Pemain Bhayangkara FC ini menempati urutan teratas soal predikat kasar di Liga 1 2019. Menurut situs Soccerway, Alsan Sanda bahkan sudah mengoleksi lima kartu kuning dan dua kartu merah dari wasit.

Alsan Sanda BFC

Salah satu kartu merahnya diterima saat Alsan mendapat dua kartu kuning saat Bhayangkara FC dijamu Bali United, 21 Mei 2019 lalu. Akibatnya, Bhayangkara yang main dengan 10 orang kala itu harus kalah 0-1 dari Bali United lewat gol Yabes Roni.

Alex dos Santos Goncalves

Striker buas milik Persela Lamongan itu menempati urutan kedua pengoleksi kartu terbanyak. Alex sudah mengemas empat kartu kuning dan dua kartu merah.

Alex Dos Santos ternyata bukan pemain dengan kontribusi terbaik pada putaran pertama Liga 1 2019.

Salah satu kartu merahnya itu bahkan langsung diberikan oleh wasit kala PSM menang 2-1 atas Persela Lamongan. Tak cuma itu, Alex jua mendapatkan kartu merah saat debut bersama Persela. Kala itu dia mendapatkan kartu kluning kedua menit 60 saat melanggar bek Madura United, Jaimerson Xavier 17 Mei 2019 lalu.

Abdul Rahman

Pemain Borneo FC itu sudah mendapatkan tujuh kartu kuning dan satu kartu merah dalam Liga 1 2019. Posisinya sebagai bek kiri memang masih bisa dimaafkan karena bertugas memotong serangan-serangan lawan dari sisi sayap.

Abdul Rahman Goal

Kartu merah yang diterima Abdul Rahman tercipta saat Borneo FC kalah 1-2 dari Bali United. Dia diusir wasit menit ke-85. Kartu merah itu merupakan akumulasi dari kartu kuning kedua dalam laga tersebut.

Jaimerson Xavier

Berposisi sebagai bek, Jaimerson sudah mengantongi tujuh kartu kuning dan satu kartu merah. Kartu merahnya itu didapatkan Jamie saat Madura United kalah 0-1 dari Bali United, 28 Agustus lalu saat terlibat perseteruan dengan Ahmad Agung.

jaime Madura United

Pelatih MU kala itu, Dejan Antonic, sempat melancarkan kritik kepada Jaime. “Saya tak setujuh Jaime bikin kartu merah karena ada beberapa menit untuk fokus dan berpeluang cetak gol,” ujar Dejan kala itu.

Zulham Zamrun

Zulham ada di urutan kelima paling banyak mendapatkan kartu di Liga 1 2019. Dia sudah mengemas enam kartu kuning dan satu kartu merah buat PSM Makassar musim ini.

Zulham Zamrun dari PSM Makassar masuk kandidat Pemain Terbaik Piala Indonesia 2018-19.

Kartu Merah Zulham didapat saat PSM bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Perseru Badak Lampung FC, 15 September lalu. Dia mendapatkan kartu kuning kedua hanya dalam empat menit saja. Dia mendapat dua kartu kuning pada menit ke-41 dan 44′.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Zulham Zamrun Jadi Kiper Saat PSM Melawan Semen Padang

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Kejadian menarik terjadi pada saat PSM Makassar bertolak ke kandang Semen Padang FC dalam laga lanjutan Liga 1 2019, Senin (23/9/2019). Pada pertandingan itu, salah satu pemain PSM, Zulham Zamrun sempat tampil menjadi kiper.

Hal tersebut tentunya menarik perhatian mengingat posisi murni Zulham bukanlah seorang penjaga gawang. Eks Persib Bandung tersebut berposisi sebagai penyerang sayap.

Jika sebelumnya Zulham bertugas untuk menjebol gawang lawan, kini ia menjalankan kebalikannya, yakni mengawal gawang Juku Eja dari kebobolan. Hal itu terpaksa ia lakukan lantaran pada pertandingan tersebut, dua kiper PSM Makassar mengalami cedera.

Kiper utama mereka, Rivky Mokodompit harus ditarik keluar lantaran mengalami cedera serius. Posisi Rivky pun digantikan oleh Hery Prasetyo. Hery yang baru bermain beberapa menit pun justru mengalami cedera yang mengharuskan ia juga ditarik keluar.

