nostalgia hari ini

Nostalgia Hari Ini: Penipuan Timnas Togo Terhadap Bahrain

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Timnas Togo pernah mengukir cerita memalukan. Hal tersebut mereka lakukan saat melakoni laga persahabatan melawan Bahrain.

Togo memang bukan negara mapan di dunia sepak bola. Terakhir kali mereka menembus Piala Dunia 2010 silam di Afrika Selatan.

Bahrain bahkan lebih parah lagi. Sudah sangat lama negara Timur Tengah absen di Piala Dunia. Sama-sama tidak punya hal bagus di kancah internasional, kedua negara memutuskan bertanding pada 7 September 2010.

togo
metro.co.uk

Bagi Bahrain, itu adalah laga ketiga bersama pelatih baru, Josef Hickersberger. Ia belum sekali pun meraih kemenangan setelah pada dua laga sebelumnya ditahan imbang Cina dan Qatar.

Kemenangan yang sudah ditunggu Josef Hickersberger akhirnya tiba. Bahrain sukses meraih kemenangan 3-0 lewat Ismael Abdul-Latif dan brace Jayce Okwunwanne.

Setelah pertandingan, kubu tuan rumah mencium kejanggalan dari laga tersebut. Hickersberger melihat Togo bukan seperti skuat professional.

togo
wellstreetjournal

Bahkan ia mengatakan pertandingan kala itu sangat membosankan. Sekali pun tercipta tiga gol untuk anak asuhnya.

“Mereka tidak cukup fit untuk bermain selama 90 menit. Pertandingan ini sangat membosankan dan pada dasarnya tidak baik bagi kami karena kami ingin mendapatkan informasi tentang kekuatan tim,” kata sang nakhoda seperti dilansir BBC.

“Tim kami bermain dengan semua pemain professional. Ini kesempatan yang terbuang sia-sia pada laga yang masuk dalam kalender FIFA. Saya sangat sedih karenanya,” sambung Josef Hickersberger.

Togo Akui Bawa Tim Palsu

Kejanggalan-kejanggalan yang terjadi pada laga Bahrain vs Togo 7 September 2010 silam terus mengemuka. Masalah ini kemudian menjadi sorotan menteri olahraga Togo, Christophe Chao.

togo
gawker

Dengan tegas Chao membantah bahwa tim nasional negaranya melakoni pertandingan melawan Togo. Ia mengklaim tidak ada satu orang pun yang diberi tahu soal laga tersebut.

Pernyataan Chao kemudian diperkuat oleh satu fakta yang terungkap. Dari 18 pemain yang dibawa ke Bahrain kala itu, tidak ada satu pun dari mereka yang terdaftar sebagai penggawa timnas.

Semua tanda Tanya dari laga aneh tersebut akhirnya terjawab. Asisten pelatih Togo kala itu, Tchanile Bana menjadi biang keladinya.

Ia mengaku sebagai pengatur laga tersebut dengan membawa pemain-pemain yang dia pilih sendiri tanpa sepengetahuan federasi. Akibat dari kasus ini Bana dihukum federasi Togo tak boleh terlibat di dunia sepak bola selama tiga tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]