Zulham Zamrun pun memberanikan diri untuk menjadi penjaga gawang. Meski harus kebobolan satu gol, beberapa kali ia juga menampilkan penyelamatan dari serangan-serangan para penyerang Semen Padang FC.

Twitter Liga1match.
https://www.instagram.com/p/B2v_yhHAKkw/

Zulham pun sempat melakukan penyelamatan gemilang dari tendangan Vendry Mofu di menit ke-85.

Namun sayang, pada pertandingan tersebut, Juku Eja harus menelan kekalahan 2-1 dari tuan rumah Kabau Sirah. Hasil ini pun memutus hasil positif yang sebelumnya diraih oleh skuat asuhan Darije Kalezic tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Zulham Marah Ketika Diganti, Begini Penjelasan Pelatih PSM

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, buka suara soal aksi Zulham Zamrun yang sempat marah-marah ketika diganti. Menurutnya, hal itu merupakan sikap yang lumrah dari pemain yang ingin berjuang buat timnya.

Seperti diketahui, Zulham ditarik keluar saat PSM bermain imbang tanpa gol di markas Persija Jakarta, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (28/8) menit 81. Dia digantikan oleh pemain baru PSM, Raphael Maitimo.

Kala berjalan ke luar lapangan, Zulham terlihat kecewa dan marah-marah ke arah bench pemain PSM. Kalezic tak mau menanggapi berlebihan soal aksi eks pemain Persib Bandung itu.

Zulham Zamrun Liga 1
Liga 1

“Jujur saja, saya juga tak tahu apa yang terjadi padanya. Saya berharap dia kecewa karena tak senang dengan hasil saat dia meninggalkan lapangan,” ungkap Kalezic usai laga.

Sebab menurutnya kalau pemain puas saat diganti, malah merupakan sikap yang aneh. “Berarti pemain itu tak memiliki karakter yang bagus. Jujur saja, saya juga tidak tahu karena saya harap tak ada apa-apa,” lanjut dia.

Akan tetapi, pelatih 49 tahun itu menyebut kalau semua suasana ruang ganti sama sekali tak ada masalah. Malah, Zulham juga sudah bernyanyi di dalam ruang ganti,

“Saya kira itu biasa saja buat pemain saat diganti. Tak masalah, dia sekarang sedang bernyanyi di ruang ganti,” pungkas eks pelatih De Graafschap.

Zulham Zamrun, Dua Kali Raih Gelar Pemain Terbaik dalam Empat Tahun

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – PSM Makassar berhasil menjuarai Piala Indonesia setelah menang 2-1 secara agregat atas Persija Jakarta di Stadion Andi Mattalatta, Selasa (6/8/2019). Gelar PSM kian lengkap setelah dua pemainnya, yakni Zulham Zamrun dan Asnawi Mangkualam jadi yang terbaik dalam turnamen ini.

Penghargaan ini jelas sangat istimewa buat pemain asal Ternate tersebut. Sebab dalam kurun empat tahun terakhir, Zulham mampu dua kali meraih gelar pemain terbaik. Pada 2015 lalu, dia jua sukses menjadi yang terbaik saat membawa Persib Bandung juarai Piala Presiden.

Kala itu, Zulham Zamrun juga didapuk sebagai top skorer Piala Presiden 2015 dengan mencetak enam gol dalam tujuh pertandingan. Nah, uniknya, kali ini Zulham pun menjadi pencetak gol terbanyak. Bersama penyerang Persebaya Surabaya, dia mengemas 10 gol sepanjang turnamen.

Zulham memulai kariernya bersama Persiter Ternate dari 2005 hingga 2007 dengan mengemas 25 gol dalam 62 pertandingan. Setelahnya, dia berpindah-pindah klub, dari mulai Persigo Gorontalo, Pro Duta, Persela Lamongan, Mitra Kukar, Persib, hingga kini PSM.

Penampilan terbaiknya kala Zulham membela Mitra Kukar selama empat tahun. Dalam 82 pertandingan, dia mampu melesakkan 38 gol. Aksinya itu, membuatnya mulai mendapat panggilan Timnas Indonesia.

Pemain 31 tahun itu membuat debutnya buat Timnas Indonesia dalam pertandingan persahabatan melawan Arab Saudi, 7 Oktober 2011. Dia masuk sebagai pengganti.

Kariernya sempat meredup kala membela Persipura Jayapura. Pelatih Persipura kala itu, Osvaldo Lessa, jarang memberinya jam terbang dan lebih memilih Lancine Kone ketimbang Zulham.

Persib kemudian datang. Bak gayung bersambut, saudara kandung Zulvin Zamrun itu membayar kepercayaan Maung Bandung dengan pembuktian. Penampilan terbaiknya ada pada ajang Piala Presiden dengan mengemas enam gol dari tujuh laga.

https://www.instagram.com/p/9BPSQkrVLz/

Dia sempat tak percaya ketika pembawa acara menyebutnya sebagai pemain terbaik. Beberapa kali, dia sempat menunjuk dirinya sendiri untuk memastikan tak salah dengar.

Selama membela Persib, Zulham tampil dalam 29 kali kesempatan dan mengemas 10 gol. Namun, pada awal musim 2017, Zulham terpaksa dicoret oleh Persib karena terkesan menggantung. Pemain 31 tahun itu sempat singgah di Mitra Kukar dan akhirnya bergabung dengan PSM hingga kini.

Fakta Menarik Zulham:

  1. Zulham dua kali menjadi momok menakutkan buat Persija kala berseragam PSM. Selain mencetak gol pada final, dia pernah menyelamatkan PSM dari kekalahan pada Liga 1 2018. Kala itu golnya menit 77, menggagalkan kemenangan Persija di Stadion Andi Mattalatta.
  2. Zulham sangat mengidolai Cristiano Ronaldo. Maka itu, selebrasi golnya selalu mengikuti gaya bintang Juventus tersebut.
  3. Zulham merupakan putra dari pemandu bakat Ternate, yakni Malik Zamrun.
  4. Total, Zulham sudah memperkuat sembilan klub semenjak membela Persiter Ternate sepanjang kariernya.
  5. Meski sudah memperkuat sembilan tim, tapi dia sama sekali belum pernah memperkuat klub Sumatera.

Ini Dia Enam Kandidat Pemain Terbaik Piala Indonesia 2018-19

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Laga leg kedua final Piala Indonesia 2018-19 antara PSM Makassar dan Persija Jakarta, Minggu (28/7/2019), bukan hanya akan menentukan sang juara. Laga tersebut juga akan jadi ajang perebutan gelar Pemain Terbaik Piala Indonesia.

Seperti diumumkan pada Sabtu (27/7/2019), enam kandidat pemain terbaik Piala Indonesia 2018-19 berasal dari kedua finalis. Tiga pemain dari Persija Jakarta, tiga pemain pula dari kubu PSM Makassar. Sesuai kriteria, pemain terbaik memang hanya akan dipilih dari tim yang lolos ke final.

Dari kubu Macan Kemayoran, tiga pemain yang masuk nominasi adalah Toni Sucipto, Riko Simanjuntak, dan Ismed Sofyan. Sementara itu, dari kubu Pasukan Ramang ada M. Rahmat, Zulham Zamrun, dan Rasyid Bakrie. Dari keenam nama tersebut, gelar pemain terbaik dipastikan jatuh ke tangan pemain lokal.

Zulham Zamrun dari PSM Makassar masuk kandidat Pemain Terbaik Piala Indonesia 2018-19.
Twitter @PSM_Makassar

Keenam pemain tersebut dinilai memenuhi syarat untuk jadi pemain terbaik. Menurut Direktur Teknik PSSI yang juga Ketua Technical Study Group (TSG) Piala Indonesia 2018-19, Danurwindo, mereka punya kontribusi besar dan jadi role model.

“Selain itu pemain yang punya teknik, taktik, dan skill yang tinggi. Lalu menjadi pembeda di dalam tim, kehadirannya selalu jadi inspirasi tim dan cerdas dalam bermain,” kata Danurwindo seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi PSSI.

Lebih jauh, mantan pelatih timnas Indonesia tersebut mengungkapkan, “Pemain juga harus selalu bersikap fair play dan sikap di lapangan selalu fair. Serta membawa timnya ke puncak pertandingan final.”

Selain mengumumkan enam kandidat Pemain Terbaik Piala Indonesia 2018-19, PSSI juga mengungkapkan tiga kandidat Pemain Muda Terbaik. Mereka adalah Asnawi Mangkualam dari PSM dan duo pemain Borneo FC, Terens Puhiri dan Ambrizal Umanailo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar vs Semen Padang: Zulham Zamrun Jadi Pahlawan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar berhasil mengawali kiprahnya di Liga 1 musim 2019 dengan gemilang setelah mengalahkan Semen Padang. Zulham Zamrun menjadi pahlawan di partai PSM Makassar vs Semen Padang setelah gol semata wayangnya tak mampu dibalas oleh tim tamu.

Tampil sebagai tim unggulan, PSM langung mengambil inisiatif serangan. Strategi ini pun membuat Semen Padang kesulitan untuk mengembangkan permainannya dan dipaksa bermain bertahan.

Pada menit ke-24, tim tuan rumah berhasil unggul setelah sundulan Zulham Zamrun tak kuasa ditahan oleh Teja Paku Alam. Selepas gol dari Zullham Zamrun, PSM terus melancarkan serangan-serangan berbahaya.

Di lima menit terakhir babak pertama, Semen Padang baru bisa keluar dari tekanan tim tuan rumah. Mereka bahkan sempat mendapatkan peluang lewat sepakan jarak jauh Irsyad Maulana yang masih bisa ditahan oleh Rivky Mokodompit. Paruh pertama pun berakhir dengan skor 1-0 untuk Pasukan Ramang.

PSM Makassar vs Semen Padang - Zulham Zamrun - @FajarOnline
instagram.com/FajarOnline

Di paruh kedua, PSM terus melancarkan serangan-serangan berbahaya. Pada menit ke-58, M. Rahmat mendapatkan peluang emas untuk menggandakan keunggulan tim tuan rumah. Namun, sepakannya dari jarak dekat masih bisa diamankan oleh Teja Paku Alam.

Selepas peluang dari M. Rahmat, PSM mulai sedikit mengendurkan serangan. Semen Padang pun memanfaatkan hal ini untuk mulai membangun momentum serangan. Namun, mereka gagal menciptakan peluang berarti karena rapatnya lini belakang PSM.

Meskipun kedua tim sama-sama saling jual beli serangan di sisa waktu pertandingan PSM Makassar vs Semen Padang, tak ada gol tambahan yang tercipta. Hasil ini menjadi modal yang positif jelang partai melawan Badak Lampung FC pada Jumat (24/5) mendatang.

SUSUNAN PEMAIN PSM MAKASSAR VS SEMEN PADANG:

PSM MakassarRivky Mokodompit; Asnawi Bahar, Aaron Evans, Abdul Rahman Sulaeman, Benny Wahyudi; Marc Klok, Rizky Pellu, Wiljan Pluim; Zulham Zamrun, Eero Markkanen (Guy Junior 62′), M. Rahmat (Rasyid Bakri 77′)

Pelatih: Darije Kalezic

Semen Padang: Teja Paku Alam; Boas Atuturi, Agung Prasetyo, Shukurali Pulatov, Dedi Gusmawan; Fridolin Kristof Yoku, Manda Cingi (M. Rifqi 41′), Rosad Setiawan; Dedi Hartono (Risky Novriansyah 85′), Karl Max, Irsyad Maulana

Pelatih: Syafrianto Rusli

Kartu Kuning: Zulham 10′, Asmawi 51′ Markkanen 60′ – Pulatov 30′ Atururi 90′

Matikan Pergerakan Zulham, Kunci Kaya FC Imbangi PSM

Football5star.com, Indonesia – Kaya FC sukses menahan PSM Makassar dengan skor 1-1. Hasil imbang ini tak lepas dari kemampuan para pemain klub asal Filipina itu dalam menahan serangan demi serangan yang dilancarkan oleh Juku Eja. Salah satu pemain yang dikunci mati oleh mereka adalah Zulham Zamrun.

Sebenarnya, menurut pelatih Kaya FC, Noel Surigao Marcaida, tak ada strategi khusus yang diberikan oleh sang juru latih. Menurut dia, ia hanya mengintruksikan anak asuhnya untuk menutup seluruh ruang yang bisa dieksploitasi oleh para pemain lawan.

“Strategi melawan PSM Makassar tak ada yang khusus. Secara umum, pekerjaan tim semua pemain bekerja keras. Dari penjaga gawang sampai penyerang. Saya hanya instruksikan para pemain untuk memutus aliran bola agar tak sampai ke lini depan,” beber Noel Surigao saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Pakansari.

Banyak Pemain yang Absen, Kaya FC Syukuri Hasil Imbang - Football5star/Yohanes
Football5star/Yohanes

Noel merasa PSM Makassar memiliki satu pemain yang wajib mereka waspadai. Ia adalah Zulham Zamrun yang membuat anak asuhnya selalu menempel ketat pemain bernomor punggung 7 tersebut.

Praktis, selama 87 menit bermain, Zulham jarang mendapatkan peluang emas. Penjagaan yang ketat membuat Zulham frustasi dan melakukan pelanggaran keras yang diganjar dengan kartu kuning pada menit ke-40.

“Terutama kami memotong aliran bola menuju Zulham karena ia sangat berbahaya saat memegang bola. Yang terpenting adalah kami disiplin saat bertahan dan yang kami unggul adalah saat melakukan defensif set-piece.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Markkanen dan Zulham Bawa PSM Gulung Perseru Serui

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 9-0 atas Perseru Serui di ajang Piala Indonesia, Sabtu (16/2). Kemenangan ini diraih di hadapan ribuan suporter yang memadati Stadion Mattoanging, Makassar.

Tampil dengan skuat terbaiknya, PSM langsung tancap gas. Baru sembilan menit berjalan, Juku Eja mampu meraih keunggulan lewat Eero Markkanen yang memanfaatkan bola muntah hasil sepakan bebas Marc Klok.

Tertinggal, tim tamu berusaha keluar menyerang untuk menyamakan kedudukan. Namun, usaha mereka gagal membuahkan hasil. Pasalnya, Eero Markkanen berhasil menggandakan keunggulan tim tuan rumah di menit ke-24.

Tak puas dengan keunggulan 2-0, Juku Eja terus menggempur lini pertahanan Cendrawasih Jingga. Di menit ke-31, Zulham Zamrun berhasil mencetak gol ketiga tuan rumah. Dua menit setelahnya, Zulham kembali mampu menjebol gawang Perseru yang dikawal oleh Hendra Mole.

PSM Makassar vs Perseru Serui - Piala Indonesia - @fotographer_psm
instagram.com/fotographer_psm

Di menit ke-36, Eero Markkanen berhasil melengkapi hattricknya setelah memanfaatkan umpan Zulham Zamrun. Di menit ke-38, giliran Zulham yang melengkapi hattricknya. Di penghujung babak pertama, Markkanen kembali berhasil menjebol gawang Hendra Mole. Paruh pertama pun berakhir dengan keunggulan 7-0 untuk tim tuan rumah.

Di paruh kedua, PSM yang sudah unggul mulai mengendurkan serangan. Hal ini berhasil dimanfaatkan oleh bomber Perseru, Silvio Escobar yang hampir menjebol gawang Rivky Mokodompit.

Terus menyerang, tim tamu malah kembali kecolongan. Di menit ke-79, pemain pengganti, Ferdinand Sinaga, mampu mencetak gol kedelapan PSM di pertandingan ini. Di penghujung pertandingan, Bayu Gatra berhasil mencetak gol dan menutup pesta gol PSM.

Hasil ini membuat PSM hampir pasti melaju ke perempat final Piala Indonesia. Partai leg kedua akan digelar di markas Perseru Serui pekan depan.

SUSUNAN PEMAIN PSM MAKASSAR VS PERSERU SERUI:

PSM Makassar: Rivky Mokodompit, Aaron Evans, Abdul Rahman, Benny Wahyudi,Taufik Hidayat. Wiljan Pluim, Marc Klok, Zulham Zamrun (Guy Junior 82′), Rizky Pellu, Eero Markkanen (Ferdinand Sinaga 67′), M Rahmat (Bayu Gatra 72′)

Pelatih: Darije Kalezic

Perseru Serui: Hendra Mole, Josua Merauje, Nico Pasura Wirawan, Franklin Rumbiak, Anton Sandi Pairie, Irvin Waromi, Marten Merowi, Mesak Serfan (Adil Nur 86′), Ronaldo Mesido, Delvin Rumbino, Silvio Escobar

Pelatih: Choirul Huda

Imbang Lawan Barito Putera, Peluang PSM Makassar Juara Berat

Football5Star.com, Indonesia – PSM Makassar gagal meraih poin penuh dalam lawatannya ke kandang Barito Putera. Bermain di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (29/10/2017) kedua tim berbagi hasil imbang dengan skor 2-2. Tambahan satu poin membuat peluang juara Juku Eja menjadi berat.

Hal itu terjadi karena pesaingnya, Bhayangkara FC, masih menyisakan satu pertandingan. Kendati megoleksi poin yang sama, tim besutan Simon McMenemy itu bisa saja menjauhkan jarak dari PSM jika berhasil menang kontra Madura United.

PSM sempat dibombardir oleh Barito Putera. Beberapa serangan yang dikreasikan Rizki Ripora dan kolega akhirnya membuahkan hasil pada menit 20. Umpan silang pemain Timnas Indonesia itu berhasil disambut dengan tendangan keras oleh Dedi Hartono.

Rizki Pora @PSBaritoPutera
@PSBaritoPutera

Laga babak pertama yang tampaknya akan berkesudahan untuk keunggulan tuan rumah pun sirna pada masa perpanjangan. Tendangan efek yang dilakukan Zulham Zamrun berhasil membobol gawang Aditya Harlan pada menit 45.

Memasuki babak kedua, justru Juku Eja yang mampu menambah keunggulan. Kelengahan lini belakang Barito mampu dimaksimalkan Ferdinand Sinaga. Tendangan kaki kirinya yang sempat ditahan kiper justru masuk ke gawang dan membuat PSM unggul.

Pergantian pemain yang dilakukan Jackson Tiago membuat Laskar Antasari bangkit. Masuknya Gavin Kwan Adsit menggantikan sang pencetak gol pun membuahkan hasil. Penggawa Timnas U-22 di SEA Games 2017 menyamakan kedudukan pada menit 76 lewat tendangan dari luar kotak penalti.

Skor imbang 2-2 bertahan hingga wasit menit pluit panjang. Hasil ini membuat PSM mengoleksi 62 poin di puncak klasemen. Sedangkan Barito tertahan di posisi tujuh dengan koleski 50 poin.

Susunan Pemain:

Barito Putera (4-1-3-2): 20-A. Harlan; 22-N Nurzaidin, 5-M Rifki, 2-A. Evans, 55-D. Abdulkak; 23-H. Pranata; 10-D. Hartono (18-Gavin Kwan Adsit 65’), 77-M. Cordoba, 26-R. Ripora (29-T. Musafri 94’); 11-Willian Lira, 80-D. Packer
Pelatih: Jacksen Tiago

PSM Makassar (4-3-3): 20-R Mokodompit; 4-W. Hasbullah, 86-S. Paulle, 23-H. Hamzah, 33-Z.Syukur; 19-R. Pellu, 10-M. Klok, 80-W. Pluim; 11-M. Rachmat (27-G. Siregar 77’), 3-F. Sinaga (16-R. Tawainella 85’), 7-Zulham Zamrun (15-M. Arfan 93’)
Pelatih: Robert Rene Albert

Liga Indonesia: Gabung Mitra Kukar, Zulham Zamrun Usung Tiga Misi

Football5star.com, Indonesia – Mitra Kukar akhirnya mengumumkan kedatangan Zulham Zamrun. Pemain sayap Timnas Indonesia itu dipastikan kembali mengenakan seragam kebesaran Naga Mekes untuk musim ini.

Zulham sendiri telah ikut berlatih bersama Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Senin (30/01) sore. Meski baru tiba di Tenggarong pada Minggu malam, pemain asal Ternate ini dengan cepat beradaptasi dengan para pemain lainnya.

Pelatih Jafri Sastra kepada awak media mengaku sangat senang Zulham Zamrun kembali bergabung untuk memperkuat tim Naga Mekes. “Alhamdulillah, ini menjadi berkah yang luar biasa Zulham Zamrun kembali bergabung di tim ini,” katanya.

Jafri berharap agar kehadiran Zulham mampu mendongkrak prestasi Mitra Kukar musim ini. Lebih dari itu, Jafri berharap agar Zulham bersama pemain senior lainnya bisa ikut membimbing dan memotivasi para pemain muda di Mitra Kukar.

Sementara Zulham Zamrun menyatakan tekadnya untuk membawa Mitra Kukar meraih prestasi terbaik di musim ini. “Yang pertama, saya ingin mengembalikan permainan saya seperti sebelumnya. Saya ingin buktikan bahwa permainan saya belum habis. Yang kedua, saya ingin memberikan yang terbaik untuk Mitra Kukar. Dan yang ketiga, karena banyak pemain muda di Mitra Kukar, saya akan membagi ilmu yang saya miliki,” demikian ujarnya.

Sekadar informasi, Zulham Zamrun sempat berkostum Mitra Kukar selama tiga musim berturut-turut yakni pada Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, 2012-2013, dan 2013-2014. Selama tiga musim, Zulham berhasil menyumbangkan 28 gol, termasuk 5 gol yang dicetak pada turnamen Inter Island Cup.

Pada tahun 2015, Zulham memutuskan hengkang dari tim Naga Mekes meski manajemen Mitra Kukar masih ingin menggunakan jasanya. Zulham lalu hijrah ke Persipura Jayapura pada ISL 2015, kemudian bergabung Persib Bandung di ajang Piala Presiden 2015 serta Indonesia Soccer Championship 2016.

Liga Indonesia: Lewat Surat Terbuka, Zulham Berat Pisah dengan Persib

Football5star.com, Indonesia – Penyerang sayap Timnas Indonesia, Zulham Zamrun dipastikan hengkang dari Persib Bandung.

Zulham tak akan lagi mengenakan jersey Persib mulai musim ini. Dia memastikan hal tersebut melalui surat terbuka yang ditujukan untuk Persib dan Bobotoh.

Surat itu sekaligus mengakhiri spekulasi masa depan Zulham memang menjadi topik hangat dalam beberapa pekan terakhir. Dia sempat diultimatum tak akan dipertahankan Persib karena urung memberi kabar. Namun, Manajer Umuh Muchtar ternyata membatalkan niat itu dan akan memberi kesempatan melakukan pembicaraan sepulang Zulham dari ibadah umrah.

Akan tetapi, semakin lama Persib mulai jengah karena terus digantung oleh Zulham. Umuh lantas melontarkan komentar tegeas, mempersilakan Zulham pergi ke klub mana pun, termasuk PSM, jika itu yang diinginkannya. Dengan kata lain, Persib memilih melepas Zulham.

Zulham akhirnya mengunggah surat terbuka melalui akun Instagram pribadinya @zulhamzamrun_07. Dalam surat itu, Zulham berterima kasih atas kesempatan yang pernah didapat bersama Maung Bandung dan tak lupa meminta maaf untuk setiap kesalahan yang pernah dibuat.

“Hatur nuhun Persib atas kebersaan selama ini, dan terima kasih kepada bobotoh yang sudah mendukung karir saya selama di persib. Saya juga minta maaf kalau selama ini ada salah kata, tingkah laku, dan sikap yang tdk berkenan mohon maaf sebesar besarx, yang di sengaja maupun tidak. Keinginan untuk tetap bersama persib sangat besar tapi keputusan menajemen lain Semoga kedepanx bisa bersama sama lagi. Amiiiin amiiiin amiiiin.. Hatur nuhun persib n bobotoh,” tulis Zulham.

Zulham sempat dikabarkan akan gabung PSM. Namun, CEO PT. PSM, Munafri Afiruddin sempat menegaskan bahwa jika Zulham datang, tak ada jaminan bakal menjadi starter. Pelatih Robert Rene Alberts juga mengisyaratkan tak tertarik meminang pemain asal Ternate itu karena sudah memiliki stok pemain depan berlimpah.